Puskesmas Jatibening Jemput Bola, Pastikan Pegawai SPPG Tetap Sehat Demi Sukseskan Program MBG

- Jurnalis

Jumat, 31 Juli 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

Telusur News, Kota Bekasi – Komitmen menghadirkan layanan kesehatan yang mudah diakses sekaligus memperkuat upaya pencegahan penyakit terus diwujudkan Puskesmas Jatibening melalui kegiatan Pemeriksaan Kesehatan Gratis (PKG) bagi pegawai dan relawan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Jatibening 2 yang dikelola Yayasan Aksi Kreatif Mandiri di wilayah Kelurahan Jatibening, Kota Bekasi, Jumat (31/7/2026).

Kegiatan ini menjadi bagian dari strategi promotif dan preventif untuk mendeteksi dini berbagai faktor risiko penyakit sekaligus memastikan seluruh pegawai yang terlibat dalam penyediaan makanan bagi Program Makan Bergizi Gratis (MBG) berada dalam kondisi kesehatan yang prima.

Berbagai layanan kesehatan diberikan secara menyeluruh, mulai dari pemeriksaan tekanan darah, kadar gula darah sewaktu, pengukuran tinggi dan berat badan, lingkar perut, skrining Tuberkulosis (TBC) dan HIV, konsultasi kesehatan, hingga edukasi mengenai penerapan pola hidup sehat.

 

Kepala Puskesmas Jatibening, drg. Ariska Agustina, mengatakan kegiatan tersebut merupakan bentuk nyata komitmen Puskesmas dalam meningkatkan derajat kesehatan pekerja sekaligus mendukung keberhasilan Program Makan Bergizi Gratis yang menjadi salah satu program strategis pemerintah.

“Melalui kegiatan ini kami ingin memastikan para pegawai SPPG memiliki kondisi kesehatan yang optimal sehingga mampu memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat. Kami juga berharap kualitas makanan yang didistribusikan kepada para penerima manfaat Program Makan Bergizi Gratis tetap terjaga karena didukung oleh tenaga kerja yang sehat,” ujar drg. Ariska Agustina.

Ia menegaskan, Puskesmas Jatibening akan terus memperluas pelayanan promotif dan preventif sebagai bagian dari upaya mewujudkan masyarakat Kota Bekasi yang sehat, produktif, dan berkualitas.

Program skrining kesehatan ini merupakan agenda rutin yang dilaksanakan setiap enam bulan sekali dengan sasaran 10 perusahaan di wilayah kerja Puskesmas Jatibening setiap tahunnya.

Baca Juga :  17.179 Keluarga di Minahasa Selatan Beresiko Stunting

 

Rizqika Putri Amalia Zahro, selaku Penanggung Jawab Program Kesehatan Kerja pada Pekerja, menjelaskan bahwa pemeriksaan kesehatan berkala merupakan langkah penting untuk mendeteksi dini faktor risiko penyakit sekaligus meningkatkan kesadaran pekerja akan pentingnya menjaga kesehatan di lingkungan kerja.

Pada kegiatan kali ini, sebanyak 46 pegawai dan relawan SPPG mengikuti pemeriksaan kesehatan.

 

Sementara itu, Syifa Nur Fitriyah selaku petugas administrasi memastikan seluruh proses registrasi dan pendataan peserta berjalan tertib sehingga pelayanan kesehatan dapat berlangsung efektif.

Hasil pemeriksaan menunjukkan sebagian besar peserta berada dalam kondisi sehat. Namun demikian, tim kesehatan menemukan beberapa peserta yang baru mengetahui memiliki tekanan darah maupun kadar gula darah yang cukup tinggi.

“Ada peserta yang tidak menyadari memiliki hipertensi maupun gula darah tinggi. Setelah diketahui melalui skrining, kami langsung memberikan edukasi dan mengarahkan mereka untuk menjalani pemeriksaan lanjutan di fasilitas kesehatan sesuai kepesertaan BPJS atau di Puskesmas,” jelas tim Puskesmas Jatibening.

Selain menyasar perusahaan, masyarakat umum juga dapat memanfaatkan layanan pemeriksaan kesehatan melalui Posbindu, Posyandu, maupun langsung datang ke Puskesmas Jatibening.

 

Vera Febrianti, A.Md.Kep, perawat Puskesmas Jatibening, berharap perusahaan di wilayah Jatibening dapat lebih proaktif menjalin komunikasi dengan Puskesmas agar pelayanan kesehatan bagi para pekerja semakin luas.

“Selama ini Puskesmas yang aktif mendata dan menghubungi perusahaan. Ke depan kami berharap perusahaan juga dapat mengajukan permohonan pemeriksaan kesehatan sehingga kegiatan promotif dan preventif dapat menjangkau lebih banyak pekerja,” ujar Vera.

 

Apresiasi juga disampaikan Farhan Ghalibto, Kepala Dapur SPPG Jatibening 2 Yayasan Aksi Kreatif Mandiri. Menurutnya, pemeriksaan kesehatan berkala sangat membantu memastikan seluruh relawan berada dalam kondisi sehat sehingga mampu memberikan pelayanan terbaik kepada para penerima manfaat Program MBG.

Baca Juga :  Hadiri Penutupan Pleno Hima Persis, Kapolri: Mari Jaga Keberagaman Untuk Wujudkan Indonesia Emas 2045

“Kami mengucapkan terima kasih kepada Puskesmas Jatibening atas pemeriksaan kesehatan ini. Melalui kegiatan ini kami mengetahui kondisi kesehatan para relawan sehingga pelayanan kepada masyarakat dapat berjalan dengan baik. Ke depan kami berharap jenis pemeriksaan maupun jumlah petugas dapat terus ditingkatkan agar hasilnya semakin komprehensif,” kata Farhan.

Pelaksanaan Pemeriksaan Kesehatan Gratis tersebut melibatkan tim kesehatan lintas profesi Puskesmas Jatibening yang bekerja secara terpadu. Selain dipimpin oleh Rizqika Putri Amalia Zahro sebagai Penanggung Jawab Program Kesehatan Kerja pada Pekerja, kegiatan ini didukung Syifa Nur Fitriyah sebagai petugas administrasi, Nur Alfiyah Murniyati, A.Md.Kep dan Vera Febrianti, A.Md.Kep sebagai perawat, Oom Komisah, A.Md.Keb sebagai bidan, Viona Asri Dewi Pane, A.Md.Kes sebagai tenaga kesehatan lingkungan yang melakukan penilaian sanitasi dan lingkungan kerja, serta Abidul Lail Rabani sebagai petugas laboratorium yang menangani pemeriksaan gula darah dan skrining laboratorium lainnya.

Kolaborasi lintas profesi tersebut menjadi bukti nyata komitmen Puskesmas Jatibening dalam menghadirkan pelayanan kesehatan yang tidak hanya berorientasi pada pengobatan, tetapi juga mengedepankan deteksi dini, edukasi, serta pencegahan penyakit di lingkungan kerja.

Melalui pelayanan jemput bola ini, Puskesmas Jatibening menegaskan bahwa menjaga kesehatan masyarakat harus dimulai sebelum seseorang jatuh sakit. Sinergi antara fasilitas pelayanan kesehatan dan dunia kerja diharapkan mampu menciptakan lingkungan kerja yang sehat, produktif, serta mendukung keberhasilan Program Makan Bergizi Gratis sebagai salah satu program prioritas nasional dalam meningkatkan kualitas kesehatan dan gizi masyarakat.

(DMS)

Berita Terkait

‎Usung Tema ‘Let’s Grow Together’, TDA Bekasi Gelar Pesta Wirausaha 2026 di Pakuwon Mal
‎Kawal Asta Cita, GPN 08 Kota Bekasi Soroti PTSL 2026: BPN Harus Lebih Transparan
‎Terbaru, Rotasi Pejabat Pemkot Bekasi: Wali Kota Resmi Lantik Pejabat Eselon II, III, dan IV ‎
‎DPMPTSP Kota Bekasi Komit Jadi ‘Rumah Ketiga’ Bagi Pelaku Usaha dan Urai Hambatan Investasi
Perkuat Adaptasi Digital dan Pesta Rakyat, PWI Fest 2026 Jadi Agenda Tetap PWI Pusat
Sosialisasi BEETRI, Tri Adhianto: Displin Bukan Hanya Diukur dari Absensi Saja
‎72 Temuan BPK, Bagian Kerja Sama Akui Lemah Pengawasan dan Koordinasi Antar-OPD
‎Tindak Lanjuti LHP BPK, Sekda Kota Bekasi Minta Seluruh OPD Kerja Sesuai Aturan

Berita Terkait

Jumat, 31 Juli 2026 - 17:38 WIB

‎Usung Tema ‘Let’s Grow Together’, TDA Bekasi Gelar Pesta Wirausaha 2026 di Pakuwon Mal

Jumat, 31 Juli 2026 - 16:09 WIB

Puskesmas Jatibening Jemput Bola, Pastikan Pegawai SPPG Tetap Sehat Demi Sukseskan Program MBG

Kamis, 30 Juli 2026 - 21:36 WIB

‎Kawal Asta Cita, GPN 08 Kota Bekasi Soroti PTSL 2026: BPN Harus Lebih Transparan

Kamis, 30 Juli 2026 - 16:41 WIB

‎Terbaru, Rotasi Pejabat Pemkot Bekasi: Wali Kota Resmi Lantik Pejabat Eselon II, III, dan IV ‎

Kamis, 30 Juli 2026 - 13:26 WIB

‎DPMPTSP Kota Bekasi Komit Jadi ‘Rumah Ketiga’ Bagi Pelaku Usaha dan Urai Hambatan Investasi

Berita Terbaru