Pemkot Bekasi, Komunitas, dan Relawan Kompak Angkat Sampah di Kali Kapuk

- Jurnalis

Rabu, 27 Agustus 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KOTA BEKASI – Kali yang seharusnya menjadi aliran air bersih dan bermanfaat bagi masyarakat, sering kali berubah menjadi tempat pembuangan sampah. Melihat kondisi tersebut, Pemerintah Kota Bekasi bersama warga, komunitas, dan para relawan melaksanakan kegiatan bersih-bersih Kali Kapuk di Kelurahan Pejuang, Kecamatan Medansatria, Kota Bekasi.

Wali Kota Bekasi, Tri Adhianto terjun langsung bersama dengan Pandawara Group dan PT Tugu Reasuransi Indonesia. Kegiatan ini juga didukung oleh UPTD Dinas Lingkungan Hidup Kecamatan Medansatria, UPTD Pematusan DBMSDA, serta jajaran perangkat daerah lainnya. Mereka bahu-membahu mengangkat sampah yang menumpuk di Kali Kapuk.

Dalam sambutannya, Wali Kota Bekasi menyampaikan apresiasi yang tinggi kepada semua pihak yang terlibat.

Baca Juga :  ‎Renungan Singkat Jumat Agung: Salib, Simbol Kasih dan Pengharapan

“Gotong royong yang kita lakukan hari ini adalah contoh nyata kerja sama antara pemerintah dan masyarakat dalam menjaga kebersihan lingkungan. Namun, kegiatan ini tidak boleh hanya menjadi seremonial semata, melainkan harus menjadi gerakan bersama yang berkelanjutan,” ujar Tri.

Ia juga menambahkan apresiasi kepada PT Tugu Reasuransi Indonesia dan Pandawara Group sebagai pendukung utama kegiatan. “Kepedulian dunia usaha dalam menjaga lingkungan adalah bukti bahwa kolaborasi antara pemerintah, masyarakat, dan swasta sangat penting untuk pembangunan berkelanjutan,” tambahnya.

Selepas kegiatan, Wali Kota Bekasi menyempatkan diri meninjau aliran Kali Kapuk yang berada di RW 01 Kelurahan Pejuang. Di lokasi tersebut, tengah berlangsung pembongkaran bangunan yang berdiri di sisi kali. Tri menekankan bahwa penataan kawasan bantaran kali menjadi bagian penting dari upaya mengembalikan fungsi aliran air agar lebih maksimal, sekaligus mengurangi potensi banjir yang kerap terjadi saat musim hujan.

Baca Juga :  Pelantikan dan Pengambilan Sumpah/Janji Pejabat Struktural Esselon III/IV Pemkot Bekasi

“Bantaran kali harus bebas dari bangunan liar. Dengan begitu, aliran air dapat berjalan lancar, masyarakat pun lebih aman dari risiko banjir,” tegasnya.

Wali Kota juga mengajak masyarakat untuk turut serta menjaga hasil kerja bersama. Menurutnya, kebersihan dan keteraturan lingkungan bukan hanya untuk kepentingan saat ini, tetapi demi masa depan generasi mendatang.

(HMS)

Berita Terkait

‎DLH Kota Bekasi Perihal Rencana PSEL Ciketing Udik, Pirolisis BBM, dan Progress PKS Bantargebang
‎Pendapatan Pajak Kota Bekasi Per September 2026, Bapenda: PBB-P2 Capai Rp475 Miliar, BPHTB Rp297 Miliar
Bawaslu Minsel Diduga Pakai Perusahaan Bodong dan Barang Pengadaan Bekas Saat Pilkada 2024
HIPMI Kota Bekasi Dorong Pengusaha Muda Naik Kelas Lewat Orientasi Batch 4
Jadi Sorotan, Anggaran BumDes Makaaruyen Modoinding Diduga Disalahgunakan
Praktisi Hukum Sulut Soroti Sengketa Pilhut Tumpaan Minsel 2022: Kenapa Bupati Berani Tidak Jalankan Putusan
Kepala BPN Kota Bekasi Resmi Teken PKS Integrasi Data NIB-NOP dengan Wali Kota Bekasi
Pemdes Pinaling Amurang Timur Gelar HUT Desa Ke 135 Tahun, Berbagai Lomba Diadakan
Tag :

Berita Terkait

Selasa, 29 September 2026 - 10:52 WIB

‎DLH Kota Bekasi Perihal Rencana PSEL Ciketing Udik, Pirolisis BBM, dan Progress PKS Bantargebang

Jumat, 18 September 2026 - 12:06 WIB

‎Pendapatan Pajak Kota Bekasi Per September 2026, Bapenda: PBB-P2 Capai Rp475 Miliar, BPHTB Rp297 Miliar

Selasa, 15 September 2026 - 09:48 WIB

Bawaslu Minsel Diduga Pakai Perusahaan Bodong dan Barang Pengadaan Bekas Saat Pilkada 2024

Sabtu, 12 September 2026 - 14:42 WIB

HIPMI Kota Bekasi Dorong Pengusaha Muda Naik Kelas Lewat Orientasi Batch 4

Kamis, 10 September 2026 - 13:34 WIB

Jadi Sorotan, Anggaran BumDes Makaaruyen Modoinding Diduga Disalahgunakan

Berita Terbaru