FWPL Soroti Darurat Sampah Bekasi: Bukan Sekadar Hujan, Tapi Kelalaian Tata Kelola

- Jurnalis

Minggu, 18 Januari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BEKASI – Forum Wartawan Peduli Lingkungan (FWPL) menyoroti kondisi darurat sampah di Kota Bekasi menyusul terganggunya operasional Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Sumur Batu akibat hujan yang terjadi secara terus-menerus dalam beberapa waktu terakhir.

Ketua FWPL, Ade Muksin, menegaskan bahwa krisis sampah yang kini terjadi tidak bisa semata-mata disalahkan pada faktor cuaca. Menurutnya, kondisi tersebut merupakan akumulasi dari lemahnya perencanaan, mitigasi risiko, dan tata kelola lingkungan oleh Pemerintah Kota Bekasi.

“Hujan adalah peristiwa tahunan yang seharusnya sudah diperhitungkan dalam perencanaan pengelolaan sampah. Jika TPA sampai longsor dan akses tertutup, itu menandakan ada kelalaian sistemik, bukan kejadian mendadak,” ujar Ade Muksin, Minggu (18/01/2026).

Baca Juga :  Pihak PT Kawanua Coconut Nusantara Sebut Kantongi Izin, Kadis DLH Minsel: Sudah Ada Dasar Untuk Melakukan Kegiatan

Ade menjelaskan, persoalan overkapasitas TPA Sumur Batu bukan isu baru dan telah berulang kali disoroti berbagai pihak. Namun hingga kini, belum terlihat langkah strategis yang benar-benar menyentuh akar persoalan, terutama dalam pengurangan sampah dari hulu dan penguatan infrastruktur pengolahan.

“Yang paling dirugikan adalah masyarakat. Sampah menumpuk di permukiman, pengangkutan tersendat, dan potensi gangguan kesehatan semakin besar. Ini menyangkut pelayanan dasar yang seharusnya menjadi prioritas pemerintah daerah,” tegasnya.

FWPL menilai darurat sampah ini tidak hanya berdampak pada lingkungan, tetapi juga mencerminkan rendahnya akuntabilitas kebijakan lingkungan hidup. Pemerintah daerah didorong untuk melakukan evaluasi menyeluruh terhadap pengelolaan TPA, penggunaan anggaran, serta kebijakan jangka menengah dan panjang di sektor persampahan.

Baca Juga :  Dinkes Kota Bekasi: Ucapan Selamat Hari Sumpah Pemuda 2021

“Jika pemerintah hanya merespons dengan langkah darurat tanpa pembenahan struktural, krisis seperti ini akan terus berulang setiap musim hujan. Bekasi membutuhkan kepemimpinan lingkungan yang tegas, terukur, dan berkelanjutan,” kata Ade.

Sebagai informasi, Forum Wartawan Peduli Lingkungan (FWPL) merupakan wadah jurnalis lintas media yang fokus pada isu lingkungan hidup, kebijakan publik, dan keberlanjutan.

FWPL aktif melakukan advokasi, edukasi publik, serta pengawasan kebijakan lingkungan agar sejalan dengan prinsip perlindungan lingkungan dan kepentingan masyarakat.

FWPL mendesak Pemerintah Kota Bekasi untuk segera mengambil langkah konkret dan transparan agar persoalan sampah tidak terus menjadi krisis tahunan yang merugikan publik. (Rls)

Berita Terkait

‎DLH Kota Bekasi Perihal Rencana PSEL Ciketing Udik, Pirolisis BBM, dan Progress PKS Bantargebang
Bawaslu Minsel Diduga Pakai Perusahaan Bodong dan Barang Pengadaan Bekas Saat Pilkada 2024
HIPMI Kota Bekasi Dorong Pengusaha Muda Naik Kelas Lewat Orientasi Batch 4
Jadi Sorotan, Anggaran BumDes Makaaruyen Modoinding Diduga Disalahgunakan
Praktisi Hukum Sulut Soroti Sengketa Pilhut Tumpaan Minsel 2022: Kenapa Bupati Berani Tidak Jalankan Putusan
Pemdes Pinaling Amurang Timur Gelar HUT Desa Ke 135 Tahun, Berbagai Lomba Diadakan
Erupsi Anak Krakatau Berdampak ke Bekasi, Tri Minta Perhatian Lebih untuk Anak dan Lansia
Dugaan Maladministrasi Pelayanan Publik Di PN Manado Jadi Sorotan Tajam

Berita Terkait

Selasa, 29 September 2026 - 10:52 WIB

‎DLH Kota Bekasi Perihal Rencana PSEL Ciketing Udik, Pirolisis BBM, dan Progress PKS Bantargebang

Selasa, 15 September 2026 - 09:48 WIB

Bawaslu Minsel Diduga Pakai Perusahaan Bodong dan Barang Pengadaan Bekas Saat Pilkada 2024

Sabtu, 12 September 2026 - 14:42 WIB

HIPMI Kota Bekasi Dorong Pengusaha Muda Naik Kelas Lewat Orientasi Batch 4

Kamis, 10 September 2026 - 13:34 WIB

Jadi Sorotan, Anggaran BumDes Makaaruyen Modoinding Diduga Disalahgunakan

Kamis, 10 September 2026 - 12:12 WIB

Praktisi Hukum Sulut Soroti Sengketa Pilhut Tumpaan Minsel 2022: Kenapa Bupati Berani Tidak Jalankan Putusan

Berita Terbaru