PWI Bekasi Raya Rapat Organisasi Penguatan Tupoksi dan Program Kerja

- Jurnalis

Jumat, 26 September 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BEKASI, 26 September 2025 – Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Bekasi Raya kembali meneguhkan komitmen memperkuat soliditas organisasi melalui Rapat Koordinasi Pengurus dan Anggota yang digelar di Aula PWI Bekasi Raya. Rapat dihadiri 65 anggota, termasuk jajaran pengurus, dewan pembina, dewan penasehat, serta unsur PWI Peduli Bekasi Raya.

Agenda utama mencakup pembahasan program kerja, evaluasi efektivitas kehadiran/absensi, serta penguatan tupoksi setiap bidang organisasi.

Penegasan Ketua PWI: Disiplin adalah Marwah Organisasi

Ketua PWI Bekasi Raya, Ade Muksin, S.H., menegaskan bahwa kedisiplinan anggota bukan hanya soal administratif, tetapi menyangkut marwah organisasi. Menurutnya, minimnya kehadiran anggota dalam agenda PWI akan menjadi catatan serius dan berdampak langsung terhadap perpanjangan Kartu Tanda Anggota (KTA) PWI.

“Organisasi ini milik kita bersama. Kalau anggota abai terhadap kehadiran, lalu bagaimana kita bisa menuntut penghargaan dari luar? Absensi akan terus dievaluasi, bahkan menjadi syarat mutlak untuk perpanjangan KTA. PWI butuh anggota yang peduli, aktif, dan loyal,” tegas Ade.

Tupoksi & Program Kerja: Dari Pendidikan hingga Kesejahteraan

Baca Juga :  Gerakan Pemuda Kepulauan Nias (GPKN), Hadir Dengan Visi: Menyatukan Pemuda Ono Niha

Rapat juga membedah secara rinci tugas pokok dan fungsi (tupoksi) pengurus dan bidang-bidang, mulai dari penguatan kapasitas wartawan (OKK, UKW, workshop etika jurnalistik), advokasi hukum, kerja sama strategis, hingga pengembangan usaha ekonomi anggota.

Beberapa program unggulan yang ditegaskan antara lain:

Bidang Organisasi: Database digital anggota & rekrutmen terbuka.

Bidang Pendidikan & Pelatihan: UKW 2x setahun, workshop jurnalistik investigasi.

Bidang Multimedia: Portal berita resmi PWI Bekasi Raya & pelatihan jurnalistik digital.

Bidang Kesejahteraan: Santunan, BPJS kesehatan, bazar murah untuk anggota.

Bidang Seni Budaya & Pariwisata: Festival Jurnalistik & promosi wisata lokal.

Ade Muksin menekankan, program-program ini hanya akan efektif jika anggota benar-benar hadir, terlibat, dan memberi kontribusi nyata.

Evaluasi Kehadiran Anggota: Absensi Wajib Dua Kali Seminggu

Dalam rapat ditegaskan kembali aturan absensi wajib hadir minimal dua kali dalam seminggu. Fakta di lapangan menunjukkan tingkat kehadiran masih rendah. Oleh karena itu, pengurus memutuskan evaluasi akan dilakukan berkala, dan ketidakpatuhan akan berimplikasi pada hak keanggotaan.

Baca Juga :  Pilkada Lebak 2024 Akan Seru, 24 Nama Berpeluang Jadi Calon, Ada Nama Adde Rosi dan Rizki Auliya

“Ini bukan soal menggugurkan kewajiban, tapi membangun tradisi disiplin. Kalau wartawan bisa disiplin dalam organisasi, dia juga akan disiplin dalam profesinya. PWI Bekasi Raya ingin jadi barometer kedisiplinan wartawan di Jawa Barat,” tambah Ade.

PWI Peduli Bekasi Raya Turut Hadir

Rapat juga dihadiri jajaran PWI Peduli Bekasi Raya, yang menegaskan komitmennya untuk mendukung program sosial kemasyarakatan organisasi. Sinergi antara pengurus, anggota, dan unit kerja PWI Peduli diharapkan menjadi energi kolektif memperkuat citra PWI di mata publik.

Pesan Penutup: Jadikan PWI Rumah Bersama

Mengakhiri rapat, Ade Muksin mengingatkan kembali pentingnya semangat kebersamaan:

“Jangan jadikan PWI sekadar nama di kartu. Jadikan organisasi ini rumah bersama tempat kita belajar, tumbuh, dan berjuang menjaga martabat profesi wartawan. Mari peduli, mari hadir, mari disiplin. Karena tanpa kita, PWI bukan apa-apa.”

Dengan demikian, rapat koordinasi ini menjadi momentum penting memperkuat pondasi organisasi, menegakkan disiplin anggota, dan memastikan PWI Bekasi Raya tetap relevan, solid, dan dihormati di tengah dinamika dunia jurnalistik.

Penulis : Dicky Machruzar Siregar

Berita Terkait

BPC HIPMI Kota Bekasi Bekali Pemenang Technopreuner Camp Strategi Bisnia Era Digitalisasi
‎Disdukcapil Kota Bekasi Tegaskan IKD Hanya Instrumen Pendukung Perlinsos Digital, Bukan Penentu Bantuan
Business Matching Day Bogor-Bekasi-Depok, HIPMI Kota Bekasi Perkuat Ekosistem Bisnis, Peluang Pasar dan Supplier Makin Terbuka
Lantik Pengurus PWI Sulsel Periode 2026–2031, Ketum PWI Pusat Ingatkan Pentingnya Kode Etik
Pemkab Bekasi Dinilai Belum Menjawab Tuntutan Insan Pers, Koordinator Aksi Beri Ultimatum 7 Hari dan PWI Bekasi Raya Sesalkan Absennya Kadis LH
Temy Hermanto Sambut Peluang Proyek Konstruksi: Saatnya Pengusaha Muda Tumbuh dan Buka Lapangan Kerja
Pendaftaran Anugerah Jurnalistik KPU 2026 Resmi Dibuka, Angkat Tema 73 Tahun KPU RI Kawal Demokrasi Indonesia
Ketika Puskesmas Pondok Gede Mengetuk Pintu Rumah Balita Stunting

Berita Terkait

Rabu, 28 Oktober 2026 - 17:26 WIB

BPC HIPMI Kota Bekasi Bekali Pemenang Technopreuner Camp Strategi Bisnia Era Digitalisasi

Senin, 19 Oktober 2026 - 12:38 WIB

‎Disdukcapil Kota Bekasi Tegaskan IKD Hanya Instrumen Pendukung Perlinsos Digital, Bukan Penentu Bantuan

Minggu, 18 Oktober 2026 - 18:02 WIB

Business Matching Day Bogor-Bekasi-Depok, HIPMI Kota Bekasi Perkuat Ekosistem Bisnis, Peluang Pasar dan Supplier Makin Terbuka

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 19:58 WIB

Lantik Pengurus PWI Sulsel Periode 2026–2031, Ketum PWI Pusat Ingatkan Pentingnya Kode Etik

Kamis, 15 Oktober 2026 - 19:32 WIB

Pemkab Bekasi Dinilai Belum Menjawab Tuntutan Insan Pers, Koordinator Aksi Beri Ultimatum 7 Hari dan PWI Bekasi Raya Sesalkan Absennya Kadis LH

Berita Terbaru