Kontraktor Rehab SD Gembor 1 Kab. Serang: Kerja Sesuai Spek dan Permen PUPR

- Jurnalis

Sabtu, 20 Agustus 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SERANG – Proyek Rehabilitasi dan Renovasi Sarana Prasarana Pendidikan Sekolah di Kabupaten/Kota Serang, Lebak dan Pandeglang melalui Balai Besar Permukiman Wilayah Banten sedang berlangsung.

Salah satu sekolah dari 22 sekolah yang direhabilitasi adalah SD Gembor 1 di Kecamatan Binuang Kab. Serang.

Sesuai perencanaan, 6 ruang kelas dan 1 ruang guru akan diperbaiki. Selain itu juga ada 2 ruang yabg akab dicat, dan WC yang akan dibangun. Bahkan, ada 3 ruang kelas yang dibongkar temboknya karena kondisinya sudah sangat rusak berat.

Pelaksana lapangan PT Sentra Multi Karya Infrastruktur, Achmad Syarif menjelaskan, kegiatan itu nilainya global sesuai pagu 41 M lebih. Setiap sekolah dibangun sesuai kondisi kebutuhannya.

“Ada sekolah awalnya hanya rehab ringan, pada pelaksanaannya rehab berat, atau ada yang hanya cukup pergantian keramik dan pengecatan karena dindingnya masih kuat,” jelas Syarif.

Jelas dia, proyek tersebut didanai dari APBN. Papan proyek juga sudah terpasang pada semua titik kegiatan sesuai permen dirjen Cipta Karya.

Baca Juga :  Bamsoet Apresiasi Pemberian Gelar Profesor Kehormatan Seoul Institute of The Arts kepada Megawati Soekarnoputri

Sedangkan untuk anggaran per sekolah bisa turun naik sesuai kebutuhan. Istilah anggarannya addendum, masih bisa berubah atau naik kalau APBN.

Pelaksana lapangan ini menegaskan, pihaknya bekerja sesuai spek dan RAB. Semua ada perhitungannya dan tidak asal-asalan. Dan tegas dia, diakhir pekerjaan ada pemeriksaan BPK RI.

” Kita pastikan, pekerjaan sesuai RAB dan spek,” kata Syarif di lokasi proyek rehab SD Gembor 1 Kec. Binuang Kab. Serang.

Bahan material yang digunakan pun kata Syarif menggunakan bahan berkualitas.

“Kita tidak main-main soal spek. Besi kita pakai 12 inci full, semen SNI, keramik KW 1, cat juga yang terbaik. Semua yang terbaik kita bangunkan,” kata dia.

Sebelum proyek dimulai, pihak kontraktor bertemu dengan para kepala sekolah yang sekolahnya masuk daftar rehab untuk menyampaikan persiapan dan teknis kerja.

Baca Juga :  Agus Boyo S.E: Honorer Kota Bekasi Tak Usah Panik!

“Kita upayakan agar siswa tidak terlantar selama kegiatan proyek berlangsung. Masih kita sisakan beberapa kelas agar bisa dipergunakan, nanti dipindahkan lagi setelah beberapa ruangan selesai direhab, ” kata dia.

Untuk penanganan SD Gembor kata dia, ada 3 kelas dimulai dari penguatan pondasi.
“Kita pastikan pondasinya mantap, lalu kita lakukan pembesian, besi 12 full,” kata Syarif.

Selain itu, untuk tenaga kerja pihaknya juga mengakomodir tenaga kerja lokal.

” Begitu akan mulai pekerjaan kita temui ketua RT, dan mempersilahkan bila ada warga yang ingin ikut kerja,” imbuhnya.

Salah satu warga yang ikut bekerja di proyek rehab SD Gembor 1, Bisma mengaku senang bisa ikut terlibat menjadi pekerja.

” Senang bisa ikut kerja. Bisa mendapat penghasilan selama proyek berlangsung,” kata Bisma, warga setempat.

Kata dia, hampir separuh jumlah pekerja berasal dari warga setempat. (*/AJ)

Berita Terkait

Gebrak Pasar Pasar Baru Bekasi Catat Transaksi Rp129,9 Juta, Dorong Perputaran Ekonomi Pedagang Lokal
Bawaslu Minsel Diduga Pakai Perusahaan Bodong dan Barang Pengadaan Bekas Saat Pilkada 2024
HIPMI Kota Bekasi Dorong Pengusaha Muda Naik Kelas Lewat Orientasi Batch 4
Jadi Sorotan, Anggaran BumDes Makaaruyen Modoinding Diduga Disalahgunakan
Praktisi Hukum Sulut Soroti Sengketa Pilhut Tumpaan Minsel 2022: Kenapa Bupati Berani Tidak Jalankan Putusan
Pemdes Pinaling Amurang Timur Gelar HUT Desa Ke 135 Tahun, Berbagai Lomba Diadakan
Japnas Bekasi Dilantik, Temy Hermanto: Perkuat Jaringan, Besarkan Pengusaha Bekasi
Erupsi Anak Krakatau Berdampak ke Bekasi, Tri Minta Perhatian Lebih untuk Anak dan Lansia

Berita Terkait

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 17:34 WIB

Gebrak Pasar Pasar Baru Bekasi Catat Transaksi Rp129,9 Juta, Dorong Perputaran Ekonomi Pedagang Lokal

Selasa, 15 September 2026 - 09:48 WIB

Bawaslu Minsel Diduga Pakai Perusahaan Bodong dan Barang Pengadaan Bekas Saat Pilkada 2024

Sabtu, 12 September 2026 - 14:42 WIB

HIPMI Kota Bekasi Dorong Pengusaha Muda Naik Kelas Lewat Orientasi Batch 4

Kamis, 10 September 2026 - 13:34 WIB

Jadi Sorotan, Anggaran BumDes Makaaruyen Modoinding Diduga Disalahgunakan

Kamis, 10 September 2026 - 12:12 WIB

Praktisi Hukum Sulut Soroti Sengketa Pilhut Tumpaan Minsel 2022: Kenapa Bupati Berani Tidak Jalankan Putusan

Berita Terbaru