Setara Institute Yakin Tim Investigasi Penembakan Polisi Bekerja Objektif dan Profesional

- Jurnalis

Senin, 18 Juli 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA – Sekretaris Dewan Nasional (Sekwanas) Setara Institute Benny Soesetyo yakin tim investigasi khusus yang dipimpin oleh Wakapolri Komjen Pol Gatot Eddy akan bekerja objektif dan profesional dalam menyelidiki kasus penembakan di Rumah Kadiv Propam Irjen Pol Ferdy Sambo. Tim investigasi khusus ini dibentuk langsung oleh Kapolri Jenderal Listyo Sigit.

“Kita percaya tim investigasi khusus akan bekerja dengan baik, objektif, dan profesional untuk mengungkap kasus ini agar terang benderang.” ujar pria yang akrab disapa Romo Benny ini kepada rekan media, Senin (18/07/2022).

Keyakinan Romo Benny bahwa tim itu akan bekerja profesional melihat dari komposisi anggota tim yang merupakan orang-orang pilihan dan ahli dalam bidang masing-masing. Ditambah lagi, tim tersebut juga melibatkan pihak dari luar Polri, yaitu Komnas HAM dan Kompolnas.

Baca Juga :  Frits Saikat Aktivis Kemanusiaan Kini Sah Bergabung dengan PKB

“Kita percayakan kepada institusi yang sudah membentuk tim independen dan ini menyangkut pertaruhan nama baik dan citra polisi di mata publik,” sebutnya.

Oleh sebab itu, Romo Benny berharap masyarakat bersabar menunggu hasil kerja tim investigasi khusus dalam melakukan penyelidikan.

“Kita yakin Jenderal Listyo Sigit akan bertindak tegas untuk menegakkan supremasi hukum. Kita juga percaya political will dari tim investigasi,” jelasnya.

Benny Susetyo juga berharap kasus dapat segera diungkap, dan siapapun yang terlibat bisa diproses sesuai dengan hukum yang berlaku.

Baca Juga :  Keberagaman dalam Perspektif SMSI

Di bagian lain, Romo Benny menyayangkan merebaknya framing dan analisis tidak berdasar dari sejumlah media online dan medsos mengenai kejadian ini.

“Sebaiknya tunggu saja hasil investigasi dengan metode ilmiah dan berdasar penyelidikan yang bisa dibuktikan sientifik. Saatnya publik mempercayakan investigasi untuk bekerja secara profesional karena isu ini menarik perhatian publik,” jelas Benny.

Sedangkan mengenai peranan lembaga independen seperti Komnas Perempuan, Komnas HAM, dan LPSK, Romo Benny menilai kehadiran lembaga eksternal independen seperti tiga lembaga itu sangat dibutuhkan oleh tim investigasi khusus.

“Mereka sangat diharapkan proaktif untuk membantu kasus ini agar segera terungkap,” pungkasnya.

***

Berita Terkait

PWI Pusat Resmi Melaporkan Hotman Paris ke Polda Metro Jaya, Tegaskan Komitmen Melindungi Martabat Wartawan
PWI Pusat Sesalkan Pernyataan Hotman Paris, Minta Hormati Martabat Wartawan dan Kemerdekaan Pers
Pemkot Bekasi Perkuat Soliditas Camat dan Lurah untuk Tingkatkan Pelayanan Kepada Masyarakat
‎Dugaan Malpraktik Medis WNI di Malaysia: Perjuangan 15 Tahun Menuntut Keadilan dan Desakan Perlindungan Negara
‎Wujudkan Birokrasi Digital yang Aman, Pemkab Minahasa Selatan Resmi Gandeng BSSN untuk Pemanfaatan Sertifikat Elektronik
DLH Kota Bekasi Respons Cepat Pengduan Bau Limbah Sisa Makanan di Sumurbatu
Semester I 2026, Lebih Dari 17 Ribu Masyarakat Jawa Barat Rasakan Manfaat Program TJSL PLN
PWI Pusat Sosialisasi Lima Peraturan Organisasi

Berita Terkait

Senin, 20 Juli 2026 - 21:15 WIB

PWI Pusat Resmi Melaporkan Hotman Paris ke Polda Metro Jaya, Tegaskan Komitmen Melindungi Martabat Wartawan

Minggu, 19 Juli 2026 - 12:47 WIB

PWI Pusat Sesalkan Pernyataan Hotman Paris, Minta Hormati Martabat Wartawan dan Kemerdekaan Pers

Sabtu, 18 Juli 2026 - 20:01 WIB

Pemkot Bekasi Perkuat Soliditas Camat dan Lurah untuk Tingkatkan Pelayanan Kepada Masyarakat

Sabtu, 18 Juli 2026 - 17:47 WIB

‎Dugaan Malpraktik Medis WNI di Malaysia: Perjuangan 15 Tahun Menuntut Keadilan dan Desakan Perlindungan Negara

Sabtu, 18 Juli 2026 - 08:46 WIB

‎Wujudkan Birokrasi Digital yang Aman, Pemkab Minahasa Selatan Resmi Gandeng BSSN untuk Pemanfaatan Sertifikat Elektronik

Berita Terbaru