Kodam XVIII/Kasuari Terima Bantuan Alkes Dari Panglima TNI Untuk Masyarakat Papua Barat

- Jurnalis

Selasa, 3 Agustus 2021

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA — Komandan Daerah Militer (Kodam) XVIII/Kasuari menerima bantuan Alat Kesehatan (Alkes) yang merupakan wujud perhatian Panglima TNI, Marsekal TNI Hadi Tjahjanto kepada masyarakat Papua Barat.

Bantuan diterima langsung Pangdam XVIII/Kasuari, Mayjen TNI I Nyoman Cantiasa, S.E., M.Tr.(Han)., bersama Wakil Gubernur (Wagub) Provinsi Papua Barat, Mohamad Lakotani, S.H., M.Si., Kapolda Papua Barat, Irjen Pol. Dr. Tornagogo Sihombing, S.I.K.,M.Si., di Bandara Rendani, Manokwari, Papua Barat, Selasa (3/8/2021).

Bantuan tersebut berupa 50 Tabung Oksigen, 50 Oksigen konsentrator, 150.000 masker medis, 1.000 APD, 1000 sarung tangan medis, 20.000 Rapid Ag dan 3 box Regulator O2 yang diangkut menggunakan pesawat Boeing 737 AI-7304 TNI Angkatan Udara.

Baca Juga :  Pangkoopsud I Hadiri Penyambutan Kedatangan Dua Pesawat TNI AU Usai Misi Kemanusiaan dari Palestina

“Selama ini beliau memonitor terus perkembangan Covid-19 yang ada di Papua Barat, khususnya saat kita kekurangan oksigen dan tabung oksigen kemudian juga kekurangan masker, APD (Alat Pelindung Diri) dan lain sebagainya,”ujar Mayjen TNI Cantiasa.

Pangdam mengatakan bantuan akan diserahkan langsung ke Pemerintah Provinsi (Pemprov) Papua Barat.

“Mudah-mudahan ini bermanfaat dan kita berterima kasih atas bantuan ini sehingga bisa menekan penyebaran virus Covid-19 serta bisa menekan angka kematian masyarakat di Provinsi Papua Barat karena Covid-19,” ujarnya.

Sementara itu, Wagub mengucapkan terima kasih dan rasa hormat kepada Panglima TNI atas perhatian dan niat yang tulus untuk memberikan bantuan kepada masyarakat dan Pemerintah Papua Barat dalam menghadapi pandemi Covid-19.

Baca Juga :  Maju ke Tingkat Nasional, Bupati Franky Wongkar Lepas Tim U-17 Persminsel ke Piala Soeratin Surabaya

“Kita tahu bahwa, salah satu penyebab angka kematian yang tinggi karena kekurangan tabung oksigen di beberapa tempat. Oleh karena itu kemudian Panglima TNI memberikan bantuan ini,” ucap Mohamad Lakotani.

“Dengan begini tentu kita harapkan angka kematian bisa kita tekan, tentunya bantuan ini tidak hanya untuk di Manokwari saja tetapi akan kita salurkan juga kepada Kabupaten lain, secara teknis nanti akan diurus oleh Dinas Kesehatan,” ujarnya.

Penyerahan bantuan tersebut turut disaksikan oleh Kadinkes Provinsi Papua Barat, Ketua pelaksana Gugus Tugas Covid-19 Papua Barat serta Direktur Rumah Sakit Provinsi Papua Barat di Bandara Rendani Manokwari, Papua Barat.

(HZ/Dispenad)

Berita Terkait

Tanggapi Pemberitaan, Berikut Pernyataan Tegas Ketua Panitia HPN Bekasi Raya 2026
Di Ajang Sunda Karya Fest 2026 Kota Bekasi Raih Predikat Fashion Terkini Anugerah Fashion Show PKJB 2026 Se-Jawa Barat
Warga Soroti Beberapa Dugaan Penyalahgunaan Anggaran yang Libatkan Rony Lengkey
‎PWI Jabar Gelar UKW, Yomanius Untung Tegaskan Kredibilitas dan Integritas Wartawan adalah Harga Mati
Penataan Kawasan Pondok Gede dan Pasar Baru Jadi Awal Pembenahan Persoalan Menahun di Era Tri Adhianto
Panitia HPN Bekasi Raya 2026 Serahkan Piagam Penghargaan dan Laporan Kegiatan
Wali Kota Bekasi Buka Temu Karya Karang Taruna VII Kota Bekasi, Pentingnya Pembangunan SDM Seimbang dengan Infrastruktur
Firdaus Minta SMSI Jadi Penanggung Jawab HPN 2027
Tag :

Berita Terkait

Sabtu, 27 Juni 2026 - 01:24 WIB

Tanggapi Pemberitaan, Berikut Pernyataan Tegas Ketua Panitia HPN Bekasi Raya 2026

Jumat, 26 Juni 2026 - 16:51 WIB

Di Ajang Sunda Karya Fest 2026 Kota Bekasi Raih Predikat Fashion Terkini Anugerah Fashion Show PKJB 2026 Se-Jawa Barat

Kamis, 25 Juni 2026 - 17:41 WIB

Warga Soroti Beberapa Dugaan Penyalahgunaan Anggaran yang Libatkan Rony Lengkey

Kamis, 25 Juni 2026 - 04:12 WIB

‎PWI Jabar Gelar UKW, Yomanius Untung Tegaskan Kredibilitas dan Integritas Wartawan adalah Harga Mati

Selasa, 23 Juni 2026 - 23:23 WIB

Penataan Kawasan Pondok Gede dan Pasar Baru Jadi Awal Pembenahan Persoalan Menahun di Era Tri Adhianto

Berita Terbaru