Kota Bekasi Perkuat Transparansi dan Akuntabilitas Melalui Workshop Evaluasi Keuangan Kelurahan 2025

- Jurnalis

Rabu, 19 November 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KOTA BEKASI — Wakil Wali Kota Bekasi, Harris Bobihoe, secara resmi membuka Workshop Evaluasi Pengelolaan Keuangan dan Pembangunan Desa/Kelurahan Tahun 2025 yang berlangsung di Balai Patriot, Selasa, (18/11).

Kegiatan ini turut dihadiri oleh Anggota DPR RI Komisi XI, H. Muhammad Kholid, Kepala Perwakilan BPKP Provinsi Jawa Barat, Ikhwan Mulyawan, perwakilan Forkopimda serta seluruh Camat dan Lurah se-Kota Bekasi. Workshop ini digelar sebagai bentuk penguatan kapasitas aparatur dalam mengelola pembangunan dan keuangan kelurahan secara akuntabel, transparan, dan tepat sasaran.

Dalam sambutannya, Harris Bobihoe menekankan bahwa tantangan pembangunan di Kota Bekasi semakin kompleks, terutama terkait pemerataan pelayanan publik, pengelolaan keuangan daerah, dan peningkatan kesejahteraan masyarakat.

Baca Juga :  ‎Imigrasi Bekasi Tetapkan 7 Desa Binaan untuk Cegah TPPO dan PMI Nonprosedural

“Kota Bekasi menghadapi dinamika urbanisasi yang sangat pesat. Hal ini menuntut kita untuk semakin tanggap, transparan, dan inovatif dalam mengelola pembangunan, terutama di tingkat kelurahan yang menjadi ujung tombak pelayanan kepada masyarakat,” ujar Harris.

Ia menambahkan bahwa keberhasilan pembangunan daerah sangat bergantung pada tata kelola keuangan dan perencanaan yang baik di tingkat kelurahan sebagai garda terdepan pelayanan publik.

“Saya mengingatkan kembali pentingnya disiplin anggaran, perencanaan yang matang, pelaporan yang tepat waktu, serta koordinasi antar instansi yang sinergis. Saya harap giat ini dapat dimanfaatkan semaksimal mungkin oleh seluruh perangkat kelurahan,” ungkap Harris.

Baca Juga :  Sejumlah 335 Tokoh Terima Tanda Kehormatan di Istana Negara

“Kepada para camat, saya minta untuk terus mengawal program-program pembangunan di kelurahan agar lebih terarah dalam pelaksanaan dan pelaporannya, sehingga tercipta Kota Bekasi yang nyaman kotanya, sejahtera warganya,” tutupnya.

Workshop ini diharapkan dapat menjadi sarana evaluasi sekaligus peningkatan kapasitas bagi aparat kelurahan dalam mengelola keuangan dan pembangunan secara efektif, akuntabel, serta sesuai regulasi, sehingga mampu menjawab tantangan dan kebutuhan masyarakat Kota Bekasi yang terus berkembang.

(Bon/ Dokpim)

Berita Terkait

Business Matching Day Bogor-Bekasi-Depok, HIPMI Kota Bekasi Perkuat Ekosistem Bisnis, Peluang Pasar dan Supplier Makin Terbuka
Temy Hermanto Sambut Peluang Proyek Konstruksi: Saatnya Pengusaha Muda Tumbuh dan Buka Lapangan Kerja
Pendaftaran Anugerah Jurnalistik KPU 2026 Resmi Dibuka, Angkat Tema 73 Tahun KPU RI Kawal Demokrasi Indonesia
Ketika Puskesmas Pondok Gede Mengetuk Pintu Rumah Balita Stunting
Bawaslu Minsel Diduga Pakai Perusahaan Bodong dan Barang Pengadaan Bekas Saat Pilkada 2024
HIPMI Kota Bekasi Dorong Pengusaha Muda Naik Kelas Lewat Orientasi Batch 4
Jadi Sorotan, Anggaran BumDes Makaaruyen Modoinding Diduga Disalahgunakan
Praktisi Hukum Sulut Soroti Sengketa Pilhut Tumpaan Minsel 2022: Kenapa Bupati Berani Tidak Jalankan Putusan

Berita Terkait

Minggu, 18 Oktober 2026 - 18:02 WIB

Business Matching Day Bogor-Bekasi-Depok, HIPMI Kota Bekasi Perkuat Ekosistem Bisnis, Peluang Pasar dan Supplier Makin Terbuka

Kamis, 15 Oktober 2026 - 13:14 WIB

Temy Hermanto Sambut Peluang Proyek Konstruksi: Saatnya Pengusaha Muda Tumbuh dan Buka Lapangan Kerja

Jumat, 9 Oktober 2026 - 11:10 WIB

Pendaftaran Anugerah Jurnalistik KPU 2026 Resmi Dibuka, Angkat Tema 73 Tahun KPU RI Kawal Demokrasi Indonesia

Kamis, 8 Oktober 2026 - 18:41 WIB

Ketika Puskesmas Pondok Gede Mengetuk Pintu Rumah Balita Stunting

Selasa, 15 September 2026 - 09:48 WIB

Bawaslu Minsel Diduga Pakai Perusahaan Bodong dan Barang Pengadaan Bekas Saat Pilkada 2024

Berita Terbaru