Wali Kota Bekasi Tri Adhianto Hadiri Pasamoan Agung, Bahas Strategi Pengendalian Inflasi dan Perluasan Digitalisasi

- Jurnalis

Kamis, 12 Juni 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KARAWANG — Wali Kota Bekasi, Tri Adhianto, menghadiri forum strategis tahunan Pasamoan Agung yang diselenggarakan oleh Bank Indonesia Perwakilan Jawa Barat di Karawang, Rabu (11/6). Acara ini mengusung tema “Strategi Menjaga Daya Beli dan Meningkatkan Kesejahteraan Masyarakat melalui Pengendalian Inflasi dan Perluasan Digitalisasi.”

Forum ini dihadiri oleh Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi, kepala daerah se-Jawa Barat, serta sejumlah pemangku kepentingan dari sektor ekonomi dan teknologi. Dalam sambutannya, Gubernur Dedi menegaskan pentingnya menjembatani antara ekonomi digital dan konvensional, agar keduanya tumbuh secara seimbang dan inklusif.

Baca Juga :  KASAD dan Komandan USARPAC Sematkan Wing Terjun Garuda Airborne

“Ekonomi digital dan ekonomi konvensional tidak boleh dipertentangkan. Keduanya harus bisa berdampingan dan saling mendukung. Tugas kita adalah memastikan pelaku usaha tradisional tidak tertinggal, melainkan ikut tumbuh melalui pendampingan dan edukasi teknologi,” tegas Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi.

Menanggapi pernyataan tersebut, Wali Kota Bekasi Tri Adhianto menyatakan dukungannya atas upaya inklusif yang mengedepankan keadilan bagi seluruh pelaku ekonomi.

“Saya sepakat dengan Bapak Gubernur. Prinsipnya, transformasi digital harus memberi ruang bagi semua lapisan masyarakat untuk tumbuh bersama. Di Bekasi, kami terus dorong agar UMKM juga menikmati manfaat dari digitalisasi,” kata Tri.

Baca Juga :  Polda Metro Jaya Ungkap Kasus Pencurian dan Pemalsuan Data Untuk Belanja Online

Lebih lanjut, Tri menyoroti pentingnya literasi digital di kalangan pelaku UMKM dan masyarakat umum.

“Digitalisasi bukan hanya soal teknologi, tapi juga kesiapan mental dan keterampilan masyarakat. Maka, kami akan memperluas program pelatihan digital agar warga Bekasi bisa berdaya saing dalam ekonomi baru,” ungkap Tri.

Pasamoan Agung menjadi ruang kolaboratif untuk merumuskan strategi kebijakan daerah dalam menghadapi dinamika ekonomi global, sekaligus memperkuat komitmen antarwilayah di Jawa Barat dalam pembangunan inklusif dan berkelanjutan.

(HMD)

Berita Terkait

Menko Bidang PM, Cak Imin Sebut Vida Role Model, Wali Kota Bekasi Siapkan Perluasan Pasar Rakyat
Kabag Prokopim Kota Bekasi Dicecar Pertanyaan Wartawan Terkait Transparansi Agenda Kepala Daerah dan Fasilitas Pressroom ‎
‎Calon Sekda Kota Bekasi Harus Miliki Rekam Jejak Bersih dan Mampu Cegah Korupsi
‎Pendapatan Pajak Kota Bekasi Per September 2026, Bapenda: PBB-P2 Capai Rp475 Miliar, BPHTB Rp297 Miliar
Bawaslu Minsel Diduga Pakai Perusahaan Bodong dan Barang Pengadaan Bekas Saat Pilkada 2024
HIPMI Kota Bekasi Dorong Pengusaha Muda Naik Kelas Lewat Orientasi Batch 4
Jadi Sorotan, Anggaran BumDes Makaaruyen Modoinding Diduga Disalahgunakan
Praktisi Hukum Sulut Soroti Sengketa Pilhut Tumpaan Minsel 2022: Kenapa Bupati Berani Tidak Jalankan Putusan

Berita Terkait

Minggu, 4 Oktober 2026 - 16:52 WIB

Menko Bidang PM, Cak Imin Sebut Vida Role Model, Wali Kota Bekasi Siapkan Perluasan Pasar Rakyat

Senin, 28 September 2026 - 10:15 WIB

Kabag Prokopim Kota Bekasi Dicecar Pertanyaan Wartawan Terkait Transparansi Agenda Kepala Daerah dan Fasilitas Pressroom ‎

Rabu, 23 September 2026 - 21:41 WIB

‎Calon Sekda Kota Bekasi Harus Miliki Rekam Jejak Bersih dan Mampu Cegah Korupsi

Jumat, 18 September 2026 - 12:06 WIB

‎Pendapatan Pajak Kota Bekasi Per September 2026, Bapenda: PBB-P2 Capai Rp475 Miliar, BPHTB Rp297 Miliar

Selasa, 15 September 2026 - 09:48 WIB

Bawaslu Minsel Diduga Pakai Perusahaan Bodong dan Barang Pengadaan Bekas Saat Pilkada 2024

Berita Terbaru