Wali Kota Bekasi Buka Temu Karya Karang Taruna VII Kota Bekasi, Pentingnya Pembangunan SDM Seimbang dengan Infrastruktur

- Jurnalis

Sabtu, 20 Juni 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wali Kota Bekasi, Tri Adhianto membuka Temu Karya Karang Taruna VII Kota Bekasi dengan menekankan pentingnya pembangunan sumber daya manusia (SDM) sebagai bagian dari pembangunan daerah yang berkelanjutan.

Temu Karya Karang Taruna VII Kota Bekasi turut dihadiri oleh Ahmad Taufik, Ketua Karang Taruna Provinsi Jawa Barat, beserta jajaran pengurus dan perwakilan Karang Taruna dari berbagai wilayah di Kota Bekasi.

Dalam sambutannya, ia menyampaikan bahwa perubahan dalam organisasi harus dimulai dari karakter dan kualitas pribadi setiap anggota. Menurutnya, hanya karakter diri sendiri yang mampu membentuk dan mengubah kepribadian organisasi Karang Taruna menjadi lebih baik.

“Pembangunan kota tidak hanya diukur dari banyaknya jalan, gedung, atau infrastruktur yang dibangun. Yang paling penting adalah bagaimana kita membangun kualitas sumber daya manusia, karena SDM yang kuat akan menjadi fondasi kemajuan Kota Bekasi di masa depan.” ujar Tri.

Baca Juga :  FGD PERADI- SMSI: Membedah KUHAP Baru Dikhawatirkan Melanggar HAM

Ia tegaskan pentingnya konsolidasi organisasi dari tingkat pusat hingga daerah guna memberikan kepastian legalitas dan memperkuat kelembagaan Karang Taruna di seluruh tingkatan.

Pada kesempatan tersebut, Pelaksana Tugas (Plt) Wali Kota Bekasi pengurus menyampaikan sejumlah perhatian terkait organisasi, di antaranya komunikasi yang masih perlu diperkuat serta belum adanya kantor sekretariat Karang Taruna Kota Bekasi sebagai pusat koordinasi kegiatan organisasi.

Ditekankan pula bahwa Karang Taruna merupakan organisasi yang dibangun secara kolektif, bukan perseorangan. Kekuatan organisasi berada di tingkat kecamatan dan kelurahan, sehingga komunikasi dengan akar rumput hingga tingkat RT dan RW harus terus dijaga dan diperkuat.

“Karang Taruna harus menjadi wadah lahirnya generasi muda yang aktif, kreatif, dan peduli terhadap lingkungan sekitarnya. Melalui organisasi yang solid dan komunikasi yang baik hingga tingkat kelurahan dan RW, saya yakin Karang Taruna mampu menjadi mitra strategis pemerintah dalam pembangunan masyarakat.” tambahnya.

Baca Juga :  PLN UP3 Bekasi Edukasi Jarak Aman Jaringan Listrik demi Keselamatan Masyarakat

Wali Kota Bekasi juga menyampaikan bahwa pembangunan Kota Bekasi tidak hanya mencakup pembangunan infrastruktur seperti jalan dan polder pengendali banjir, tetapi juga pembangunan sumber daya manusia yang berkualitas. Menurutnya, kedua aspek tersebut harus berjalan seiring untuk mendukung kemajuan daerah.

Sebagai ilustrasi, ia mengibaratkan perbedaan pandangan dalam organisasi seperti masyarakat yang bebas memilih negara favorit dalam ajang Piala Dunia. Perbedaan pilihan dan pendapat merupakan hal yang wajar, namun seluruh pihak tetap memiliki tujuan yang sama, yaitu membangun organisasi yang lebih baik dan bermanfaat bagi masyarakat. (*/)

Berita Terkait

Menko Bidang PM, Cak Imin Sebut Vida Role Model, Wali Kota Bekasi Siapkan Perluasan Pasar Rakyat
‎Pendapatan Pajak Kota Bekasi Per September 2026, Bapenda: PBB-P2 Capai Rp475 Miliar, BPHTB Rp297 Miliar
‎Bukan Cuma Padamkan Api, Damkar Kota Bekasi Ternyata Pernah Evakuasi Buaya: Catat Nomor Penting!
Bawaslu Minsel Diduga Pakai Perusahaan Bodong dan Barang Pengadaan Bekas Saat Pilkada 2024
HIPMI Kota Bekasi Dorong Pengusaha Muda Naik Kelas Lewat Orientasi Batch 4
Jadi Sorotan, Anggaran BumDes Makaaruyen Modoinding Diduga Disalahgunakan
Praktisi Hukum Sulut Soroti Sengketa Pilhut Tumpaan Minsel 2022: Kenapa Bupati Berani Tidak Jalankan Putusan
Kepala BPN Kota Bekasi Resmi Teken PKS Integrasi Data NIB-NOP dengan Wali Kota Bekasi

Berita Terkait

Minggu, 4 Oktober 2026 - 16:52 WIB

Menko Bidang PM, Cak Imin Sebut Vida Role Model, Wali Kota Bekasi Siapkan Perluasan Pasar Rakyat

Jumat, 18 September 2026 - 12:06 WIB

‎Pendapatan Pajak Kota Bekasi Per September 2026, Bapenda: PBB-P2 Capai Rp475 Miliar, BPHTB Rp297 Miliar

Rabu, 16 September 2026 - 17:17 WIB

‎Bukan Cuma Padamkan Api, Damkar Kota Bekasi Ternyata Pernah Evakuasi Buaya: Catat Nomor Penting!

Selasa, 15 September 2026 - 09:48 WIB

Bawaslu Minsel Diduga Pakai Perusahaan Bodong dan Barang Pengadaan Bekas Saat Pilkada 2024

Sabtu, 12 September 2026 - 14:42 WIB

HIPMI Kota Bekasi Dorong Pengusaha Muda Naik Kelas Lewat Orientasi Batch 4

Berita Terbaru