Gubernur Lemhannas: Media dan Jurnalis Punya Peran Strategis dalam Menjaga Ketahanan Nasional

- Jurnalis

Senin, 11 Mei 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA — Gubernur Lemhannas RI Ace Hasan Syadzily menegaskan media dan jurnalis memiliki peran strategis dalam menjaga ketahanan nasional di tengah derasnya arus informasi dan perkembangan teknologi digital yang semakin cepat.

Hal tersebut disampaikan Ace saat menerima jajaran Pengurus PWI Pusat yang dipimpin Ketua Umum PWI Pusat Munir Akmad di Jakarta, Senin (11/5/2026).

Menurut Ace, perkembangan informasi saat ini harus direspons secara adaptif dengan tetap berlandaskan nilai-nilai kebangsaan agar tidak memicu disinformasi maupun konflik di tengah masyarakat.

“Media harus adaptif terhadap perkembangan, dan dalam konteks ketahanan nasional tentu harus disertai nilai-nilai kebangsaan,” ujar Ace.

Baca Juga :  41 Orang Casis Bintara dan Tamtama TNI AL PK TA. 2023 Sub Panda Lanal Palembang Berhasil Lolos Seleksi

Ia menjelaskan, di era digital saat ini masyarakat dapat dengan cepat menangkap berbagai peristiwa yang terjadi di lapangan, terutama melalui media sosial. Karena itu, peran media dan jurnalis menjadi sangat penting dalam melakukan verifikasi terhadap informasi yang beredar sebelum menjadi konsumsi publik secara luas.

“Sekarang ini masyarakat bisa langsung catch terhadap kejadian di lapangan. Lalu fungsi media dan jurnalis adalah memverifikasi apakah informasi itu betul atau tidak. Kalau betul lalu ikut memviralkan, maka informasi itu bisa berkembang menjadi sebuah cerita besar di masyarakat,” katanya.

Baca Juga :  ‎Penerima Bantuan Pangan di Kelurahan Harapan Jaya Meningkat Tajam, Warga Terima Rapel Dua Bulan

Ace menilai tantangan ketahanan nasional saat ini tidak lagi hanya berbentuk ancaman fisik atau militer, melainkan juga perang informasi yang dapat memengaruhi opini publik dan stabilitas nasional.

“Rivalitas antarnegara sekarang bukan hanya secara fisik. Saat ini perang informasi menjadi bagian penting yang harus kita waspadai bersama,” tegasnya.

Karena itu, ia menekankan pentingnya media yang profesional, independen, dan bertanggung jawab dalam menyampaikan informasi kepada masyarakat, sekaligus menjadi bagian dari upaya menjaga persatuan dan stabilitas bangsa.

Berita Terkait

‎Oknum Pejabat Diduga Usir dan Hina Wartawan di Kabupaten Bekasi, Ketua Pokja Wartawan Kota Bekasi Menanggapi 
‎Ketua ‎Pokja Wartawan Kota Bekasi, Ain Syam: Agar Pemkot Bekasi Sediakan Press Room Representatif di Kantor Wali Kota
Lantik Pengurus PWI Kepri, Cak Munir Ingatkan Spirit ‘DNA Pejuang’ Wartawan
⁠Jadi Narasumber Podcast PWI, Kepala Bakom RI Bahas Urgensi Perlindungan Media dan Regulasi Sosmed
Bawaslu Minsel Diduga Pakai Perusahaan Bodong dan Barang Pengadaan Bekas Saat Pilkada 2024
HIPMI Kota Bekasi Dorong Pengusaha Muda Naik Kelas Lewat Orientasi Batch 4
PWI Bekasi Raya Serukan Doa untuk Lima Jurnalis: Solidaritas Tak Berhenti di Ruang Redaksi
Jadi Sorotan, Anggaran BumDes Makaaruyen Modoinding Diduga Disalahgunakan

Berita Terkait

Rabu, 7 Oktober 2026 - 12:54 WIB

‎Oknum Pejabat Diduga Usir dan Hina Wartawan di Kabupaten Bekasi, Ketua Pokja Wartawan Kota Bekasi Menanggapi 

Selasa, 22 September 2026 - 17:52 WIB

‎Ketua ‎Pokja Wartawan Kota Bekasi, Ain Syam: Agar Pemkot Bekasi Sediakan Press Room Representatif di Kantor Wali Kota

Kamis, 17 September 2026 - 19:44 WIB

Lantik Pengurus PWI Kepri, Cak Munir Ingatkan Spirit ‘DNA Pejuang’ Wartawan

Selasa, 15 September 2026 - 22:13 WIB

⁠Jadi Narasumber Podcast PWI, Kepala Bakom RI Bahas Urgensi Perlindungan Media dan Regulasi Sosmed

Selasa, 15 September 2026 - 09:48 WIB

Bawaslu Minsel Diduga Pakai Perusahaan Bodong dan Barang Pengadaan Bekas Saat Pilkada 2024

Berita Terbaru