dr. Janet Stanzah: Peningkatan PAD Kota Bekasi Tak Harus Membebankan Masyarakat Dengan Menaikan Pajak

- Jurnalis

Selasa, 12 Juli 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KOTA BEKASI – Komisi III memegang peranan penting dalam menjalankan fungsinya dalam sistem pemerintahan karena semua roda pemerintahan dapat berjalan lancar dengan adanya anggaran dan keuangan daerah yang baik

Peningkatan pendapatan asli daerah akan berdampak baik pada pemberian fasilitas daerah seperti Kesehatan gratis (melalui BPJS PBI ), pendidikan gratis dan fasilitas lainnya untuk warga Kota Bekasi.

Rapat Komisi III DPRD Kota Bekasi bersama Bapenda, Senin(11.07/2022) membahas target-target dan pencapaian PAD kota Bekasi.

Anggota Komisi III, dr. Janet Stanzah menghimbau agar pemerintah Kota BEKASI lebih teliti dan detail dalam menyuguhkan data dan analisa pencapaian PAD kota Bekasi kepada anggota DPRD Kota Bekasi

Baca Juga :  Polres Simalungun Gelar Refleksi Akhir Tahun 2024: Catat Penurunan Angka Kriminalitas dan Peningkatan Penanganan Narkoba

“Saya juga menyampaikan bahwa pemerintah Kota Bekasi dalam hal upaya menaikkan Pendapatan Asli Daerah(PAD) tidak serta merta harus menaikkan semua jenis pajak seperti pajak PBB, pajak Reklame dan pajak-pajak lain nya yang akhirnya membebankan masyarakat sebagai wajib pajak, melainkan terus berupaya menyadarkan warga masyarakat untuk taat pajak dan mensosialisasikan gunanya pajak teesebut sekaligus mencari wajib pajak yang baru atau masyarakat,” ungkap dr. Janet Stanzah, anggota DPRD Fraksi PDI Perjuangan Kota Bekasi.

Baca Juga :  SMAN 6 Binjai dan SMSI Kolaborasi Gelar Pelatihan Jurnalistik

Dokter Spesialis Perawatan Kecantikan ini juga memaparkan bahwa sistem pembayaran pajak secara online harus didukung oleh sistem pengawasan yang baik terhadap wajib pajak agar dapat mendongkrak peningkatan PAD, katanya.

“Kerja sama lintas OPD sangat diperlukan seperti bagaimana Bapenda bekerja sama dengan BPKAD, Dinas pedagangan maupun dinas Koperasi dan UMKM untuk memanfaatkan aset aset kota yang masih terbengkalai dan belum dikelola dengan baik dan turut mendukung pembinaan kepada pengusaha UMKM agar dapat meningkatkan PAD Kota Bekasi,” pungkas dr. Janet Stanzah. (Red/Stz)

Berita Terkait

Peta Lokasi PTSL 2026 Kota Bekasi Berubah Jadi 14 Kelurahan, Ini Alasannya
PWI Jabar Matangkan Konferprov 2026, Sosialisasi Tahap I Tekankan Transparansi dan Demokrasi
Wawali Harris Bobihoe: Bumi Patriot Bertransformasi Menjadi Kota Metropolis Modern Dan Terkoneksi
RPA Lebak Kecam Keras Dugaan Pelecehan Verbal Oknum Aktivis Terhadap Ketua DPRD Juwita Wulandari
Pemkot Bekasi Perkuat UMKM dengan Pelatihan Strategi Efektif Pengurusan Izin BPOM
Tinjau Pasar Tumpah di Rooftop Pasar Baru, Tri Adhianto: Fasilitas Kanopi, Eskalator hingga Lift Barang Disiapkan Bertahap
PWI Pusat Resmi Melaporkan Hotman Paris ke Polda Metro Jaya, Tegaskan Komitmen Melindungi Martabat Wartawan
PWI Pusat Sesalkan Pernyataan Hotman Paris, Minta Hormati Martabat Wartawan dan Kemerdekaan Pers

Berita Terkait

Senin, 27 Juli 2026 - 12:55 WIB

Peta Lokasi PTSL 2026 Kota Bekasi Berubah Jadi 14 Kelurahan, Ini Alasannya

Sabtu, 25 Juli 2026 - 20:42 WIB

PWI Jabar Matangkan Konferprov 2026, Sosialisasi Tahap I Tekankan Transparansi dan Demokrasi

Sabtu, 25 Juli 2026 - 09:49 WIB

Wawali Harris Bobihoe: Bumi Patriot Bertransformasi Menjadi Kota Metropolis Modern Dan Terkoneksi

Kamis, 23 Juli 2026 - 17:48 WIB

RPA Lebak Kecam Keras Dugaan Pelecehan Verbal Oknum Aktivis Terhadap Ketua DPRD Juwita Wulandari

Selasa, 21 Juli 2026 - 12:01 WIB

Tinjau Pasar Tumpah di Rooftop Pasar Baru, Tri Adhianto: Fasilitas Kanopi, Eskalator hingga Lift Barang Disiapkan Bertahap

Berita Terbaru