Ketua Dewan Pembina Raja Praburaka Buka Lahan Pertanian 10 Hektar di Taput, Dukung Program Ketahanan Pangan Prabowo

- Jurnalis

Jumat, 25 April 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

TAPANULI – Ketua Dewan Pembina Relawan Penjaga Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming Raka (Raja Praburaka), Hendri Siregar buka lahan pertanian di Desa Huta Ginjang, Kecamatan Muara, Kabupaten Tapanuli Utara (Taput) Provinsi Sumatera Utara (Sumut).

Pembukaan lahan pertanian ini, dihadiri Camat Muara Mutihan Simare-mare, Kapolsek Muara, AKP SP Siringo-ringo, Danramil, Peltu A lumbantoruan, Kepala Desa Huta Ginjang, Edward Siregar dan tokoh masyakarat, Noptiker Siregar, Jumat (25/4/2025).

Menurut Hendri Siregar, program pertanian di atas lahan seluas 10 hektar lebih ini, merupakan bentuk dukungan terhadap program Presiden RI Prabowo Subianto. Inisiatif ini dilakukan untuk menjamin ketersediaan, keterjangkauan, dan keamanan pangan bagi masyarakat di Kabupaten Tapanuli Utara.

Menurut Hendri, di wilayah Kabupaten Taput, khususnya Kecamatan Muara, masih banyak lahan kosong yang layak dikembangkan untuk lokasi pertanian dalam rangka mendukung program ketahanan pangan nasional.

Baca Juga :  Menaker Yassierli Tinjau Posko Peduli K3 Mudik, Pastikan Awak Angkutan Sehat demi Mudik Aman

Dia berharap melalui program menanam jagung dan “Ubi Jepang” yang dimulai di Desa Huta Ginjang ini, akan memotivasi warga sekitar agar semakin giat mengelola lahan kosong demi ketahanan pangan di wilayah Taput.

“Saya mengucapkan terima kasih kepada Pak Camat, Kapolsek, Koramil dan Kepala Desa Huta Ginjang yang telah mendukung program ini. Kami berharap dengan program ayo bertani, masyarakat di Kecamatan Muara akan termotivasi untuk mengembangkan lahan-lahan pertanian,” ujar Hendri Siregar, Jumat (25/4/2025).

Hal yang sama juga disampaikan Danramil Kecamatan Muara, Peltu TNI A Lumbantoruan. Menurutnya, program ini sangat bagus untuk mencapai swasembada pangan, sehingga masyarakat lebih mandiri dan tidak ketergantungan terhadap kebutuhan pokok dengan negara lain.

Dia mengakui program yang dilakukan Raja Praburaka sangat bagus untuk memastikan akses yang cukup terhadap bahan pangan yang berkualitas, khususnya di tengah tantangan seperti pertumbuhan penduduk, perubahan iklim, dan bencana alam.

Baca Juga :  Puntung Rokok Diduga Penyebab Terbakarnya Lapak di Pulau Harapan

Ketahanan pangan merupakan prioritas utama dalam pembangunan suatu negara. Untuk mencapai tujuan tersebut, penting untuk merancang program kegiatan yang terstruktur dan berkelanjutan. Penguatan ketahanan pangan di tingkat desa memerlukan kerjasama erat antara pemerintah, lembaga sosial, dan masyarakat.

Untuk diketahui, Presiden Prabowo Subianto sedang mengembangkan program utama ketahanan pangan. Alasannya, karena masalah pangan adalah masalah kedaulatan. Masalah pangan adalah masalah kemerdekaan. Masalah pangan adalah masalah survival sebagai bangsa.

Menurut Presiden Prabowo dalam menjaga ketahanan pangan tidak boleh ada pihak yang mencari keuntungan secara berlebihan. Untuk itu, Prabowo menegaskan bahwa pengusaha harus tetap mendapat keuntungan wajar, tetapi kesejahteraan petani tetap menjadi prioritas utama. (*)

Berita Terkait

BPC HIPMI Kota Bekasi Bekali Pemenang Technopreuner Camp Strategi Bisnia Era Digitalisasi
Hari Santri 2026, Tri Adhianto Dorong Pesantren Jadi Ruang Pendidikan yang Aman dan Berkarakter
Business Matching Day Bogor-Bekasi-Depok, HIPMI Kota Bekasi Perkuat Ekosistem Bisnis, Peluang Pasar dan Supplier Makin Terbuka
PWI-Lemhannas Teken MoU untuk Menjaga Ketahanan Nasional
Temy Hermanto Sambut Peluang Proyek Konstruksi: Saatnya Pengusaha Muda Tumbuh dan Buka Lapangan Kerja
Pendaftaran Anugerah Jurnalistik KPU 2026 Resmi Dibuka, Angkat Tema 73 Tahun KPU RI Kawal Demokrasi Indonesia
Ketika Puskesmas Pondok Gede Mengetuk Pintu Rumah Balita Stunting
‎DLH Kota Bekasi Perihal Rencana PSEL Ciketing Udik, Pirolisis BBM, dan Progress PKS Bantargebang

Berita Terkait

Rabu, 28 Oktober 2026 - 17:26 WIB

BPC HIPMI Kota Bekasi Bekali Pemenang Technopreuner Camp Strategi Bisnia Era Digitalisasi

Kamis, 22 Oktober 2026 - 17:37 WIB

Hari Santri 2026, Tri Adhianto Dorong Pesantren Jadi Ruang Pendidikan yang Aman dan Berkarakter

Minggu, 18 Oktober 2026 - 18:02 WIB

Business Matching Day Bogor-Bekasi-Depok, HIPMI Kota Bekasi Perkuat Ekosistem Bisnis, Peluang Pasar dan Supplier Makin Terbuka

Kamis, 15 Oktober 2026 - 18:58 WIB

PWI-Lemhannas Teken MoU untuk Menjaga Ketahanan Nasional

Kamis, 15 Oktober 2026 - 13:14 WIB

Temy Hermanto Sambut Peluang Proyek Konstruksi: Saatnya Pengusaha Muda Tumbuh dan Buka Lapangan Kerja

Berita Terbaru