ASEAN Eng. dan Masa Depan Ketenagakerjaan: Menguatkan Kompetensi, Produktivitas, dan Kesejahteraan

- Jurnalis

Rabu, 21 Oktober 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BANDUNG — Wakil Menteri Ketenagakerjaan (Wamenaker) Republik Indonesia, Dr. Ir. H. Afriansyah Noor, S.T., M.Si., IPU., ASEAN Eng., resmi menerima penganugerahan gelar profesi insinyur tingkat regional, ASEAN Engineer (ASEAN Eng.). Penganugerahan ini dilangsungkan dalam ajang Conference of the ASEAN Federation of Engineering Organisations (CAFEO) ke-44 yang digelar di Bandung, Jawa Barat, pada Selasa (20/10/2026).

Penerimaan gelar prestisius tingkat Asia Tenggara ini menjadi momentum penting bagi Indonesia untuk terus memperkuat komitmen terhadap kemajuan profesi keinsinyuran, peningkatan kompetensi tenaga kerja, sekaligus mendongkrak daya saing SDM nasional di kawasan ASEAN.

Baca Juga :  Menaker: Generasi Muda Harus Siap Beradaptasi dengan Perubahan Dunia Kerja

Bagi Wamenaker Afriansyah Noor, pengakuan profesional ini memiliki makna yang sangat strategis dalam kapasitasnya sebagai pimpinan di sektor ketenagakerjaan.

“Gelar ASEAN Eng. ini merupakan amanah strategis untuk menjembatani keunggulan teknologi dan ilmu keinsinyuran dengan pembangunan sumber daya manusia (SDM) kita. Tujuannya jelas, yakni mencetak pekerja yang kompeten, produktif, adaptif terhadap perubahan zaman, dan senantiasa terlindungi,” ungkap Afriansyah.

Menurutnya, pencapaian di bidang keinsinyuran ini sangat sejalan dengan visi pemerintah dalam mendorong semangat industrialisasi yang inklusif dan berkelanjutan.

Dalam transisi teknologi yang bergerak cepat, Afriansyah menegaskan bahwa kemajuan teknologi tidak boleh meninggalkan angkatan kerja. Sebaliknya, inovasi keinsinyuran harus mampu membuka lebih banyak kesempatan kerja yang berkualitas, mendorong tingkat produktivitas industri, memperkuat jaminan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3), serta menghadirkan tingkat kesejahteraan yang lebih merata bagi masyarakat.

Baca Juga :  PWI Depok Laporkan Oknum Pengiat Medsos ke Polisi

“ASEAN Eng. bukan sekadar pengakuan atas kompetensi profesional secara individu. Lebih dari itu, ini adalah momentum bagi kita untuk memperluas ruang pengabdian, memperkuat kolaborasi regional antarnegara, dan memastikan bahwa setiap lompatan kemajuan keinsinyuran mampu memberikan manfaat yang nyata bagi para pekerja, keberlangsungan industri, dan masyarakat luas,” pungkasnya.

(BHK)

Berita Terkait

Kemnaker Latih Pekerja Terdampak PHK agar Siap Kerja atau Berwirausaha
Kemnaker Targetkan Pembangunan 60 Balai untuk Perluas Akses Pelatihan Kerja
Disetujui, RUU Pelindungan Ketenagakerjaan Lanjut ke Pembicaraan Tingkat II
‎Kemnaker Tekankan Pelindungan Ketenagakerjaan di Kawasan Industri Kendal dan Batang
‎Talenta Vokasi Indonesia Raih 9 Penghargaan di WSC Shanghai 2026
Menaker: Generasi Muda Harus Siap Beradaptasi dengan Perubahan Dunia Kerja
Kemnaker Siapkan Kompetensi Tenaga Kerja Hadapi Peluang Green Jobs

Berita Terkait

Rabu, 21 Oktober 2026 - 21:29 WIB

ASEAN Eng. dan Masa Depan Ketenagakerjaan: Menguatkan Kompetensi, Produktivitas, dan Kesejahteraan

Selasa, 13 Oktober 2026 - 19:50 WIB

Kemnaker Targetkan Pembangunan 60 Balai untuk Perluas Akses Pelatihan Kerja

Selasa, 6 Oktober 2026 - 14:34 WIB

Disetujui, RUU Pelindungan Ketenagakerjaan Lanjut ke Pembicaraan Tingkat II

Rabu, 30 September 2026 - 19:46 WIB

‎Kemnaker Tekankan Pelindungan Ketenagakerjaan di Kawasan Industri Kendal dan Batang

Selasa, 29 September 2026 - 14:26 WIB

‎Talenta Vokasi Indonesia Raih 9 Penghargaan di WSC Shanghai 2026

Berita Terbaru