Pagu Lelang 1,8 Triliun Rupiah di Kota Bekasi: Sudah 47% Terserap, Jumlah Paket yang Masih Kurang

- Jurnalis

Kamis, 8 Juni 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KOTA BEKASI – Kepala Bagian Barang dan Jasa (Barjas) Sekretariat Daerah (Setda) Kota Bekasi, Bilang Harahap, dalam pernyataannya kepada media pada Kamis (08/06/2023) pagi di ruang kerjanya, mengungkapkan bahwa total paket yang telah dilelang oleh Pemerintah Kota Bekasi hingga bulan Mei tahun ini mencapai 3695 paket dari target 11.205 paket pada tahun 2023, dari total pagu keseluruhan sebesar 1,8 Triliun rupiah.

Menurut Bilang, persentase paket yang sudah dilelang hanya mencapai 32,28 persen dari total keseluruhan yang perlu dilelang. Ia menyebutkan, baru 3695 paket telah selesai.

Baca Juga :  Kongres Persatuan PWI 2025 Sukses, Panitia Sampaikan Apresiasi atas Dukungan Berbagai Pihak Termasuk PWI Bekasi Raya 

Dalam hal pagu, Bilang mengungkapkan bahwa sebesar 887 Miliar rupiah telah selesai dilelang atau terserap, yang setara dengan 47 persen dari total pagu. Bilang mengungkapkan kegembiraannya terhadap capaian tersebut, meskipun baru menjelang pertengahan tahun, hampir 50 persen pagu telah terserap.

Namun, ia juga mengakui bahwa jumlah paket yang telah dilelang masih kurang dan ada beberapa yang harus dipercepat, terutama di dinas-dinas besar seperti PU/DBMSDA, Dinkes, Disdik, LH, dan RSUD. Menurut Harahap, dengan memprioritaskan genjotan pada sektor-sektor tersebut, sisa paket yang belum dilelang dapat tercover.

Baca Juga :  Polisi Tangkap Satu DPO Kasus Mutilasi Driver Ojol di Bekasi

Pernyataan Bilang Harahap mencerminkan pencapaian yang cukup signifikan dalam proses lelang paket oleh Pemerintah Kota Bekasi.

Meskipun capaian persentase pagu yang sudah terserap terbilang menggembirakan, masih ada tantangan dalam hal jumlah paket yang perlu dilelang.

Pemerintah perlu memperhatikan dan mengambil langkah-langkah yang tepat untuk memastikan keberlanjutan proses lelang yang efisien dan transparan, serta mempercepat pengadaan barang dan jasa yang dibutuhkan oleh masyarakat. (RED/LK)

Berita Terkait

Bawaslu Minsel Diduga Pakai Perusahaan Bodong dan Barang Pengadaan Bekas Saat Pilkada 2024
HIPMI Kota Bekasi Dorong Pengusaha Muda Naik Kelas Lewat Orientasi Batch 4
Jadi Sorotan, Anggaran BumDes Makaaruyen Modoinding Diduga Disalahgunakan
Praktisi Hukum Sulut Soroti Sengketa Pilhut Tumpaan Minsel 2022: Kenapa Bupati Berani Tidak Jalankan Putusan
‎Tingkatkan PAD, Pemkot Bekasi dan BPN Jalin Kerja Sama Integrasikan Data Pertanahan
Lakukan Penandatanganan Bersama, Pemkot Bekasi dan BPN Kota Bekasi Perkuat Tata Kelola Pemerintahan Melalui Integrasi Data
Wali Kota Tri Adhianto Lakukan Penandatanganan Terkait Pertanahan, Bersama Kepala BPN Kota Bekasi
Pemdes Pinaling Amurang Timur Gelar HUT Desa Ke 135 Tahun, Berbagai Lomba Diadakan

Berita Terkait

Selasa, 15 September 2026 - 09:48 WIB

Bawaslu Minsel Diduga Pakai Perusahaan Bodong dan Barang Pengadaan Bekas Saat Pilkada 2024

Sabtu, 12 September 2026 - 14:42 WIB

HIPMI Kota Bekasi Dorong Pengusaha Muda Naik Kelas Lewat Orientasi Batch 4

Kamis, 10 September 2026 - 13:34 WIB

Jadi Sorotan, Anggaran BumDes Makaaruyen Modoinding Diduga Disalahgunakan

Kamis, 10 September 2026 - 12:12 WIB

Praktisi Hukum Sulut Soroti Sengketa Pilhut Tumpaan Minsel 2022: Kenapa Bupati Berani Tidak Jalankan Putusan

Rabu, 9 September 2026 - 16:15 WIB

‎Tingkatkan PAD, Pemkot Bekasi dan BPN Jalin Kerja Sama Integrasikan Data Pertanahan

Berita Terbaru