Myalgia Jadi Keluhan Ketiga Terbanyak Jemaah Haji, Ini Penyebab dan Cara Mengatasinya

- Jurnalis

Selasa, 8 Juli 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Madinah, 6 Juli 2025

Myalgia atau nyeri otot menjadi salah satu keluhan yang paling banyak dirasakan jemaah haji selama menjalankan ibadah di Tanah Suci. Berdasarkan data dari Siskohatkes hingga 5 Juli 2025 pukul 16.00 WAS, sebanyak 11.921 jemaah dilaporkan mengalami myalgia dan telah mendapatkan penanganan dari petugas kesehatan kloter.

Keluhan ini tercatat sebagai kasus terbanyak ketiga setelah infeksi saluran pernapasan akut (ISPA) dan hipertensi. Meski kerap dianggap sepele, myalgia bisa sangat mengganggu kenyamanan dan aktivitas jemaah, terlebih saat menjalani ibadah yang menuntut kondisi fisik prima maupun dalam perjalanan panjang kembali ke tanah air.

“Ibadah haji merupakan ibadah yang mengandalkan kekuatan fisik. Aktivitas berjalan kaki yang intens membuat otot bekerja lebih keras dari biasanya, yang memicu kelelahan dan nyeri otot,” jelas Kepala Bidang Kesehatan PPIH Arab Saudi, dr. Mohammad Imran, MKM.

Menurut dr. Imran, ada sejumlah faktor yang menyebabkan tingginya angka kasus myalgia di kalangan jemaah haji. Pertama, aktivitas fisik yang berlebihan seperti tawaf, sa’i, melempar jumrah, dan berjalan jarak jauh menjadi pemicu utama. Kedua, perubahan iklim dan lingkungan ekstrem antara daerah asal dan Arab Saudi turut memengaruhi daya tahan tubuh dan respons otot.

Baca Juga :  Polres Simalungun Gelar Refleksi Akhir Tahun 2024: Catat Penurunan Angka Kriminalitas dan Peningkatan Penanganan Narkoba

Faktor lainnya adalah kurangnya persiapan fisik sebelum keberangkatan. Banyak jemaah yang belum terbiasa dengan aktivitas berat, sehingga otot mereka tidak siap menghadapi beban fisik selama haji.

Selain itu, dehidrasi akibat kurangnya asupan cairan serta posisi tidur yang tidak ergonomis juga memperburuk kondisi otot.
Untuk mencegah dan menangani myalgia, dr. Imran menyarankan beberapa langkah sederhana yang bisa dilakukan jemaah. Di antaranya adalah memberikan waktu istirahat cukup bagi otot, mengompres area nyeri, melakukan peregangan ringan, serta menjaga hidrasi tubuh dengan minum air putih secara rutin.

“Minuman isotonik atau oralit juga bisa membantu mengganti elektrolit yang hilang akibat keringat. Selain itu, makanan yang kaya magnesium dan kalium seperti pisang dan sayuran hijau penting untuk menjaga kesehatan otot,” tambahnya.

Baca Juga :  Menteri AHY Resmikan Implementasi Layanan Sertipikat Elektronik di 7 Kabupaten/Kota, Layanan Pertanahan Jambi Fully Digital

Pijatan ringan di area yang nyeri juga bisa membantu meredakan ketegangan otot. Bila diperlukan, jemaah bisa mengonsumsi obat pereda nyeri seperti paracetamol atau ibuprofen sesuai anjuran, dan sebaiknya tetap berkonsultasi dengan petugas kesehatan jika nyeri tidak kunjung membaik.

Persiapan fisik sebelum keberangkatan juga menjadi hal yang ditekankan, seperti melakukan latihan jalan kaki secara rutin agar tubuh terbiasa dengan aktivitas berat.

Dengan mengenali penyebab dan langkah penanganan myalgia, diharapkan para jemaah dapat lebih nyaman dan fokus dalam menjalankan ibadah. Pemerintah mengimbau jemaah untuk tidak ragu berkonsultasi ke petugas kesehatan jika mengalami nyeri otot yang berkepanjangan atau disertai gejala lain yang mengkhawatirkan.

Berita ini disiarkan oleh Biro Komunikasi dan Informasi Publik, Kementerian Kesehatan RI. Untuk informasi lebih lanjut, dapat menghubungi Halo Kemenkes melalui hotline 1500-567, SMS 081281562620, atau email kontak@kemkes.go.id. (DH/DD)

Kepala Biro Komunikasi dan Informasi Publik

Aji Muhawarman, ST, MKM

Berita Terkait

BPC HIPMI Kota Bekasi Bekali Pemenang Technopreuner Camp Strategi Bisnia Era Digitalisasi
Business Matching Day Bogor-Bekasi-Depok, HIPMI Kota Bekasi Perkuat Ekosistem Bisnis, Peluang Pasar dan Supplier Makin Terbuka
Temy Hermanto Sambut Peluang Proyek Konstruksi: Saatnya Pengusaha Muda Tumbuh dan Buka Lapangan Kerja
Pendaftaran Anugerah Jurnalistik KPU 2026 Resmi Dibuka, Angkat Tema 73 Tahun KPU RI Kawal Demokrasi Indonesia
Ketika Puskesmas Pondok Gede Mengetuk Pintu Rumah Balita Stunting
Bawaslu Minsel Diduga Pakai Perusahaan Bodong dan Barang Pengadaan Bekas Saat Pilkada 2024
HIPMI Kota Bekasi Dorong Pengusaha Muda Naik Kelas Lewat Orientasi Batch 4
Jadi Sorotan, Anggaran BumDes Makaaruyen Modoinding Diduga Disalahgunakan

Berita Terkait

Rabu, 28 Oktober 2026 - 17:26 WIB

BPC HIPMI Kota Bekasi Bekali Pemenang Technopreuner Camp Strategi Bisnia Era Digitalisasi

Minggu, 18 Oktober 2026 - 18:02 WIB

Business Matching Day Bogor-Bekasi-Depok, HIPMI Kota Bekasi Perkuat Ekosistem Bisnis, Peluang Pasar dan Supplier Makin Terbuka

Kamis, 15 Oktober 2026 - 13:14 WIB

Temy Hermanto Sambut Peluang Proyek Konstruksi: Saatnya Pengusaha Muda Tumbuh dan Buka Lapangan Kerja

Jumat, 9 Oktober 2026 - 11:10 WIB

Pendaftaran Anugerah Jurnalistik KPU 2026 Resmi Dibuka, Angkat Tema 73 Tahun KPU RI Kawal Demokrasi Indonesia

Kamis, 8 Oktober 2026 - 18:41 WIB

Ketika Puskesmas Pondok Gede Mengetuk Pintu Rumah Balita Stunting

Berita Terbaru