BEKASI – Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman, dan Pertanahan (Disperkimtan) Kota Bekasi mencatat sebanyak 46 sekolah terdampak banjir yang melanda wilayah tersebut.
Data tersebut diperoleh dari hasil pendataan yang dilakukan bersama Dinas Pendidikan sebagai langkah awal sebelum memasuki tahap rehabilitasi.
Kepala Disperkimtan Kota Bekasi, Widayat Subroto Hardi, mengungkapkan bahwa pihaknya telah memberikan dukungan dalam bentuk bantuan makanan siap saji serta melakukan pendataan fasilitas pendidikan yang terdampak.
“Sampai saat ini kita sudah melakukan proses dukungan, baik bantuan langsung berupa makanan siap saji. Terutama, dukungan pendataan. Karena nanti Dinas Perkimtan berada pada posisi rehabilitasi setelah bencana,” ujar Widayat Subroto, Kamis (06/03/2025).
Menurutnya, salah satu sekolah yang mengalami dampak cukup parah adalah SDN Jati Rasa V di Perumahan Pondok Gede Permai (PGP), yang menjadi salah satu titik pusaran air saat banjir terjadi.
“Kita melakukan pendataan bersama dengan Dinas Pendidikan. Sampai saat ini, kita mendata ada 46 sekolah di Kota Bekasi yang terdampak, baik terdampak berat maupun ringan. Kalau kita lihat langsung, di PGP, yaitu SDN Jati Rasa V, karena memang titik pusaran air berada di situ,” jelasnya.
Langkah selanjutnya, Disperkimtan akan berkoordinasi dengan instansi terkait untuk proses rehabilitasi sekolah-sekolah yang terdampak guna memastikan kegiatan belajar mengajar dapat kembali berjalan normal.
















