Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN)

- Jurnalis

Rabu, 29 Mei 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA – Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN), Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) yakin target pendaftaran sisa bidang tanah sebanyak tujuh juta bidang pada tahun 2024 ini bisa tercapai.

“Target kita sampai dengan akhir 2024, 120 juta bidang tanah. Jadi sisa bidang tanah yang ditetapkan untuk tahun 2024 ini sebetulnya tujuh juta bidang tanah lagi. Dan itu setara dengan kurang lebih jumlah bidang tanah negara Belanda. Insyaallah bisa kita capai dengan sebaik-baiknya,” tutur Menteri ATR/Kepala BPN.

Ini disampaikan Menteri AHY saat membuka Rapat Kerja Teknis (Rakernis) Direktorat Jenderal Survei dan Pemetaan Pertanahan dan Ruang (Ditjen SPPR) dengan tema Melampaui Kadaster Lengkap, di Jakarta, pada Selasa (28/05/2024).

Dalam sambutannya, Menteri AHY juga menyampaikan bahwa pada proses pendaftaran tanah, pemetaan bidang tanah secara lengkap saja tidak cukup, namun harus melampaui target.

Untuk pendaftaran tanah sampai dengan akhir 2024 ditargetkan hingga 120 juta bidang tanah. Saat ini, sebanyak 113 juta bidang sudah terdaftar dan 2,2 juta bidang di antaranya berhasil didaftarkan hanya dalam masa 100 hari kerja Menteri AHY.

Dalam sambutannya, Menteri ATR/ Kepala BPN mengingatkan bahwa ada perbedaan signifikan dalam pendaftaran tanah antara Indonesia dengan negara lain, khususnya Belanda, terutama tantangan dan kompleksitasnya.

“Indonesia negara yang besar, dan kita negara kepulauan terbesar di dunia. Jadi kompleksitasnya bukan hanya dari sisi dimensi, _size_-ya, tapi juga dari bentuk geografisnya. Yang tidak selalu mudah untuk dipetakan, diukur dan untuk didaftarkan,” terang Menteri AHY.

Ia mengapresiasi kerja keras jajaran Kementerian untuk pencapaian sejauh ini.

“Kita sangat berharap, tentunya Rakernis ini, mampu meningkatkan kualitas para aparatur yang memang memiliki kompetensi dan otoritas dalam pemetaan dan pengukuran,” harapnya.

Senada dengan hal tersebut, Direktur Jenderal SPPR, Virgo Eresta Jaya dalam laporannya menyampaikan bahwa setidaknya ada dua hal yang menjadi tujuan diselenggarakannya Rakernis, yakni untuk mempersatukan visi dan misi dalam mempersiapkan data spasial demi melampaui kadaster lengkap tahun 2025, dan untuk meningkatkan kualitas serta pengetahuan seluruh jajaran bidang survei dan pemetaan.

“Mengapa harus Melampaui? Karena Kadaster lengkap itu bukan _final destination_. Itu adalah tahap awal untuk kita selanjutnya memberikan manfaat bagi semua _stakeholders_ yang ada, dan berikutnya adalah kita meningkatkan pengetahuan dan kualitas dari teman-teman yang ada disini,” terang Dirjen Virgo.

Baca Juga :  Anggaran ATK Fantastis di Disdukcapil Minsel, Kadis Tuwo: Justru ATK Tidak Cukup

Pembukaan Rakernis ditandai dengan penekanan tombol alat ukur _laser scanner_ oleh Menteri ATR/Kepala BPN, didampingi Sekretaris Jenderal Kementerian ATR/BPN, Suyus Windayana dan Direktur Jenderal SPPR, yang menampilkan hasil akuisisi _real time_ di ruang acara. Selain itu, dilakukan juga penyematan pin penghargaan pelatihan GeoAI secara simbolis, kepada tiga orang perwakilan peserta.

Rapat Kerja Teknis ini akan berlangsung selama tiga hari, dihadiri 157 peserta dari Satuan Kerja Daerah, yang terdiri dari kepala bidang, Korsub Kantor Wilayah, dan Kepala Seksi Survei Pemetaan. Turut hadir mendampingi Menteri ATR/Kepala BPN, sejumlah Pejabat Pimpinan Tinggi Madya dan Pratama. (GE/PHAL)

#AHYMenteriATR
#KementerianATRBPN
#MelayaniProfesionalTerpercaya
#MajuDanModern
#MenujuPelayananKelasDunia
#SetiapKitaAdalahHumas
#SetiapKitaAdalahAmbassador

Biro Hubungan Masyarakat
Kementerian Agraria dan Tata Ruang/
Badan Pertanahan Nasional

X: http://twitter.com/kem_atrbpn
Instagram: instagram.com/kementerian.atrbpn/
Fanpage facebook: facebook.com/kementerianATRBPN
Youtube: youtube.com/KementerianATRBPN
TikTok: tiktok.com/@kementerian.atrbpn
Situs: atrbpn.go.id
PPID: ppid.atrbpn.go.id

*

Jakarta – Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN), Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) yakin target pendaftaran sisa bidang tanah sebanyak tujuh juta bidang pada tahun 2024 ini bisa tercapai.

“Target kita sampai dengan akhir 2024, 120 juta bidang tanah. Jadi sisa bidang tanah yang ditetapkan untuk tahun 2024 ini sebetulnya tujuh juta bidang tanah lagi. Dan itu setara dengan kurang lebih jumlah bidang tanah negara Belanda. Insyaallah bisa kita capai dengan sebaik-baiknya,” tutur Menteri ATR/Kepala BPN.

Ini disampaikan Menteri AHY saat membuka Rapat Kerja Teknis (Rakernis) Direktorat Jenderal Survei dan Pemetaan Pertanahan dan Ruang (Ditjen SPPR) dengan tema Melampaui Kadaster Lengkap, di Jakarta, pada Selasa (28/05/2024).

Dalam sambutannya, Menteri AHY juga menyampaikan bahwa pada proses pendaftaran tanah, pemetaan bidang tanah secara lengkap saja tidak cukup, namun harus melampaui target.

Untuk pendaftaran tanah sampai dengan akhir 2024 ditargetkan hingga 120 juta bidang tanah. Saat ini, sebanyak 113 juta bidang sudah terdaftar dan 2,2 juta bidang di antaranya berhasil didaftarkan hanya dalam masa 100 hari kerja Menteri AHY.

Baca Juga :  Pemkot Bekasi Tutup Akses Parkir Ruko SNK, Kadistaru: Kita Lakukan Perintah

Dalam sambutannya, Menteri ATR/ Kepala BPN mengingatkan bahwa ada perbedaan signifikan dalam pendaftaran tanah antara Indonesia dengan negara lain, khususnya Belanda, terutama tantangan dan kompleksitasnya.

“Indonesia negara yang besar, dan kita negara kepulauan terbesar di dunia. Jadi kompleksitasnya bukan hanya dari sisi dimensi, _size_-ya, tapi juga dari bentuk geografisnya. Yang tidak selalu mudah untuk dipetakan, diukur dan untuk didaftarkan,” terang Menteri AHY.

Ia mengapresiasi kerja keras jajaran Kementerian untuk pencapaian sejauh ini.

“Kita sangat berharap, tentunya Rakernis ini, mampu meningkatkan kualitas para aparatur yang memang memiliki kompetensi dan otoritas dalam pemetaan dan pengukuran,” harapnya.

Senada dengan hal tersebut, Direktur Jenderal SPPR, Virgo Eresta Jaya dalam laporannya menyampaikan bahwa setidaknya ada dua hal yang menjadi tujuan diselenggarakannya Rakernis, yakni untuk mempersatukan visi dan misi dalam mempersiapkan data spasial demi melampaui kadaster lengkap tahun 2025, dan untuk meningkatkan kualitas serta pengetahuan seluruh jajaran bidang survei dan pemetaan.

“Mengapa harus Melampaui? Karena Kadaster lengkap itu bukan _final destination_. Itu adalah tahap awal untuk kita selanjutnya memberikan manfaat bagi semua _stakeholders_ yang ada, dan berikutnya adalah kita meningkatkan pengetahuan dan kualitas dari teman-teman yang ada disini,” terang Dirjen Virgo.

Pembukaan Rakernis ditandai dengan penekanan tombol alat ukur _laser scanner_ oleh Menteri ATR/Kepala BPN, didampingi Sekretaris Jenderal Kementerian ATR/BPN, Suyus Windayana dan Direktur Jenderal SPPR, yang menampilkan hasil akuisisi _real time_ di ruang acara. Selain itu, dilakukan juga penyematan pin penghargaan pelatihan GeoAI secara simbolis, kepada tiga orang perwakilan peserta.

Rapat Kerja Teknis ini akan berlangsung selama tiga hari, dihadiri 157 peserta dari Satuan Kerja Daerah, yang terdiri dari kepala bidang, Korsub Kantor Wilayah, dan Kepala Seksi Survei Pemetaan. Turut hadir mendampingi Menteri ATR/Kepala BPN, sejumlah Pejabat Pimpinan Tinggi Madya dan Pratama. (GE/PHAL)

#AHYMenteriATR
#KementerianATRBPN
#MelayaniProfesionalTerpercaya
#MajuDanModern
#MenujuPelayananKelasDunia
#SetiapKitaAdalahHumas
#SetiapKitaAdalahAmbassador

Biro Hubungan Masyarakat
Kementerian Agraria dan Tata Ruang/
Badan Pertanahan Nasional

X: http://twitter.com/kem_atrbpn
Instagram: instagram.com/kementerian.atrbpn/
Fanpage facebook: facebook.com/kementerianATRBPN
Youtube: youtube.com/KementerianATRBPN
TikTok: tiktok.com/@kementerian.atrbpn
Situs: atrbpn.go.id
PPID: ppid.atrbpn.go.id

Berita Terkait

MagangHub Batch 2 Dimulai Besok, Peserta Diminta Siapkan Diri
Lantik PPAT Baru, BPN Kota Bekasi Tegaskan Komitmen Pelayanan Bersih
Bawaslu Minsel Diduga Pakai Perusahaan Bodong dan Barang Pengadaan Bekas Saat Pilkada 2024
HIPMI Kota Bekasi Dorong Pengusaha Muda Naik Kelas Lewat Orientasi Batch 4
Jadi Sorotan, Anggaran BumDes Makaaruyen Modoinding Diduga Disalahgunakan
Praktisi Hukum Sulut Soroti Sengketa Pilhut Tumpaan Minsel 2022: Kenapa Bupati Berani Tidak Jalankan Putusan
Lakukan Penandatanganan Bersama, Pemkot Bekasi dan BPN Kota Bekasi Perkuat Tata Kelola Pemerintahan Melalui Integrasi Data
Pemdes Pinaling Amurang Timur Gelar HUT Desa Ke 135 Tahun, Berbagai Lomba Diadakan

Berita Terkait

Senin, 21 September 2026 - 15:14 WIB

MagangHub Batch 2 Dimulai Besok, Peserta Diminta Siapkan Diri

Kamis, 17 September 2026 - 15:27 WIB

Lantik PPAT Baru, BPN Kota Bekasi Tegaskan Komitmen Pelayanan Bersih

Selasa, 15 September 2026 - 09:48 WIB

Bawaslu Minsel Diduga Pakai Perusahaan Bodong dan Barang Pengadaan Bekas Saat Pilkada 2024

Sabtu, 12 September 2026 - 14:42 WIB

HIPMI Kota Bekasi Dorong Pengusaha Muda Naik Kelas Lewat Orientasi Batch 4

Kamis, 10 September 2026 - 13:34 WIB

Jadi Sorotan, Anggaran BumDes Makaaruyen Modoinding Diduga Disalahgunakan

Berita Terbaru