Kehadiran Komite SMPN 5 Cikbar Turut Membantu Pembangunan Sekolah

- Jurnalis

Jumat, 28 Oktober 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BEKASI – Kehadiran Komite sekolah yang memiliki tugas dan kewajiban mendorong tumbuhnya perhatian dan komitmen masyarakat terhadap penyelenggaraan pendidikan yang bermutu serta melakukan kerjasama dengan masyarakat dan pemerintah berkenaan dengan penyelenggaraan pendidikan yang bermutu, mulai dirasakan manfaatnya oleh Sekolah Menengah Pertama Negeri (SMPN) 5 Cikarang Barat (Cikbar) yang berlokasi di Jl. Anggrek 1 Blok G14, Perum Griya Asri Permai, Desa Telajung, Kecamatan Cikbar, Kab. Bekasi. Kamis, 27 Oktober 2022.

Komite SMPN 5 Cikbar yang diketuai oleh H. Mulyadi membuktikan kehadirannya dengan melakukan pembangunan seperti, Mushola sebagai tempat sarana ibadah, drainase dan lain-lain.

Baca Juga :  Bulan Suci Ramadhan 1443 H SMSI Kabupaten Karawang Peduli Anak Yatim Piatu

Saat dikonfirmasi awak media, H. Mulyadi mengatakan, sesuai regulasi komite itu harus bisa berkontribusi terhadap sekolah.

“Alhamdulillah ditahun 2019 dengan link yang kita punya dan berkontribusi dari pihak luar, kita mampu membangun Mushola untuk sekolah ini,” ujarnya.

Ia juga menambahkan, pembangunan tempat ibadah tersebut kita dapat sepenuhnya dari para donatur.

“Selain pembangunan sarana tempat ibadah, kita komite SMPN 5 Cikbar juga telah membangun drainase, yang memang anggarannya dari sumbangan tokoh masyarakat, pemerhati pendidikan dan dari beberapa wali murid yang mau bekerjasama,” jelasnya.

Baca Juga :  Gejolak Muscab Hipmi Kota Bekasi, Tim Gandhi Dwiki Mohamad Minta Proses Muscab Diulang dari Awal

“Sekolah ini sebelum kita urug dan dibikin drainase, rawan banjir karena tekstur tanah yang cukup rendah,” tegasnya.

Menurutnya, masih banyak pembangunan untuk sekolah SMPN 5 Cikbar yang harus dilaksanakan.

“Untuk pembangunan SMPN 5 Cikbar kedepannya ialah dengan membuat gapura digerbang masuk sekolah sebagai ikon dan identitas sekolah, memasang paving blok ditempat parkir sekolah, karena kalau tidak dipasang paving blok, setiap musim hujan selalu becek dengan tanah merah, membuat taman dan tempat sampah, karena menurut saya disekolah ini belum memiliki tempat penampungan sampah yang layak,” pungkasnya.

(Red)

Berita Terkait

Bawaslu Minsel Diduga Pakai Perusahaan Bodong dan Barang Pengadaan Bekas Saat Pilkada 2024
HIPMI Kota Bekasi Dorong Pengusaha Muda Naik Kelas Lewat Orientasi Batch 4
Jadi Sorotan, Anggaran BumDes Makaaruyen Modoinding Diduga Disalahgunakan
Praktisi Hukum Sulut Soroti Sengketa Pilhut Tumpaan Minsel 2022: Kenapa Bupati Berani Tidak Jalankan Putusan
Pemkot Bekasi Resmi Terapkan PJJ Sekolah, Antisipasi Sebaran Abu Vulkanik
Pemdes Pinaling Amurang Timur Gelar HUT Desa Ke 135 Tahun, Berbagai Lomba Diadakan
Erupsi Anak Krakatau Berdampak ke Bekasi, Tri Minta Perhatian Lebih untuk Anak dan Lansia
Dugaan Maladministrasi Pelayanan Publik Di PN Manado Jadi Sorotan Tajam

Berita Terkait

Selasa, 15 September 2026 - 09:48 WIB

Bawaslu Minsel Diduga Pakai Perusahaan Bodong dan Barang Pengadaan Bekas Saat Pilkada 2024

Sabtu, 12 September 2026 - 14:42 WIB

HIPMI Kota Bekasi Dorong Pengusaha Muda Naik Kelas Lewat Orientasi Batch 4

Kamis, 10 September 2026 - 13:34 WIB

Jadi Sorotan, Anggaran BumDes Makaaruyen Modoinding Diduga Disalahgunakan

Kamis, 10 September 2026 - 12:12 WIB

Praktisi Hukum Sulut Soroti Sengketa Pilhut Tumpaan Minsel 2022: Kenapa Bupati Berani Tidak Jalankan Putusan

Senin, 7 September 2026 - 20:02 WIB

Pemkot Bekasi Resmi Terapkan PJJ Sekolah, Antisipasi Sebaran Abu Vulkanik

Berita Terbaru