Kemampuan Interoperabilitas Ketiga Matra Diuji Dalam Latgab TNI

- Jurnalis

Rabu, 2 Agustus 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA – Latihan Gabungan TNI kali ini merupakan tonggak penting untuk melihat sejauh mana tingkat kesiapan dan kemampuan TNI dalam menangkal juga menindak beragam potensi ancaman terhadap kedaulatan Negara.

Hal tersebut disampaikan Panglima TNI Laksamana TNI Yudo Margono, S.E., M.M. saat menutup acara Latihan Gabungan TNI Dharma Yudha Tahun 2023, bertempat di Puslatpur  Marinir 5 Baluran Asembagus, Jawa Timur, Selasa (1/8/2023).

Panglima TNI menyampaikan bahwa latihan gabungan yang dilaksanakan merupakan bentuk pertanggungjawaban kepada bangsa dan negara. “Latihan ini juga sekaligus sebagai upaya untuk meningkatkan kemampuan TNI dalam setiap aspek penugasan guna mewujudkan TNI sebagai Patriot NKRI,” terang Laksamana Yudo Margono.

Baca Juga :  PWI Pusat Tegaskan Kepemimpinan Kesit Budi Handoyo di PWI Provinsi DKI Jakarta

Berbagai tantangan dan perubahan situasi global yang sangat dinamis akan selalu menjadi ujian bagi kesiapan dan adaptabilitas TNI dalam menjalankan tugas pokoknya.

“Kita semua patut berbangga bahwa TNI secara terpadu Tri Matra mampu menunjukan kemampuan terbaik yang dimiliki kepada seluruh rakyat Indonesia,” jelas orang nomor satu di tubuh TNI.

Lebih jauh Panglima TNI menjelaskan bahwa dalam latihan gabungan ini TNI dihadapkan dengan berbagai kemungkinan situasi dan skenario yang harus dipecahkan. ” Hal ini dilakukan dalam upaya meningkatkan kemampuan taktik perorangan maupun satuan, serta menguji kesiapan alutsista TNI, mengasah doktrin operasi gabungan TNI, serta mengetahui sampai sejauh mana kemampuan interoperabilitas antara ketiga matra,” jelasnya.

Baca Juga :  HUT Gobor ke-1, Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) Apresiasi Gowes Oboran

Di akhir amanatnya, Panglima TNI memberikan penekanan sebagai pedoman kepada penyelenggara dan peserta latihan guna meningkatkan kemampuan dimasa mendatang, diantaraya lanjutkan terus siklus latihan secara terencana, bertahap dan berkelanjutan, yang kedua perkuat terus interoperabilitas TNI, sedangkan yang ketiga laksanakan evaluasi secara menyeluruh dan yang terakhir gunakan hasil evaluasi latihan untuk menekan “kesenjangan” dan mengukur “kesesuaian” antara hasil latihan dan kondisi riil di satuan.

 

 

Sumber Berita : Kabidpenum Puspen TNI Kolonel Sus Aidil

Berita Terkait

Pendaftaran Anugerah Jurnalistik KPU 2026 Resmi Dibuka, Angkat Tema 73 Tahun KPU RI Kawal Demokrasi Indonesia
Ketika Puskesmas Pondok Gede Mengetuk Pintu Rumah Balita Stunting
Bawaslu Minsel Diduga Pakai Perusahaan Bodong dan Barang Pengadaan Bekas Saat Pilkada 2024
HIPMI Kota Bekasi Dorong Pengusaha Muda Naik Kelas Lewat Orientasi Batch 4
Jadi Sorotan, Anggaran BumDes Makaaruyen Modoinding Diduga Disalahgunakan
Praktisi Hukum Sulut Soroti Sengketa Pilhut Tumpaan Minsel 2022: Kenapa Bupati Berani Tidak Jalankan Putusan
Pemdes Pinaling Amurang Timur Gelar HUT Desa Ke 135 Tahun, Berbagai Lomba Diadakan
Erupsi Anak Krakatau Berdampak ke Bekasi, Tri Minta Perhatian Lebih untuk Anak dan Lansia

Berita Terkait

Jumat, 9 Oktober 2026 - 11:10 WIB

Pendaftaran Anugerah Jurnalistik KPU 2026 Resmi Dibuka, Angkat Tema 73 Tahun KPU RI Kawal Demokrasi Indonesia

Kamis, 8 Oktober 2026 - 18:41 WIB

Ketika Puskesmas Pondok Gede Mengetuk Pintu Rumah Balita Stunting

Selasa, 15 September 2026 - 09:48 WIB

Bawaslu Minsel Diduga Pakai Perusahaan Bodong dan Barang Pengadaan Bekas Saat Pilkada 2024

Sabtu, 12 September 2026 - 14:42 WIB

HIPMI Kota Bekasi Dorong Pengusaha Muda Naik Kelas Lewat Orientasi Batch 4

Kamis, 10 September 2026 - 13:34 WIB

Jadi Sorotan, Anggaran BumDes Makaaruyen Modoinding Diduga Disalahgunakan

Berita Terbaru