Wah, Awas Penipuan: Mencatut Nama Kajari Kota Bekasi untuk Meminta Sejumlah Uang

- Jurnalis

Rabu, 23 Juli 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BEKASI – Kepala Kejaksaan Tinggi Jawa Barat (Kajati Jabar), Katarina Endang Sarwestri, S.H., M.H., resmi melantik dan mengambil sumpah jabatan 12 pejabat Eselon III di lingkungan Kejati Jabar.

Dari 12 pejabat Eselon III salah satunya adalah Kajari Kota Bekasi Sulvia Triana Hapsari.

Acara pelantikan dan serah terima jabatan tersebut berlangsung khidmat di Aula R. Soeprapto, Lantai 8 Gedung Kejati Jabar, pada Rabu (23/7/25).

Disela-sela pelantikan Sulvia Triana Hapsari yang akrab disapa ST Hapsari, mengatakan waspada terhadap penipuan penipuan yang mencatut nama Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Kota Bekasi. Berdasarkan laporan serupa di daerah lain, pelaku penipuan menggunakan nama dan foto profil Kajari untuk meminta sejumlah uang kepada korban.

Baca Juga :  Terkait Kecelakaan di Merauke, Kadispenad: Kecelakaan Tunggal dan Diluar Rombongan Kasad

Masyarakat dan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di Kota Bekasi, untuk mewaspadai penipuan dengan modus menggunakan sejumlah nama pimpinan di Kejaksaan Negeri (Kejari) Kota Bekasi

Silvia mengatakan Pelaku penipuan biasanya menghubungi korban melalui WhatsApp dan meminta uang dengan alasan tertentu.

“Kalau ada orang yang mengatasnamakan atau mengaku-ngaku sebagai Kajari kota Bekasi untuk meminta uang, mohon untuk dilaporkan,” pungkasnya.

Baca Juga :  Anggaran Rp 600 Juta untuk Pelatihan Kerja, Hasilnya Maksimal atau Seremonial?

Sementara Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Bekasi Junaedi mengucapkan terima kasih kepada Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Kota Bekasi atas perhatiannya dalam menghimbau masyarakat tentang penipuan yang mengatasnamakan Kajari.

“Himbauan ini penting untuk meningkatkan kewaspadaan masyarakat terhadap modus penipuan yang semakin canggih dan beragam,”ujar Junaedi.

Junaedi juga menekankan agar himbauan Kajari kota Bekasi untuk diperhatikan oleh seluruh OPD di kota Bekasi.

“Alhamdulillah, ibu Kajari ngasih himbauan agar orang-orang yang tidak bertanggung jawab atau mau menipu tidak ada ruang,” kata Sekda Kota Bekasi. (Sar/M-3L/Red)

Berita Terkait

Pendaftaran Anugerah Jurnalistik KPU 2026 Resmi Dibuka, Angkat Tema 73 Tahun KPU RI Kawal Demokrasi Indonesia
Ketika Puskesmas Pondok Gede Mengetuk Pintu Rumah Balita Stunting
Bawaslu Minsel Diduga Pakai Perusahaan Bodong dan Barang Pengadaan Bekas Saat Pilkada 2024
HIPMI Kota Bekasi Dorong Pengusaha Muda Naik Kelas Lewat Orientasi Batch 4
Jadi Sorotan, Anggaran BumDes Makaaruyen Modoinding Diduga Disalahgunakan
Praktisi Hukum Sulut Soroti Sengketa Pilhut Tumpaan Minsel 2022: Kenapa Bupati Berani Tidak Jalankan Putusan
Pemdes Pinaling Amurang Timur Gelar HUT Desa Ke 135 Tahun, Berbagai Lomba Diadakan
Erupsi Anak Krakatau Berdampak ke Bekasi, Tri Minta Perhatian Lebih untuk Anak dan Lansia

Berita Terkait

Jumat, 9 Oktober 2026 - 11:10 WIB

Pendaftaran Anugerah Jurnalistik KPU 2026 Resmi Dibuka, Angkat Tema 73 Tahun KPU RI Kawal Demokrasi Indonesia

Kamis, 8 Oktober 2026 - 18:41 WIB

Ketika Puskesmas Pondok Gede Mengetuk Pintu Rumah Balita Stunting

Selasa, 15 September 2026 - 09:48 WIB

Bawaslu Minsel Diduga Pakai Perusahaan Bodong dan Barang Pengadaan Bekas Saat Pilkada 2024

Sabtu, 12 September 2026 - 14:42 WIB

HIPMI Kota Bekasi Dorong Pengusaha Muda Naik Kelas Lewat Orientasi Batch 4

Kamis, 10 September 2026 - 13:34 WIB

Jadi Sorotan, Anggaran BumDes Makaaruyen Modoinding Diduga Disalahgunakan

Berita Terbaru