Dinas Perkimtan Kota Bekasi Targetkan Perbaikan Rutilahu dan Fasilitas Publik

- Jurnalis

Senin, 25 Mei 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KOTA BEKASI – Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman, dan Pertanahan (Disperkimtan) Kota Bekasi terus mematangkan berbagai program pembangunan pada tahun anggaran 2026 ini. Fokus utama program kerja kali ini menyasar pada perbaikan Rumah Tidak Layak Huni (Rutilahu), penanganan rumah korban bencana, serta percepatan pembangunan fasilitas pendidikan dan kesehatan.

Kepala Dinas Perkimtan Kota Bekasi, Widayat Subroto, menjelaskan bahwa secara umum pihaknya tengah mengejar target pembangunan rutilahu untuk masyarakat yang tersebar di wilayah Kota Bekasi.

“Secara umum memang tahun 2026 ini, Disperkimtan kita membangun rutilahu untuk masyarakat. Itu kita ada 10 rumah per kecamatan, sehingga total ada 130 rumah. Jadi mungkin ada yang 10, ada yang 11 di 12 kecamatan,” ujar Widayat Subroto saat memberikan keterangan di ruang kerjanya, Senin (25/05/2026)

Selain program rutilahu reguler, Disperkimtan juga mengalokasikan anggaran khusus sebesar Rp300 juta untuk penanganan rumah warga yang terdampak bencana. Diperkirakan anggaran tersebut dapat menyasar sekitar 15 unit rumah.

“Kemudian kita juga ada rutilahu untuk korban bencana meskipun sedikit, ya. Kita rutilahu korban bencana itu 300 juta, mungkin sekitar, apa, 15 rumahan lah kalau enggak salah gitu,” tambahnya.

Baca Juga :  Rudy Heryansah Bicara Bicara Pansus Terkait Komisi IV, Ternyata...

Terkait progres fisik di lapangan, Widayat mengungkapkan bahwa pembangunan gedung-gedung fasilitas publik seperti sekolah dan fasilitas kesehatan saat ini sudah mulai berjalan. Sementara itu, untuk penataan di kawasan perumahan dan permukiman dijadwalkan akan segera menyusul dalam waktu dekat.

“Kita juga proses bangunan-bangunan, bangunan-bangunan sekolah dan kesehatan kita sudah mulai proses. Sedangkan yang belum mulai adalah memang di posisi kawasan perumahan permukiman. Mudah-mudahan nanti kita segera mulai, setelah Iduladha ini kita mulai kegiatannya,” jelasnya.

Sinergi Program TMMD

Dalam kesempatan yang sama, Widayat Subroto juga memaparkan kontribusi Pemerintah Kota Bekasi melalui Disperkimtan dalam menyukseskan program Tentara Manunggal Membangun Desa (TMMD). Program sinergis bersama jajaran TNI ini juga ikut menyasar perbaikan rutilahu di wilayah yang membutuhkan penanganan khusus.

“TMMD itu Pemkot Bekasi kita bekerja sama dalam proses penentuan lokasi, kemudian juga kita ada beberapa bantuan terkait dengan rutilahu,” kata Widayat.

Menurutnya, penganggaran untuk rutilahu dalam program TMMD ini bersumber dari anggaran daerah Kota Bekasi, yang kemudian mendapat dukungan tambahan dari Pemerintah Provinsi Jawa Barat melalui alokasi dari Gubernur. Salah satu titik fokus penanganan berada di wilayah Kecamatan Jatisampurna.

Baca Juga :  Kota Bekasi Akan Memiliki Badan Pengelolaan Air Limbah Domestik Januari 2022

“Anggaran dari kita, dari daerah. Berarti yang tadi disebutkan di awal kaitannya dengan itu juga, sebagian itu. Jadi memang ada anggaran untuk TMMD itu dari kita. Sebagian kemarin ditambah oleh Pak Gubernur. Kalau rutilahu kemarin itu sekitar 10 rumah, dari Gubernur ada 10 juga di titik Kecamatan Jatisampurna,” paparnya.

Menutup keterangannya, Widayat menyampaikan harapannya agar seluruh hasil pembangunan yang dilakukan oleh pemerintah daerah dapat berjalan optimal dan memberikan dampak positif yang langsung dirasakan oleh masyarakat luas.

“Harapan ke depan sebetulnya kita berharap bahwa yang pertama kita akan terus membangun Kota Bekasi dengan baik. Yang kedua, tentunya masyarakat bisa memanfaatkan apa yang kita bangun secara maksimal. Mudah-mudahan juga ke depan hasil yang kita hasilkan itu, yang dihasilkan oleh Pemkot Bekasi, bisa dinikmati oleh masyarakat semua,” pungkasnya. (M-3L)

Berita Terkait

Susuri 9 Titik Infrastruktur, Wali Kota Bekasi Perkuat Penanganan Banjir dan Perbaikan Jalan
‎Pemkot Bekasi dan Pemprov DKI Kejar Finalisasi Kerja Sama Terkait Sampah Sebelum 26 Oktober
Business Matching Day Bogor-Bekasi-Depok, HIPMI Kota Bekasi Perkuat Ekosistem Bisnis, Peluang Pasar dan Supplier Makin Terbuka
Temy Hermanto Sambut Peluang Proyek Konstruksi: Saatnya Pengusaha Muda Tumbuh dan Buka Lapangan Kerja
Temukan PKL Kembali Berjualan di Badan Jalan CFD, Wali Kota Bekasi Evaluasi Satpol PP Untuk Lebih Tegas Dan Sigap
Pendaftaran Anugerah Jurnalistik KPU 2026 Resmi Dibuka, Angkat Tema 73 Tahun KPU RI Kawal Demokrasi Indonesia
Ketika Puskesmas Pondok Gede Mengetuk Pintu Rumah Balita Stunting
‎Kepala BPKAD Kota Bekasi Ungkap Terkait Upaya Sertifikasi Aset Daerah, Gandeng BPN dan KJPP

Berita Terkait

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 13:36 WIB

Susuri 9 Titik Infrastruktur, Wali Kota Bekasi Perkuat Penanganan Banjir dan Perbaikan Jalan

Selasa, 20 Oktober 2026 - 10:17 WIB

‎Pemkot Bekasi dan Pemprov DKI Kejar Finalisasi Kerja Sama Terkait Sampah Sebelum 26 Oktober

Minggu, 18 Oktober 2026 - 18:02 WIB

Business Matching Day Bogor-Bekasi-Depok, HIPMI Kota Bekasi Perkuat Ekosistem Bisnis, Peluang Pasar dan Supplier Makin Terbuka

Kamis, 15 Oktober 2026 - 13:14 WIB

Temy Hermanto Sambut Peluang Proyek Konstruksi: Saatnya Pengusaha Muda Tumbuh dan Buka Lapangan Kerja

Minggu, 11 Oktober 2026 - 15:30 WIB

Temukan PKL Kembali Berjualan di Badan Jalan CFD, Wali Kota Bekasi Evaluasi Satpol PP Untuk Lebih Tegas Dan Sigap

Berita Terbaru