Sukses ‘Ulos On The Street’ Kolaborasi Pemkot Bekasi dan KMDT Melalui Acara Karnaval Sejuta Warna   

- Jurnalis

Minggu, 20 November 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

“Kita sedang adakan kerja sama agar ulos bisa dikombinasikan melalui pakaian casual melalui kolaborasi dengan designer lokal, nasional maupun internasional dengan mengadakan pagelaran busana atau fashion show yaitu ‘Ulos Fashion Show Week Kota Bekasi’,” -Plt Wali Kota Bekasi, Dr. H. Tri Adhianto Tjahyono-

 

-Bekasi Kota-

 

 

Kedatangan Plt Wali Kota Bekasi yang disambut dengan tarian tor-tor yang merupakan tarian tradisional suku batak oleh segenap panita dan pendukung acara Karnaval Sejuta Warna Ulos yang diselenggarakan di depan gate 11 gedung olahraga Patriot Chandrabhaga Kota Bekasi Jalan Ahmad Yani bertepatan dengan diselenggarakan Car Free Day pada pagi hari Minggu(20/11-2022).

 

Acara yang berlangsung semarak dan menyita perhatian ribuan penduduk Kota Bekasi yang tumplek berolahraga bersama bertepatan dengan terlaksananya Car Free Day di Bekasi Kota. Rombongan panitia yang melakukan long march mulai dari Hotel Aston menuju kedepan gate 11 Gor Patriot Chandrabhaga dengan menggunakan pakaian adat lengkap mewakili 5 suku Batak yaitu Batak Toba, Batak Karo, Batak Mandailing, Batak Angkola dan Batak Simalungun membuat terkesima para pengguna CFD, dengan menyanyikan secara medley lagu-lagu khas daerah masing-masing terlihat bersemangat dan bergembira.

 

“Persiapan kami para panitia hanya 2 minggu saja untuk acara ini terselenggara dan Puji Tuhan hasil maksimalnya ya seperti ini. Komite Masyarakat Danau Toba(KMDT) yang terdiri dari 5 suku Batak bisa berbaur bersama masyarakat Bekasi Kota yang heterogen mengenalkan salah satu kebudayaan suku Batak yaitu Ulos dan melalui Ulos juga beragam kebudayaan yang ada di Bekasi Kota bisa berkolaborasi dan menambah kekayaan budaya yang dimulai di kota ini dengan ragam pakaian daerah yang dibentuk kasual dan menjadi trend baru dunia secara umum dan Indonesia khususnya Bekasi Kota dan menambah PAD nya melalui sektor budaya,” papar Hasudungan Manurung, Ketua Pelaksana Gelar Karnaval Sejuta Warna Ulos sekaligus Ketua DPD Komite Masyarakat Danau Toba(KMDT) Kota Bekasi.

Baca Juga :  Wali Kota Bekasi Tri Adhianto Perluas Kawasan Bebas Asap Rokok di Bekasi

 

Senada, Edison Manurung selaku Ketua Umum DPP KMDT yang berkesempatan hadir juga menyatakan bahwa misinya bukan hanya memasyarakatkan ulos tapi juga mengenalkan Danau Toba keberbagai penjuru tanah air sebagai tempat destinasi wisata Indonesia.

 

“Sejak pada 17 Oktober 2014 ditetapkan sebagai Hari Ulos Nasional oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan sebagai salah satu warisan budaya tak benda Indonesia. Ulos merupakan mahakarya Indonesia yang berasal dari salah satu peradaban tertua di Asia sejak 4.000 tahun lalu, yaitu kebudayaan Batak. Kain tradisional ini merupakan simbol adat yang dinilai sakral, dan digunakan oleh orang Batak saat upacara adat, pernikahan, hingga kematian. Saat ini kami bekerjasama dengan para tehnokrat dan para profesor mengusulkan ulos menjadi warisan budaya tak benda dunia ke United Nations Educational, Scientific, and Cultural Organization (UNESCO) pada 2025 mendatang. Dilansir inilah 14 jenis ulos dan fungsinya. Sama halnya dengan batik yang sudah menjadi representasi kain khas Indonesia, ulos saat ini pun sudah bukan lagi menjadi milik suku Batak semata, tapi sudah menjadi milik nasional,” terang Edison Manurung Ketua Umum DPP KMDT.

Baca Juga :  Universitas Paramadina Selenggarakan Diskusi terkait Komunikasi Politik Jelang Pemilu 2024

 

Pada kesempatannya Plt Wali Kota Bekasi, Dr. H. Tri Adhianto Tjahyono juga mengingatkan agar jangan sampai kita baru peduli akan kekayaan ragam budaya nusantara setelah diklaim oleh negara lain.

 

“Indonesia yang dianugrahi ribuan bahkan ratusan ribu suku budaya yang dilengkapi dengan ribuan bahkan jutaan kekayaan budaya wajib kita jaga kelestarian nya dengan cara mengembangkan sehingga menjadi trend dunia. Ini menjadi tugas kita bersama sebagai generasi penerus agar jutaan budaya tersebut tidak punah atau bahkan di akui oleh negara-negara tetangga,” pungkas Dr. H. Tri Adihanto Tjahyono.

 

Puncak acara yang dimeriahkan dengan menari bersama dipanggung, sekaligus Hasudungan Manurung Bersama Istri Elferida Siregar sebagai Ketua Panitia dan Ketua KMDT DPD Kota Bekasi Mangulosi bapak Tri sebagai Plt. KotaBekasi. Honokh selaku designer tunggal pada acara Gelar Karnaval Sejuta Warna Ulos menampilkan macam ragam kombinasi ulos pada pakaian kasual melalui model peragawan/wati yang berasal dari beragam rentang usia. Honokh pun diminta langsung oleh Plt Wali Kota Bekasi untuk berkolaborasi dan membuat event serupa berkolaborasi dengan designer asal Kota Bekasi yang lain. (Mac)

Berita Terkait

Puluhan Tahun Menumpang, Impian Warga Desa Sadangmekar di Bandung Barat Miliki Listrik Sendiri Akhirnya Terwujud
BPC HIPMI Kota Bekasi Bekali Pemenang Technopreuner Camp Strategi Bisnia Era Digitalisasi
Hari Santri 2026, Tri Adhianto Dorong Pesantren Jadi Ruang Pendidikan yang Aman dan Berkarakter
Kritik Forkorindo Terkait Penataan Parkir Area Pemkot Bekasi, Pertanyakan Payung Hukum
‎Akselerasi Bansos Tepat Sasaran, Pemkot Bekasi Gencarkan Program Perlindungan Sosial Digital
Business Matching Day Bogor-Bekasi-Depok, HIPMI Kota Bekasi Perkuat Ekosistem Bisnis, Peluang Pasar dan Supplier Makin Terbuka
Wali Kota Bekasi Kirim Rp2,1 Miliar Bantuan Kemanusiaan untuk NTT, Bangun Rumah Sakit Bernama Rumah Kasih
Temy Hermanto Sambut Peluang Proyek Konstruksi: Saatnya Pengusaha Muda Tumbuh dan Buka Lapangan Kerja

Berita Terkait

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 10:08 WIB

Puluhan Tahun Menumpang, Impian Warga Desa Sadangmekar di Bandung Barat Miliki Listrik Sendiri Akhirnya Terwujud

Rabu, 28 Oktober 2026 - 17:26 WIB

BPC HIPMI Kota Bekasi Bekali Pemenang Technopreuner Camp Strategi Bisnia Era Digitalisasi

Kamis, 22 Oktober 2026 - 17:37 WIB

Hari Santri 2026, Tri Adhianto Dorong Pesantren Jadi Ruang Pendidikan yang Aman dan Berkarakter

Rabu, 21 Oktober 2026 - 11:25 WIB

Kritik Forkorindo Terkait Penataan Parkir Area Pemkot Bekasi, Pertanyakan Payung Hukum

Senin, 19 Oktober 2026 - 11:01 WIB

‎Akselerasi Bansos Tepat Sasaran, Pemkot Bekasi Gencarkan Program Perlindungan Sosial Digital

Berita Terbaru