JAKARTA – Pengurus Rukun Pinaesaan Ne Kamangta Jabodetabek akan menyelenggarakan kegiatan Malam Bakudapa Orang Kamangta di Jabotabek & Perayaan Natal 2026 pada Jumat, 4 Desember 2026. Kegiatan ini sekaligus akan menjadi momentum penting dengan dilaksanakannya Pengukuhan Pengurus Baru Pinaesaan Ne Kamangta untuk periode kepengurusan yang baru.
Kegiatan yang diselenggarakan dalam semangat persaudaraan dan kasih Natal ini diharapkan dihadiri seluruh anggota Keluarga Besar Kamangta yang berdomisili di wilayah Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, dan Bekasi (Jabodetabek).
Mengusung tagline “Jauh di Rantau, Dekat di Hati. Kamangta Tetap Satu!”, acara ini bukan sekadar perayaan Natal atau pertemuan keluarga, melainkan juga momentum memperkuat eksistensi organisasi, membangun solidaritas, serta mempererat ikatan kekeluargaan masyarakat Kamangta di tanah perantauan.
PENGUKUHAN PENGURUS BARU, MOMENTUM MEMPERKUAT ORGANISASI
Salah satu agenda penting dalam kegiatan ini adalah pengukuhan Pengurus Baru Pinaesaan Ne Kamangta. Pengukuhan tersebut diharapkan menjadi awal dari semangat dan tanggung jawab baru dalam mengembangkan organisasi agar semakin solid, aktif, dan mampu menjadi wadah pemersatu seluruh keluarga besar Kamangta di Jabodetabek.
Kepengurusan baru diharapkan dapat menjalankan fungsi organisasi secara lebih optimal, membangun komunikasi dan koordinasi antaranggotanya, serta menghadirkan program-program yang bermanfaat bagi kepentingan bersama.
Lebih dari sekadar pergantian atau pembentukan struktur kepengurusan, pengukuhan ini merupakan penegasan komitmen untuk menjaga nilai-nilai persaudaraan, kebersamaan, gotong royong, dan kepedulian sosial.
Organisasi Pinaesaan Ne Kamangta diharapkan terus menjadi rumah bersama bagi seluruh warga Kamangta, tanpa membedakan latar belakang, profesi, maupun generasi.
IBADAH NATAL DAN HIBURAN BUDAYA MINAHASA
Selain pengukuhan pengurus baru, rangkaian kegiatan akan diawali dengan Ibadah Perayaan Natal sebagai ungkapan syukur atas kasih dan penyertaan Tuhan dalam kehidupan seluruh keluarga besar Kamangta.
Acara kemudian dilanjutkan dengan hiburan budaya Katrili/Polinese, yang merupakan bagian dari kekayaan tradisi masyarakat Minahasa.
Penampilan budaya tersebut diharapkan menghadirkan suasana sukacita sekaligus menjadi sarana untuk mempertahankan dan memperkenalkan warisan budaya Minahasa kepada generasi muda Kamangta yang tumbuh dan menetap di tanah perantauan.
Bagi masyarakat perantauan, budaya bukan sekadar tradisi yang dikenang, melainkan identitas dan warisan yang harus dijaga serta diteruskan kepada generasi berikutnya.
Melalui kegiatan ini, Pinaesaan Ne Kamangta ingin menegaskan bahwa keberhasilan hidup di perantauan tidak seharusnya membuat seseorang melupakan akar budaya, kampung halaman, dan persaudaraan.
MEMBANGUN SOLIDARITAS DAN PERSAUDARAAN DI TANAH PERANTAUAN
Kehidupan di perantauan membutuhkan ikatan sosial yang kuat, kepedulian, dan semangat saling mendukung. Karena itu, kegiatan Malam Bakudapa diharapkan menjadi ruang untuk membangun komunikasi, mempererat hubungan antarkeluarga, serta memperkuat solidaritas warga Kamangta yang tersebar di wilayah Jabodetabek.
Kamangta bukan hanya tempat asal atau kampung halaman, melainkan juga bagian dari identitas dan ikatan emosional yang menyatukan setiap warganya, di mana pun berada.
Melalui momentum Natal dan pengukuhan pengurus baru ini, seluruh keluarga besar Kamangta diajak untuk bersama-sama membangun organisasi yang semakin kuat, menjaga persatuan, serta menjadikan kasih, persaudaraan, toleransi, dan kepedulian sebagai nilai yang terus hidup dalam kehidupan bermasyarakat.
Sejauh apa pun seseorang melangkah, kampung halaman tetap memiliki tempat di hati. Dan sejauh apa pun jarak memisahkan, persaudaraan harus tetap menjadi kekuatan yang menyatukan.
WAKTU DAN TEMPAT PELAKSANAAN
Kegiatan Malam Bakudapa Orang Kamangta di Jabotabek & Perayaan Natal 2026 sekaligus Pengukuhan Pengurus Baru Pinaesaan Ne Kamangta akan dilaksanakan pada:
– Hari/Tanggal: Jumat, 4 Desember 2026
– Waktu: Pukul 17.00 WIB sampai selesai
– Tempat: Aula Tammuan Mali’
– Gedung/Gereja: Gereja Toraja Jemaat Kota
– Alamat: Jl. Bulevard Bukit Gading Raya No. 20, Kelapa Gading, Jakarta Utara.
Pengurus mengundang seluruh anggota Keluarga Besar Kamangta di Jabodetabek untuk hadir bersama keluarga dan mengambil bagian dalam momentum kebersamaan tersebut.
Mari bakudapa, mari bersukacita, dan bersama-sama membangun Pinaesaan Ne Kamangta yang semakin solid!
Jauh di Rantau, Dekat di Hati. Kamangta Tetap Satu!
—
SUSUNAN ORGANISASI
RUKUN PINAESAAN NE KAMANGTA JABODETABEK
A. DEWAN PEMBINA
1. Bpk. Philip Pantouw
2. Bpk. Djauhari Oratmangun
3. Bpk. Yance Worotikan
4. Bpk. Rudy Runtuwene
5. Bpk. Daniel Lotto
B. DEWAN PENASIHAT
1. Bpk. Refly Mandagie
2. Bpk. Dharma Oratmangun
3. Bpk. Roy Pantouw
4. Bpk. Donny Posumah
5. Bpk. Okke Reinhard Wowiling
6. Ibu Lilly Rondonuwu
7. Ibu Elda Adel
8. Ibu Renny Meoko
9. Bpk. Donal Pepah
C. PENGURUS PINAESAAN NE KAMANGTA
Ketua : Pdt. Ferry Mandagie
Wakil Ketua I : Joy Wantania
Wakil Ketua II : Carlos Paath
Sekretaris : Esther Rondonuwu
Bendahara : Deisy Worotikan
—
PENGURUS PINAESAAN NE KAMANGTA
Pdt. Ferry Mandagie
Ketua
Esther Rondonuwu
Sekretaris
INFORMASI DAN KONFIRMASI KEHADIRAN
WhatsApp: +62 852 1657 4171
















