Dari Kopi ke Aksi: PWI Peduli & Karang Taruna Kota Bekasi Sepakat Bekerja dengan Ketulusan Hati

- Jurnalis

Kamis, 30 Oktober 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KOTA BEKASI – Dalam suasana hangat di sebuah kedai kopi kawasan Galaxy, Bekasi Selatan, semangat kolaborasi sosial tumbuh dari secangkir kopi.
Rabu (29/10/2025), PWI Peduli Bekasi Raya dan Karang Taruna Kota Bekasi menggelar pertemuan santai bertajuk Ngopi Bareng, yang berujung pada satu kesepahaman: bekerja sosial harus dengan ketulusan hati.

Pertemuan ini dihadiri langsung oleh Ketua Karang Taruna Kota Bekasi, H. Darkam Suryadi, S.HI, serta jajaran pengurus, termasuk Ketua Lembaga Konsultan Bantuan Hukum (LKBH) Karang Taruna, Hendra, dan perwakilan PWI Peduli Bekasi Raya yang dipimpin oleh Indah Purnamasari,SM. selaku sekretaris.

*Sinergi Sosial Tanpa Pamrih*

Ngopi bareng ini menjadi ruang dialog terbuka untuk memperkuat sinergi dua lembaga yang sama-sama bergerak dalam bidang sosial kemasyarakatan.
Karang Taruna Kota Bekasi dikenal aktif melalui berbagai bidang, antara lain Bidang Rescue, Karang Taruna Husada, dan Lembaga Konsultasi Bantuan Hukum (LKBH).

Bidang Rescue berfokus membantu masyarakat dalam situasi darurat dan bencana, sementara Karang Taruna Husada memberikan bantuan cepat bagi warga yang membutuhkan pertolongan medis, termasuk membantu proses administrasi bagi masyarakat yang belum memiliki BPJS.

Baca Juga :  Dukung Kemajuan Sepak Bola Nasional, Kementerian PU Perkuat Sinergitas dengan PSSI

Tim Rescue juga telah mendapatkan pelatihan dari berbagai instansi, serta bekerja sama dengan Ikatan Dokter Indonesia (IDI) untuk memastikan penanganan medis cepat bagi masyarakat yang membutuhkan.

*Darkam: Semangat Tak Surut Meski Tanpa Hibah*

Dalam kesempatan itu, H. Darkam Suryadi, S.HI. menegaskan bahwa keterbatasan anggaran tidak menjadi alasan untuk berhenti berbuat bagi masyarakat.

“Untuk tahun 2025 ini, kami memang tidak mendapatkan dana hibah dari pemerintah. Tapi kegiatan sosial seperti santunan dan sunatan massal tetap kami jalankan dengan mandiri. Alhamdulillah, semuanya berjalan baik. Anggota kami bahkan mencapai sekitar 63 ribu orang sampai ke tingkat RT,”
ujar Darkam.

Menurutnya, kekuatan Karang Taruna justru ada pada semangat gotong royong dan ketulusan para anggotanya.

*LKBH Karang Taruna: Hukum dengan Hati Nurani*

Sementara itu, Hendra, Ketua LKBH Karang Taruna Kota Bekasi, menjelaskan bahwa lembaganya selalu berupaya menyelesaikan perkara dengan pendekatan non-litigasi atau damai.

“Tidak semua persoalan hukum harus diselesaikan di pengadilan. Kami lebih mengedepankan esensi permasalahan dan mencari solusi yang bijak. Dalam hukum, tidak hanya soal benar atau salah, tapi juga soal bagaimana menyelesaikan dengan hati,”
jelasnya.

Baca Juga :  Bersama Kajari Kota Bekasi, PWI Bekasi Gelar Diskusi Media: Dorong Penegakan Hukum Transparan dan Akuntabel

*PWI Peduli: Apresiasi dan Inspirasi*

Sekretaris PWI Peduli Bekasi Raya, Indah Purnamasari, SM. mengaku terinspirasi oleh pola kerja sosia Karang Taruna Kota Bekasi.

“Program-program yang dijalankan Karang Taruna sangat inspiratif dan bisa menjadi model bagi lembaga sosial lainnya. Ini bisa jadi titik awal kolaborasi nyata antara PWI Peduli dan Karang Taruna,” ujarnya.

*Bekerja denganm Ketulusan Hati*

Mengakhiri pertemuan, H. Darkam Suryadi, S.HI., menegaskan kembali nilai utama dalam kegiatan sosial kemasyarakatan.

“Kegiatan sosial itu sejatinya bukan tentang besar kecilnya dana, tapi tentang keikhlasan hati. Karena pada akhirnya, yang paling penting adalah bekerja dengan ketulusan hati,”
tutupnya.

Pertemuan Ngopi Bareng ini menjadi bukti nyata bahwa kolaborasi yang tulus antara komunitas sosial dan insan pers mampu menyalakan semangat gotong royong di Kota Bekasi. (ATS)

Berita Terkait

Superindo Bersama Rumah Zakat Bagikan 100 Paket Bingkisan untuk Keluarga Membutuhkan di Bekasi
Bawaslu Minsel Diduga Pakai Perusahaan Bodong dan Barang Pengadaan Bekas Saat Pilkada 2024
HIPMI Kota Bekasi Dorong Pengusaha Muda Naik Kelas Lewat Orientasi Batch 4
DKM Al Qolam PWI Bekasi Raya Jalin Sinergi Program Sosial dengan Rumah Zakat
Jadi Sorotan, Anggaran BumDes Makaaruyen Modoinding Diduga Disalahgunakan
Praktisi Hukum Sulut Soroti Sengketa Pilhut Tumpaan Minsel 2022: Kenapa Bupati Berani Tidak Jalankan Putusan
Pemdes Pinaling Amurang Timur Gelar HUT Desa Ke 135 Tahun, Berbagai Lomba Diadakan
Erupsi Anak Krakatau Berdampak ke Bekasi, Tri Minta Perhatian Lebih untuk Anak dan Lansia

Berita Terkait

Jumat, 18 September 2026 - 22:14 WIB

Superindo Bersama Rumah Zakat Bagikan 100 Paket Bingkisan untuk Keluarga Membutuhkan di Bekasi

Selasa, 15 September 2026 - 09:48 WIB

Bawaslu Minsel Diduga Pakai Perusahaan Bodong dan Barang Pengadaan Bekas Saat Pilkada 2024

Sabtu, 12 September 2026 - 14:42 WIB

HIPMI Kota Bekasi Dorong Pengusaha Muda Naik Kelas Lewat Orientasi Batch 4

Jumat, 11 September 2026 - 19:43 WIB

DKM Al Qolam PWI Bekasi Raya Jalin Sinergi Program Sosial dengan Rumah Zakat

Kamis, 10 September 2026 - 13:34 WIB

Jadi Sorotan, Anggaran BumDes Makaaruyen Modoinding Diduga Disalahgunakan

Berita Terbaru