‎Calon Sekda Kota Bekasi Harus Miliki Rekam Jejak Bersih dan Mampu Cegah Korupsi

- Jurnalis

Rabu, 23 September 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

0-4064x3048-0-0#

0-4064x3048-0-0#

‎KOTA BEKASI — Panitia Seleksi (Pansel) Calon Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Bekasi mulai menggelar proses asesmen (assessment) terhadap empat kandidat selama 15 hari ke depan. Seleksi ini dilakukan untuk menentukan penerus estafet kepemimpinan birokrasi menggantikan Sekda sebelumnya, Junaedi.

‎Keempat nama yang bersaing memperebutkan posisi tersebut meliputi Asisten Daerah III Kota Bekasi Drs. Dinar Faizal Badar, Kepala Dinas Tata Ruang Kota Bekasi Dr. Arif Maulana, S.T., M.M., serta Kepala Bapenda Kota Bekasi Muhammad Solikhin, S.SiT., M.M. Selain tiga pejabat internal Pemkot Bekasi, terdapat satu kandidat dari luar daerah, yakni Asisten Daerah II Pemkot Banjar Dede Tito Ismanto, S.T., M.E.

‎Pemerhati Kebijakan dan Pelayanan Publik Bekasi sekaligus jurnalis senior, Didit Susilo, menilai posisi Sekda Kota Bekasi memerlukan figur yang sanggup mengimbangi ritme kerja kepala daerah, bukan sekadar pemenuh jabatan struktural.

‎”Sekda tidak cukup hanya menjadi pelengkap seremonial. Figur tersebut harus mampu menjadi asisten handal wali kota dan wakil wali kota yang sudah lari cukup kencang dalam berbagai terobosan kinerja pembangunan, menyukseskan Porprov Jawa Barat, serta menjadi filter terakhir kebijakan kepala daerah,” ujar Didit.

‎Didit menegaskan bahwa rekam jejak, integritas, dan kebebasan dari dugaan korupsi harus menjadi aspek prioritas utama. Menurutnya, seorang Sekda bertindak sebagai technocratic administrator yang memastikan tata kelola pemerintahan berjalan akuntabel, bersih, serta berbasis kinerja.

‎”Variabel yang sangat menentukan meliputi kapasitas dan integritas personal kandidat, kapabilitas dalam tata kelola pemerintahan, serta kemampuan menjadi jembatan komunikasi dengan semua pemangku kepentingan,” ungkapnya.

‎Selain mengomandoi koordinasi perangkat daerah, pelaksanaan program, dan pengawasan dinas/badan di internal birokrasi, Sekda juga memikul peran strategis di ruang politik anggaran.

‎Jabatan ini menuntut kepiawaian bernegosiasi dengan legislatif dalam penyusunan RAPBD kapasitasnya sebagai Ketua Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD).

‎Di sisi lain, peran Sekda juga dinilai sangat krusial dalam menjaga kepala daerah agar tidak terjerat tindak pidana korupsi.

‎”Berdasarkan aturan tata kelola pemerintahan, Sekda adalah motor penggerak administrasi yang wajib menjaga agar setiap kebijakan tetap berjalan di koridor hukum. Sekda harus berani berkata ‘tidak’ jika ada yang menabrak aturan dan rambu-rambu hukum,” tegas Didit.

‎Kinerja Pansel kini berada di bawah pengawasan publik. Independensi dan profesionalisme proses seleksi menjadi pertaruhan penting untuk melahirkan pimpinan birokrasi yang berintegritas di Kota Bekasi.

Baca Juga :  Pidato Kebudayaan Bonnie Triyana Ramai Pengunjung

Berita Terkait

‎Tingkatkan PAD, Pemkot Bekasi dan BPN Jalin Kerja Sama Integrasikan Data Pertanahan
Bapenda Kota Bekasi Catat Realisasi PAD Rp2,065 Triliun, Sektor Kuliner dan PBB Mendominasi
‎DPMPTSP Kota Bekasi Komit Jadi ‘Rumah Ketiga’ Bagi Pelaku Usaha dan Urai Hambatan Investasi
‎72 Temuan BPK, Bagian Kerja Sama Akui Lemah Pengawasan dan Koordinasi Antar-OPD
‎Tindak Lanjuti LHP BPK, Sekda Kota Bekasi Minta Seluruh OPD Kerja Sesuai Aturan
Pemkot Bekasi Perkuat Soliditas Camat dan Lurah untuk Tingkatkan Pelayanan Kepada Masyarakat
Di Ajang Sunda Karya Fest 2026 Kota Bekasi Raih Predikat Fashion Terkini Anugerah Fashion Show PKJB 2026 Se-Jawa Barat
Plh Walkot Harris Bobihoe Bahas Solusi Persampahan Dan Tindak Tegas Oknum SPMB

Berita Terkait

Rabu, 23 September 2026 - 21:41 WIB

‎Calon Sekda Kota Bekasi Harus Miliki Rekam Jejak Bersih dan Mampu Cegah Korupsi

Rabu, 9 September 2026 - 16:15 WIB

‎Tingkatkan PAD, Pemkot Bekasi dan BPN Jalin Kerja Sama Integrasikan Data Pertanahan

Selasa, 4 Agustus 2026 - 09:58 WIB

Bapenda Kota Bekasi Catat Realisasi PAD Rp2,065 Triliun, Sektor Kuliner dan PBB Mendominasi

Kamis, 30 Juli 2026 - 13:26 WIB

‎DPMPTSP Kota Bekasi Komit Jadi ‘Rumah Ketiga’ Bagi Pelaku Usaha dan Urai Hambatan Investasi

Rabu, 29 Juli 2026 - 11:51 WIB

‎72 Temuan BPK, Bagian Kerja Sama Akui Lemah Pengawasan dan Koordinasi Antar-OPD

Berita Terbaru