Tekan Angka Stunting Pemkot Bekasi Gelar Rembuk Stunting

- Jurnalis

Senin, 11 Juli 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KOTA BEKASI – Sekretaris Daerah Kota Bekasi Reny Hendrawati bersama Plt TP PKK Wiwiek Hargono Tri Adhianto hadiri pembukaan kegiatan Rembuk Stunting Tingkat Kota Bekasi Tahun 2022 di Harris Convention Kota Bekasi.

Kegiatan tersebut dalam rangka mendukung upaya percepatan pencegahan, menekan angka stunting sekaligus penanggulangan stunting di Kota Bekasi. Rembuk Stunting merupakan langkah penting untuk memastikan pelaksanaan rencana kegiatan intervensi pencegahan dan penurunan stunting yang dilakukan secara bersama-sama antara OPD penanggung jawab layanan dengan sektor/lembaga non-pemerintah dan masyarakat.

Acara dihadiri oleh Kepala Dinas Kesehatan Tanti Rohilawati, dan para Kepala OPD, unsur Forkopimda, Camat, Lurah, Kepala Puskesmas se Kota Bekasi.

Untuk diketahui, walaupun angka kasus stunting di Kota Bekasi telah melampaui target yang ditetapkan pemerintah pusat, namun kondisi gagal tumbuh pada anak balita ini masih ditemukan di Kota Bekasi, dimana pada Tahun 2020 sebesar 10,7% dan Tahun 2021 sebesar 7,9% dari sasaran balita di Kota Bekasi. Sehingga Kota Bekasi ditetapkan sebagai lokasi fokus intervensi penurunan stunting sampai dengan Tahun 2024 mendatang.

Baca Juga :  Camat Pondok Gede Ingatkan RW: Pemilahan Sampah dan Minyak Jelantah Jadi Syarat Dana Hibah Rp100 Juta

Dalam sambutannya Sekertaris Daerah Kota Bekasi mengatakan dapat dilihat dari penyebabnya yang multifaktor serta dampak terjadi pada balita dengan kondisi stunting. Tentunya membutuhkan perhatian dan peran serta aktif dari berbagai pihak.

“Penyebabnya yang multifaktor serta dampak terjadi pada balita dengan kondisi stunting. Tentunya sangat mengapresiasi dengan kegiatan rembuk stunting, bersama kita perhatikan generasi penerus kita, ini membutuhkan perhatian penuh dan peran aktif dari berbagai pihak,” ujar Reny Hendrawati

Ditempat yang sama Plt Ketua TP PKK Kota Bekasi Wiwiek Hargono Tri Adhianto menyampaikan pencegahan stunting sangat penting dilakukan melalui dua intervensi yakni intervensi gizi spesifik dan intervensi gizi sensitif. Intervensi gizi spesifik merupakan intervensi yang ditujukan kepada anak dalam 1.000 hari pertama kehidupan (HPK) dan berkontribusi pada 30% penurunan stunting.

Upaya penurunan dan pencegahan stunting kata Wiwiek akan efektif jika intervensi gizi spesifik dan gizi sensitif dilakukan secara kolaborasi dan terintegrasi oleh semua unsur baik dari pemerintah, swasta dan masyarakat.

Baca Juga :  Plt. Wali Kota Bekasi Tri Adhianto Saksikan Laga Persija Vs Persib, Situasi Berjalan Aman Dan Lancar

“Kolaborasi penanganan membutuhkan proses perencanaan pemantapan program/kegiatan lintas sektor untuk meningkatkan ketersediaan layanan intervensi gizi spesifik kepada keluarga dan sasaran intervensi sensitif untuk semua masyarakat terutama masyarakat miskin”, tutur Wiwiek

Tambah Wiwiek menuturkan ,”Melalui rembuk ini, semua pihak perlu bekerjasama dalam mendukung terwujudnya masyarakat dengan konsumsi gizi seimbang, percepatan perbaikan gizi, pemenuhan sanitasi dasar dengan menyusun rencana kegiatan penganggaran sesuai lokus yang kita sepakati bersama dan akan diperluas secara bertahap dengan upaya yang maksimal kita mendapatkan hasil yang baik dalam mewujudkan Indonesia Emas 2045 yang sehat, produktif dan berdaya saing khususnya bagi masyarakat,” tuturnya

Kegiatan juga dirangkaikan dengan penandatanganan komitmen pelaksanaan percepatan pencegahan dan penanggulangan anak stunting di Kota Bekasi. (Adv)

Berita Terkait

Pendaftaran Anugerah Jurnalistik KPU 2026 Resmi Dibuka, Angkat Tema 73 Tahun KPU RI Kawal Demokrasi Indonesia
Ketika Puskesmas Pondok Gede Mengetuk Pintu Rumah Balita Stunting
Kabag Prokopim Kota Bekasi Dicecar Pertanyaan Wartawan Terkait Transparansi Agenda Kepala Daerah dan Fasilitas Pressroom ‎
Bawaslu Minsel Diduga Pakai Perusahaan Bodong dan Barang Pengadaan Bekas Saat Pilkada 2024
HIPMI Kota Bekasi Dorong Pengusaha Muda Naik Kelas Lewat Orientasi Batch 4
Jadi Sorotan, Anggaran BumDes Makaaruyen Modoinding Diduga Disalahgunakan
Praktisi Hukum Sulut Soroti Sengketa Pilhut Tumpaan Minsel 2022: Kenapa Bupati Berani Tidak Jalankan Putusan
‎Tingkatkan PAD, Pemkot Bekasi dan BPN Jalin Kerja Sama Integrasikan Data Pertanahan

Berita Terkait

Jumat, 9 Oktober 2026 - 11:10 WIB

Pendaftaran Anugerah Jurnalistik KPU 2026 Resmi Dibuka, Angkat Tema 73 Tahun KPU RI Kawal Demokrasi Indonesia

Kamis, 8 Oktober 2026 - 18:41 WIB

Ketika Puskesmas Pondok Gede Mengetuk Pintu Rumah Balita Stunting

Senin, 28 September 2026 - 10:15 WIB

Kabag Prokopim Kota Bekasi Dicecar Pertanyaan Wartawan Terkait Transparansi Agenda Kepala Daerah dan Fasilitas Pressroom ‎

Selasa, 15 September 2026 - 09:48 WIB

Bawaslu Minsel Diduga Pakai Perusahaan Bodong dan Barang Pengadaan Bekas Saat Pilkada 2024

Sabtu, 12 September 2026 - 14:42 WIB

HIPMI Kota Bekasi Dorong Pengusaha Muda Naik Kelas Lewat Orientasi Batch 4

Berita Terbaru