KOTA BEKASI — Dinas Perumahan, Pemukiman, dan Pertanahan (Disperkimtan) Kota Bekasi melalui Bidang Bangunan Gedung memastikan sebanyak 54 kegiatan pembangunan pada tahun 2026 terus berjalan secara optimal.
Dari puluhan kegiatan tersebut, pemerintah fokus mempercepat penyelesaian infrastruktur dan fasilitas pendukung menjelang perhelatan Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) 2026.
Kepala Disperkimtan Widayat Subroto Hardi, melalui Kepala Bidang Bangunan Gedung Disperkimtan Kota Bekasi, Setia Budi, menjelaskan bahwa pihaknya telah melakukan efisiensi anggaran dan konsolidasi pekerjaan sehingga terdapat 54 kegiatan yang digarap tahun ini.
”Jadi tahun ini di 2026 itu, kita memang ada beberapa yang kita efisiensi terkait dengan kegiatan, termasuk juga anggarannya. Dari hasil efisiensi itu kita ada 54 kegiatan yang sudah berjalan. Di dalam 54 kegiatan itu ada beberapa kegiatan yang kita lakukan konsolidasi kegiatan, artinya ada beberapa titik yang kita gabungkan pekerjaannya,” ujar Budi.
Ia merinci, status pengerjaan saat ini bervariasi; sebagian proyek telah selesai, sedang berjalan, hingga baru selesai tahap tender. Sementara itu, untuk kegiatan yang bersumber dari anggaran bantuan DKI, pelaksanaannya masih menunggu kepastian jadwal lebih lanjut.
Fokus Utama: Penataan Kawasan GOR untuk Porprov 2026
Kota Bekasi yang didapuk sebagai tuan rumah utama Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) 2026 pada 7 November mendatang membuat sektor sarana olahraga menjadi prioritas utama percepatan pembangunan.
”Yang paling menonjol itu terutama untuk yang Porprov di sekitar kawasan GOR, karena kita akan menghadapi sebagai tuan rumah utama Porprov 2026 itu di tanggal 7 November. Jadi kita paling menonjol adalah untuk penyelesaian kawasan GOR yang nanti beberapa pertandingan akan memakai venue yang ada di wilayah kawasan GOR,” jelas Budi.
Beberapa fasilitas olahraga yang tengah dikebut penyelesaiannya meliputi:
* GOR Basket: Dipersiapkan untuk cabang olahraga jiu-jitsu.
* Kawasan GOR Voli: Penyelesaian bangku penonton dan fasilitas pendukung di kawasan Bangian.
* Gedung Bulu Tangkis: Pemasangan lampu dan tribun penonton yang sudah hampir rampung.
Secara keseluruhan, penataan kawasan GOR saat ini telah mencapai progres sekitar 80 persen dan ditargetkan rampung sepenuhnya pada akhir September hingga awal Oktober mendatang.
Kendala dan Target Tahapan Proyek
Menanggapi kendala di lapangan, Budi memastikan bahwa faktor cuaca tidak menjadi hambatan berarti. Tantangan utama lebih kepada sifat proyek yang dikerjakan secara bertahap. Kendati demikian, proyek pada tahap awal—khususnya sektor pendidikan seperti sekolah—sebagian besar telah tuntas 100 persen sejak bulan Agustus lalu.
Di akhir keterangannya, Budi menyampaikan harapan besar agar seluruh infrastruktur yang dibangun dapat memberikan dampak positif jangka panjang bagi masyarakat Kota Bekasi.
”Harapannya untuk pembangunan yang kita laksanakan itu, yang pertama semoga nanti sebagai bentuk, misalkan dari bidang pendidikan bisa bermanfaat untuk meningkatkan mutu pendidikan baik sarana prasarana jadi lebih bagus, lebih nyaman dinikmati oleh guru-guru, masyarakat, dan terutama muridnya.
Kemudian dari sisi bangunan kesehatan untuk mendukung kesehatan di masyarakat, serta sarana pelayanan publik dan olahraga bisa dinikmati oleh masyarakat luas khususnya di Kota Bekasi,” pungkasnya.
















