Milton Ketua DPD PKN Jabar: Cugenang Butuh Air Bersih Dan Listrik  

- Jurnalis

Kamis, 24 November 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

 

“Saya turun langsung ke daerah yang terparah terdampak gempa Cianjur di Kecamatan Cugenang dan merasakan langsung kebutuhan warga yang sampai saat ini hanya menerima bantuan dari para relawan saja,” -Milton, Ketua DPD PKN Jabar.

 

 

-Cianjur, Jawa Barat-

 

Bencana Gempa berskala 5,6 yang meluluh lantakan Kabupaten Cianjur diguncang gempa pada Senin (21/11/2022). Menurut keterangan BNPB bencana tersebut hari ini Rabu(23.11/2022) sudah merenggut 272 korban jiwa dan ratusan orang luka-luka dan angka ini akan terus bertambah karena masih banyaknya wilayah yang perlu sesegara mungkin dilakukan evakuasi ditengah infrastruktur publik dan rumah warga mengalami rusak parah terdampak gempa.

 

Terkait hal tersebut, Milton Ketua DPD Ormas Pemuda Karya Nasional(PKN) Jawa Barat yang turun langsung ke lokasi terparah terdampak gempa yaitu Kampung Lemah Duhur, Desa Cibulakan Kecamatan Cugenang untuk menyalurkan bantuan dan melihat langsung bahwa daerah tersebut masih terisolir dan belum mendapat bantuan dari baik dari pemerintahan setempat maupun Provinsi.

Baca Juga :  Black Stone BOS Production Luncurkan BOSTIXX, Penyedia Tiket Kejuaraan Balap dan Entertainment

 

“Saya sempat berinteraksi dengan warga Desa Cibulakan, Cugenang dimana hampir 80% bangunan disini roboh dilanda gempa dan kebutuhan warga yang sangat mendesak selain obat dan makanan adalah kebutuhan terhadap air bersih. Warga mengatakan bahwa air dari gunung serta saluran yang turun kepemukiman warga rusak parah sehingga air bersih sulit didapatkan. 3 hari paska gempa besar, warga tidak bisa menggunakan air bersih dan ini bisa menimbulkan penyakit sehingga menambah berat beban para warga disini. Pemerintah dan aparat terkait harus hadir dan menyelesaikan permasalahan ini,” tegas Milton yang berlatar belakang pengusaha yang berdomisili didaerah Bandung.

Baca Juga :  DPRD Gelar Paripurna KUA PPAS dan Penugasan Pansus 43 - 44

 

Masih menurutnya, jika pemerintah baik Provinsi dan Pusat abai, maka besar kemungkinan korban jiwa akan bertambah.

 

“Cugenang ini bisa dikatakan daerah yang terparah terdampak gempa, tapi saya belum melihat hadirnya uluran tangan pemerintah. Kebutuhan warga terhadap air bersih, makanan dan minuman serta obat-obatan adalah pertolongan dasar yang sangat dibutuhkan warga. Semoga keluhan dan kebutuhan warga disini bisa segera teratasi oleh uluran tangan pemerintah sebab kami para relawan memiliki keterbatasan kemampuan dalam membantu warga,” pungkas Milton. (Mac)

 

Berita Terkait

Pendaftaran Anugerah Jurnalistik KPU 2026 Resmi Dibuka, Angkat Tema 73 Tahun KPU RI Kawal Demokrasi Indonesia
Ketika Puskesmas Pondok Gede Mengetuk Pintu Rumah Balita Stunting
‎Lakukan Pengamanan Aset TKD 371 Hektar di Kabupaten Bekasi, Kepala BPKAD Kota Bekasi Buka Suara
‎DLH Kota Bekasi Perihal Rencana PSEL Ciketing Udik, Pirolisis BBM, dan Progress PKS Bantargebang
‎Calon Sekda Kota Bekasi Harus Miliki Rekam Jejak Bersih dan Mampu Cegah Korupsi
Pemkot Bekasi Integrasikan Data Tanah dan Pajak, Dorong Administrasi Lebih Akurat dan Pelayanan Lebih Mudah
Seleksi Pelatihan Vokasi Nasional 2026 Batch 5 Berlangsung 17–23 September
‎Bukan Cuma Padamkan Api, Damkar Kota Bekasi Ternyata Pernah Evakuasi Buaya: Catat Nomor Penting!

Berita Terkait

Jumat, 9 Oktober 2026 - 11:10 WIB

Pendaftaran Anugerah Jurnalistik KPU 2026 Resmi Dibuka, Angkat Tema 73 Tahun KPU RI Kawal Demokrasi Indonesia

Kamis, 8 Oktober 2026 - 18:41 WIB

Ketika Puskesmas Pondok Gede Mengetuk Pintu Rumah Balita Stunting

Rabu, 7 Oktober 2026 - 10:55 WIB

‎Lakukan Pengamanan Aset TKD 371 Hektar di Kabupaten Bekasi, Kepala BPKAD Kota Bekasi Buka Suara

Selasa, 29 September 2026 - 10:52 WIB

‎DLH Kota Bekasi Perihal Rencana PSEL Ciketing Udik, Pirolisis BBM, dan Progress PKS Bantargebang

Rabu, 23 September 2026 - 21:41 WIB

‎Calon Sekda Kota Bekasi Harus Miliki Rekam Jejak Bersih dan Mampu Cegah Korupsi

Berita Terbaru