Penataan Kawasan Pondok Gede dan Pasar Baru Jadi Awal Pembenahan Persoalan Menahun di Era Tri Adhianto

- Jurnalis

Selasa, 23 Juni 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pemerintah Kota Bekasi terus melakukan pembenahan kawasan-kawasan perdagangan yang selama bertahun-tahun menjadi perhatian masyarakat. Setelah penataan kawasan Pasar Pondok Gede yang mulai berjalan dalam beberapa waktu terakhir, kini Pemerintah Kota Bekasi melanjutkan langkah serupa di kawasan Pasar Baru dan Jalan Juanda.

Wali Kota Bekasi Tri Adhianto menegaskan bahwa penataan kawasan pasar bukan pekerjaan yang dapat dilakukan secara instan. Dibutuhkan proses panjang mulai dari pendataan serta dialog dengan pedagang, penyediaan lokasi usaha, koordinasi dengan berbagai pihak, hingga penyiapan infrastruktur pendukung agar perubahan yang dilakukan dapat berjalan berkelanjutan.

Menurutnya, sejumlah kawasan yang selama ini identik dengan kemacetan, trotoar yang tidak berfungsi, saluran yang tersumbat, hingga ketidak tertibnya para pedagang, diperlukan perhatian serius dari pemerintah.

“Kita tidak ingin hanya melakukan penertiban sesaat. Yang kita lakukan adalah penataan menyeluruh agar persoalan yang sudah berlangsung bertahun-tahun bisa diselesaikan secara bertahap dan berkelanjutan,” ujar Tri Adhianto.

Baca Juga :  Polda Sulsel Ungkap 490 Kasus Kejahatan Dalam Ops Pekat Lipu, Termasuk Peredaran Senpi Ilegal

Ia menjelaskan bahwa Pemerintah Kota Bekasi saat ini fokus menyelesaikan berbagai persoalan dasar perkotaan yang selama ini menjadi keluhan masyarakat. Penataan Pasar Pondok Gede dan Pasar Baru menjadi bagian dari upaya mengembalikan fungsi ruang publik sekaligus menciptakan kawasan perdagangan yang lebih tertib dan nyaman.

Selain menata aktivitas perdagangan, pemerintah juga melakukan pembenahan infrastruktur pendukung seperti drainase, penerangan jalan, trotoar, serta aksesibilitas kawasan agar manfaat penataan dapat dirasakan secara langsung oleh masyarakat.

Tri menilai perubahan tidak selalu dapat terlihat dalam waktu singkat. Namun berbagai langkah yang saat ini dilakukan merupakan bagian dari komitmen pemerintah untuk menyelesaikan persoalan-persoalan lama yang selama bertahun-tahun belum mendapatkan penanganan secara menyeluruh.

Baca Juga :  Bappelitbangda Kota Bekasi Alokasikan Dana Rp. 371 Juta untuk Jasa Konsultansi RP2KPKPK, Upaya Tangani Perumahan Permukiman Kumuh?

“Masalah yang sudah puluhan tahun tentu tidak bisa selesai dalam hitungan hari. Tetapi yang terpenting adalah hari ini kita mulai menyelesaikannya satu per satu. Pemerintah hadir, bekerja, dan memastikan perubahan itu benar-benar bermanfaat untuk masyarakat,.” katanya.

“Tujuan utama penataan ini bukan memindahkan masalah dari satu tempat ke tempat lain, melainkan menghadirkan solusi yang bisa bertahan dalam jangka panjang,” tambahnya.

Pemerintah Kota Bekasi memastikan upaya penataan kawasan-kawasan strategis akan terus dilakukan secara bertahap sesuai kebutuhan dan kesiapan di lapangan. Dengan langkah tersebut, diharapkan semakin banyak kawasan yang menjadi lebih tertib, nyaman, serta mampu mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat.

(Ndoet)

Berita Terkait

Bawaslu Minsel Diduga Pakai Perusahaan Bodong dan Barang Pengadaan Bekas Saat Pilkada 2024
HIPMI Kota Bekasi Dorong Pengusaha Muda Naik Kelas Lewat Orientasi Batch 4
Jadi Sorotan, Anggaran BumDes Makaaruyen Modoinding Diduga Disalahgunakan
Praktisi Hukum Sulut Soroti Sengketa Pilhut Tumpaan Minsel 2022: Kenapa Bupati Berani Tidak Jalankan Putusan
Pemdes Pinaling Amurang Timur Gelar HUT Desa Ke 135 Tahun, Berbagai Lomba Diadakan
Japnas Bekasi Dilantik, Temy Hermanto: Perkuat Jaringan, Besarkan Pengusaha Bekasi
Erupsi Anak Krakatau Berdampak ke Bekasi, Tri Minta Perhatian Lebih untuk Anak dan Lansia
Dugaan Maladministrasi Pelayanan Publik Di PN Manado Jadi Sorotan Tajam

Berita Terkait

Selasa, 15 September 2026 - 09:48 WIB

Bawaslu Minsel Diduga Pakai Perusahaan Bodong dan Barang Pengadaan Bekas Saat Pilkada 2024

Sabtu, 12 September 2026 - 14:42 WIB

HIPMI Kota Bekasi Dorong Pengusaha Muda Naik Kelas Lewat Orientasi Batch 4

Kamis, 10 September 2026 - 13:34 WIB

Jadi Sorotan, Anggaran BumDes Makaaruyen Modoinding Diduga Disalahgunakan

Kamis, 10 September 2026 - 12:12 WIB

Praktisi Hukum Sulut Soroti Sengketa Pilhut Tumpaan Minsel 2022: Kenapa Bupati Berani Tidak Jalankan Putusan

Senin, 7 September 2026 - 17:51 WIB

Pemdes Pinaling Amurang Timur Gelar HUT Desa Ke 135 Tahun, Berbagai Lomba Diadakan

Berita Terbaru