Aksi Melamar Kerja Serentak di Kantor Bupati Bekasi

- Jurnalis

Rabu, 23 Agustus 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Merasa dianaktirikan oleh pemerintah, Kaum penganggur Kabupaten Bekasi menggeruduk Kantor Bupati Bekasi menggelar aksi gerakan melamar kerja serentak, Rabu (23/8/23).

Aksi melamar kerja itu bentuk kemarahan para pencari kerja lokal yang sulit mendapatkan pekerjaan di daerah industri terbesar se Asia Tenggara.

Salah seorang yang bergabung aksi kaum penganggur Bekasi Dwi Haryanto mengatakan, kaum penganggur di Kabupaten Bekasi semakin tahun semakin bertambah. Hal itu bukti nyata pemerintah dan legislatif sudah gagal melakukan pengentasan pengangguran di daerah industri terbesar se Asia Tenggara.

“Kedatangan kami bersama kaum penganggur Bekasi membawa lamaran kerja ke Bupati Bekasi, sampai saat ini Pj Bupati Bekasi masih belum mau menerima kami. Ini kan aneh, katanya Pj Bupati Bekasi Dani Ramdan mau mengentaskan pengangguran,” kata Lepay, sapaan akrabnya, saat aksi.

Baca Juga :  Curah Hujan Tinggi, Pj. Wali Kota Bekasi Monitoring Gudang Logistik KPU di Bekasi Utara

Program kerja Penjabat Bupati Bekasi kata Lepay, di antaranya ingin menekan angka pengangguran namun sangat ironis jika tidak mau menerima lamaran kerja kaum Penganggur.

“Jangan cuma pencitraan saja mau menekan angka pengangguran, faktanya pengangguran di Kabupaten Bekasi malah bertambah, sekarang kami bawa ratusan lamaran agar menjadi perhatian pemerintah,” tandasnya.

Ia juga mengancam Pj Bupati Bekasi Dani Ramdan jika masih ogah mendengarkan suara kaum penganggur bakal melakukan aksi berjilid.

Baca Juga :  Di Tengah Euforia Piala Eropa, PTM Kedai Kopi Gelar Kejuaraan Tenis Meja

Hal senada juga dikatakan Japud, penganggur asal Desa Sukakarya Kecamatan Sukakarya ikut membawa lamaran pekerjaan lantaran ingin mendapatkan pekerjaan yang layak.

“Kita ikut aksi ini dari rumah kemari, bawa harapan ingin bisa bekerja di industri yang ada di Kabupaten Bekasi. Sebab, susah cari kerjaan bahkan yang bayar juga banyak juga yang tertipu,” ungkapnya.

Diketahui, berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) juga mencatat jumlah pengangguran terbuka di Kabupaten Bekasi mencapai 203.000 orang pada tahun 2022. Jumlah ini, meningkat dibanding 2021, yakni 197.000 orang. √

Berita Terkait

Ikuti Union of South East Asia 2024, 14 Atlit Kurash Indonesia Raih Medali
Apel Senin Pagi, Pemkot Bekasi Bersama OJK Ajak Aparatur Deklarasi Tolak Judol dan Pinjol Ilegal
Asda II Buka Sosialisasi Rencana Pembangunan Mass Rapid Transit (MRT) Jalur Timur-Barat Fase 1 Tahap 1 Wilayah Kota Bekasi
Lanud Husein Laksanakan Patroli ke Tempat Hiburan Malam dalam Upaya Tegakan Disiplin Prajurit
Diduga Palsukan Tanda Tangan, Perangkat Desa Polisikan Plt Kumtua Tumpaan Baru
Diantaranya Bahas PPDB Online Kota Bekasi, PWI Bekasi Raya Gelar Forum Diskusi
Pengurus PHDI Provinsi Jabar Masa Bhakti 2024-2029, Melaksanakan Upacara Mejaya-Jaya di Pura Agung Wira Loka Natha Cimahi
Komisi II DPR RI Apresiasi Capaian PTSL dan Implementasi Sertipikat Elektronik di Kota Denpasar

Berita Terkait

Senin, 22 Juli 2024 - 21:39 WIB

Ikuti Union of South East Asia 2024, 14 Atlit Kurash Indonesia Raih Medali

Senin, 22 Juli 2024 - 20:51 WIB

Apel Senin Pagi, Pemkot Bekasi Bersama OJK Ajak Aparatur Deklarasi Tolak Judol dan Pinjol Ilegal

Senin, 22 Juli 2024 - 19:47 WIB

Asda II Buka Sosialisasi Rencana Pembangunan Mass Rapid Transit (MRT) Jalur Timur-Barat Fase 1 Tahap 1 Wilayah Kota Bekasi

Minggu, 21 Juli 2024 - 15:23 WIB

Lanud Husein Laksanakan Patroli ke Tempat Hiburan Malam dalam Upaya Tegakan Disiplin Prajurit

Sabtu, 20 Juli 2024 - 22:23 WIB

Diduga Palsukan Tanda Tangan, Perangkat Desa Polisikan Plt Kumtua Tumpaan Baru

Berita Terbaru