Susuri 9 Titik Infrastruktur, Wali Kota Bekasi Perkuat Penanganan Banjir dan Perbaikan Jalan

- Jurnalis

Sabtu, 24 Oktober 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wali Kota Bekasi, Tri Adhianto, meninjau sejumlah titik pembangunan infrastruktur jalan dan saluran air bersama tim Dinas Bina Marga dan Sumber Daya Air (BMSDA) menggunakan sepeda motor. Kegiatan ini dilakukan untuk melihat langsung progres pekerjaan, mengidentifikasi kendala di lapangan, serta memastikan penanganan infrastruktur berjalan sesuai kebutuhan masyarakat.

Pemantauan diawali dari Kali Harun, Kecamatan Pondok Melati, kemudian dilanjutkan ke sejumlah ruas jalan dan saluran air, di antaranya Jalan Raya Hankam, Jatiwaringin, Jalan Anugerah, Jalan Raya Caman, Jalan Muchtar Tabrani, hingga kawasan Pondok Gede dan sekitarnya.

Saat meninjau Kali Harun, Wali Kota menjelaskan bahwa penanganan sungai masih menghadapi kendala pembebasan lahan. Terdapat empat rumah yang memiliki sertifikat di area yang dibutuhkan untuk penanganan sungai. Pemerintah Kota Bekasi tengah berkoordinasi dengan Badan Pertanahan Nasional (BPN) untuk menelusuri status kepemilikan lahan tersebut.

“Lebar sungai yang sebelumnya sekitar tiga meter kini menyempit menjadi satu hingga dua meter. Kita menargetkan penanganan sekitar 380 meter pada akhir tahun ini dari rencana sepanjang kurang lebih 440 meter,” jelas Tri Adhianto.

Baca Juga :  DBMSDA Kota Bekasi Fokus Flyover dan Wisata Air Kalimalang, Kualitas Jalan Capai 90 Persen

Sementara itu, Jalan Raya Hankam menjadi salah satu ruas yang direncanakan untuk diperbaiki guna meningkatkan kenyamanan dan kualitas jalan bagi masyarakat.

Penanganan banjir di kawasan Gamprit juga menjadi perhatian. Pemerintah telah mengerjakan saluran di Kalisunter sepanjang sekitar 300 meter dan menargetkan tambahan pekerjaan sepanjang 900 meter pada tahun ini.

Di kawasan Jatiwaringin, khususnya sekitar Kampus As-Syafi’iyah dan Universitas Krisnadwipayana (Unkris), masih diperlukan penanganan saluran sepanjang kurang lebih 400 meter untuk mendukung aliran air menuju Kali Cakung. Perbaikan tersebut diharapkan dapat memperlancar aliran air dan mengurangi genangan yang kerap terjadi saat hujan.

Selain itu, Jalan Anugerah yang menghubungkan Jatiwaringin dengan Jatibening Baru ditargetkan selesai tahun ini. Karena berada di kawasan lereng jalan tol, pengerjaan dilakukan dengan hati-hati. Wali Kota juga meminta agar kerusakan dan lubang di sejumlah ruas jalan segera diperbaiki demi keselamatan dan kenyamanan pengguna jalan.

Di kawasan Simpang Lima, Jalan Raya Caman, Jatibening Permai RW 11, Wali Kota menyoroti penyempitan saluran sebagai salah satu faktor yang menghambat aliran air. Pemerintah merencanakan pelebaran saluran serta pembangunan long storage atau tampungan air di kawasan crossing tol.

Baca Juga :  Ketua Sinode GMIM Hein Arina Akhirnya Ditahan oleh Polda Sulut, Nama OD dan RD Terseret di Dalamnya

Langkah tersebut diharapkan dapat meningkatkan kapasitas tampungan air dan mengurangi genangan yang berdampak pada warga Jatibening Permai, PGP, serta kawasan sekitarnya.

Wali Kota turut meminta dukungan dan kesabaran masyarakat selama proses pembangunan berlangsung. Warga diimbau memanfaatkan jalur alternatif apabila terjadi antrean atau hambatan lalu lintas akibat pekerjaan.

Di Jalan Muchtar Tabrani, pemerintah merencanakan penataan jalan menjadi dua arah, disertai pembebasan lahan dan penataan saluran air di bagian tengah. Penataan ini diharapkan dapat meningkatkan kelancaran lalu lintas sekaligus memperbaiki fungsi saluran air.

Wali Kota juga mengingatkan masyarakat agar tidak menjadikan sungai sebagai tempat pembuangan sampah. Sampah yang menumpuk dapat menghambat aliran air dan meningkatkan risiko banjir.

Selain lokasi tersebut, peninjauan bersama tim BMSDA mencakup Taman Bawah Becakayu Kalimalang, DAS Bojongrangkong, Saluran Kemangsari, saluran Jalan Jatiwaringin dan lanjutannya, pedestrian Pondok Gede, Jalan Kodau–Kecapi, serta Jalan Pekayon–Pondok Gede.

(Ndoet)

Berita Terkait

Temy Hermanto Sambut Peluang Proyek Konstruksi: Saatnya Pengusaha Muda Tumbuh dan Buka Lapangan Kerja
‎Antisipasi Banjir Hingga Proyek Kabel Bawah Tanah, DBMSDA Kota Bekasi Kejar Target Infrastruktur dan Gandeng Investor
‎Disperkimtan Kota Bekasi Genjot 54 Kegiatan Pembangunan, Fokus Rampungkan Venue Porprov 2026 ‎
‎Dinas Bina Marga dan SDA Pastikan Temuan BPK 2025 Senilai Rp3,2 Miliar Telah Dikembalikan
PLTS 100 GWp Diluncurkan, PLN Siap Dukung Akselerasi Pengembangan EBT Menuju Swasembada Energi
Dinas Perkimtan Kota Bekasi Targetkan Perbaikan Rutilahu dan Fasilitas Publik
‎Kota Bekasi Kejar Target Penyelesaian Infrastruktur Olahraga Jelang Porprov
Ketua DPRD Lebak Pantau Pembangunan Huntara Korban Banjir 2020 di Lebak Gedong

Berita Terkait

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 13:36 WIB

Susuri 9 Titik Infrastruktur, Wali Kota Bekasi Perkuat Penanganan Banjir dan Perbaikan Jalan

Kamis, 15 Oktober 2026 - 13:14 WIB

Temy Hermanto Sambut Peluang Proyek Konstruksi: Saatnya Pengusaha Muda Tumbuh dan Buka Lapangan Kerja

Rabu, 23 September 2026 - 09:27 WIB

‎Antisipasi Banjir Hingga Proyek Kabel Bawah Tanah, DBMSDA Kota Bekasi Kejar Target Infrastruktur dan Gandeng Investor

Rabu, 2 September 2026 - 11:45 WIB

‎Disperkimtan Kota Bekasi Genjot 54 Kegiatan Pembangunan, Fokus Rampungkan Venue Porprov 2026 ‎

Senin, 31 Agustus 2026 - 10:07 WIB

‎Dinas Bina Marga dan SDA Pastikan Temuan BPK 2025 Senilai Rp3,2 Miliar Telah Dikembalikan

Berita Terbaru