Ada yang Unik di Puncak Perayaan Hari Pers Nasional 2025 Bekasi Raya: Rd. Faried Natawiraguna Sosialisasikan Swatantra Wibawa Mukti

- Jurnalis

Minggu, 11 Mei 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BEKASI – Ada yang Unik di Puncak Perayaan Hari Pers Nasional 2025 di Bekasi dimeriahkan dengan penggaungan Gerakan Sadar Sesanti “SWATANTRA WIBAWA MUKTI”.

Konsep tersebut menekankan pentingnya pengelolaan wilayah berbasis kemanunggalan untuk meningkatkan keselarasan antara masyarakat, pemerintah, dan cita-cita rakyat.

Dalam keterangan persnya, Rd. Faried Natawiraguna selaku Budayawan Bekasi, mengutarakan, “Gerakan Sadar Sesanti atau Semboyan hidup masyarakat Bekasi ini diharapkan dapat menjadi momentum bagi jurnalis dan masyarakat untuk memahami dan mengimplementasikan konsep kemanunggalan dalam kehidupan sehari-hari. Dengan demikian, diharapkan dapat tercipta keselarasan dan keseimbangan antara masyarakat, pemerintah, dan cita-cita rakyat. Celoteh Rd. Faried Natawiraguna kepada awak media disela-sela kegiatan Perayaan Puncak Hari Pers Nasional dan Hari Kebebasan Pers Sedunia di Gedung Juang 45 Tambun Selatan pada, Sabtu (10/05/2025).

Bagi jurnalis di Bekasi Raya, konsep kemanunggalan dapat menjadi acuan untuk menyampaikan informasi edukatif dan inspiratif. Jurnalis diharapkan dapat menjaga kode etik jurnalistik dan memprioritaskan kebenaran dan kepentingan publik.

Pemahaman konsep kemanunggalan sangat penting bagi semua unsur di suatu wilayah, termasuk jurnalis. Dengan memahami Grand Desain wilayah dan keterkaitannya dengan provinsi dan negara, jurnalis dapat menyampaikan informasi yang lebih akurat dan objektif.

Baca Juga :  GTD BHAM Dikukuhkan, Pemprov Maluku Maksimalkan Target Pencapaian Stranas BHAM

Konsep kemanunggalan ini juga dapat membantu meningkatkan kualitas pengelolaan wilayah. Dengan memahami pentingnya keselarasan antara masyarakat, pemerintah, dan cita-cita rakyat, diharapkan dapat tercipta pengelolaan wilayah yang lebih efektif dan efisien.

Gerakan Sadar Sesanti “SWATANTRA WIBAWA MUKTI” diharapkan dapat menjadi gerakan nasional yang dapat meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya kemanunggalan. Dengan demikian, diharapkan dapat tercipta masyarakat yang lebih harmonis dan sejahtera.

Puncak Perayaan Hari Pers Nasional 2025 di Bekasi dimeriahkan dengan berbagai kegiatan, termasuk seminar, workshop, dan diskusi panel. Kegiatan ini diharapkan dapat menjadi wadah bagi jurnalis dan masyarakat untuk berbagi pengetahuan dan pengalaman.

Dengan mengacu pada sesanti “Swatantra Wibawa Mukti”, diharapkan para jurnalis dan masyarakat dapat memahami dan mengimplementasikan konsep kemanunggalan dalam kehidupan sehari-hari. Dengan demikian, diharapkan dapat tercipta masyarakat yang lebih sejahtera dan harmonis. Tutur Rd. Faried Natawiraguna di hadapan Wakil Wali Kota Bekasi, Wakil Ketua DPRD Kabupaten Bekasi, Kepala Diskominfostantik Kabupaten dan Kota Bekasi, Polresta Metro Bekasi, Kapolsek Tambun Selatan, serta ratusan jurnalis se-Bekasi Raya.

Baca Juga :  PKS Puji Ketegasan KASAD Dudung yang Minta Jajarannya Hindari Gaya Hidup Mewah Demi Jaga Marwah Prajurit TNI AD

Konsep kemanunggalan ini juga dapat membantu meningkatkan kualitas pendidikan dan penelitian. Dengan memahami pentingnya keselarasan antara masyarakat, pemerintah, dan cita-cita rakyat, diharapkan dapat tercipta pendidikan dan penelitian yang lebih berkualitas.

Gerakan Sadar Sesanti “SWATANTRA WIBAWA MUKTI” diharapkan dapat menjadi gerakan yang berkelanjutan. Dengan demikian, diharapkan dapat tercipta masyarakat yang lebih sejahtera dan harmonis dalam jangka panjang.

Puncak Perayaan Hari Pers Nasional 2025 di Bekasi diharapkan dapat menjadi momentum bagi jurnalis dan masyarakat untuk meningkatkan kesadaran akan pentingnya kemanunggalan. Dengan demikian, diharapkan dapat tercipta masyarakat yang lebih harmonis dan sejahtera.

Dengan mengacu pada sesanti “Swatantra Wibawa Mukti”, diharapkan para jurnalis dan masyarakat dapat membangun segala sektor dengan berpedoman pada Grand Design leluhur bangsa. Dengan demikian, diharapkan dapat tercipta masyarakat yang lebih sejahtera dan harmonis.

Gerakan Sadar Sesanti “SWATANTRA WIBAWA MUKTI” diharapkan dapat menjadi contoh bagi daerah lain di Indonesia. Dengan demikian, diharapkan dapat tercipta keselarasan dan keseimbangan antara masyarakat, pemerintah, dan cita-cita rakyat di seluruh Indonesia.
(CP/red)

Berita Terkait

‎Akselerasi Bansos Tepat Sasaran, Pemkot Bekasi Gencarkan Program Perlindungan Sosial Digital
Business Matching Day Bogor-Bekasi-Depok, HIPMI Kota Bekasi Perkuat Ekosistem Bisnis, Peluang Pasar dan Supplier Makin Terbuka
Wali Kota Bekasi Kirim Rp2,1 Miliar Bantuan Kemanusiaan untuk NTT, Bangun Rumah Sakit Bernama Rumah Kasih
Temy Hermanto Sambut Peluang Proyek Konstruksi: Saatnya Pengusaha Muda Tumbuh dan Buka Lapangan Kerja
Pendaftaran Anugerah Jurnalistik KPU 2026 Resmi Dibuka, Angkat Tema 73 Tahun KPU RI Kawal Demokrasi Indonesia
Ketika Puskesmas Pondok Gede Mengetuk Pintu Rumah Balita Stunting
Saat Pengukuhan Pengurus Provinsi Jawa Barat, Ketum PWI dan KDM Ingatkan Independensi Pers
‎Disdagperin Kota Bekasi Fasilitasi 12 IKM Dapatkan Sertifikasi Gratis dan Rampungkan Agenda Unggulan

Berita Terkait

Senin, 19 Oktober 2026 - 11:01 WIB

‎Akselerasi Bansos Tepat Sasaran, Pemkot Bekasi Gencarkan Program Perlindungan Sosial Digital

Minggu, 18 Oktober 2026 - 18:02 WIB

Business Matching Day Bogor-Bekasi-Depok, HIPMI Kota Bekasi Perkuat Ekosistem Bisnis, Peluang Pasar dan Supplier Makin Terbuka

Jumat, 16 Oktober 2026 - 19:40 WIB

Wali Kota Bekasi Kirim Rp2,1 Miliar Bantuan Kemanusiaan untuk NTT, Bangun Rumah Sakit Bernama Rumah Kasih

Kamis, 15 Oktober 2026 - 13:14 WIB

Temy Hermanto Sambut Peluang Proyek Konstruksi: Saatnya Pengusaha Muda Tumbuh dan Buka Lapangan Kerja

Jumat, 9 Oktober 2026 - 11:10 WIB

Pendaftaran Anugerah Jurnalistik KPU 2026 Resmi Dibuka, Angkat Tema 73 Tahun KPU RI Kawal Demokrasi Indonesia

Berita Terbaru

Ketenagakerjaan

Kemnaker Buka Pelatihan Vokasi bagi 50 Ribu Pekerja Terdampak PHK

Jumat, 23 Okt 2026 - 15:04 WIB