Lepas Rolling Thunder 17 Tahun Komunitas BMW Klasik Register, Ketum IMI Bamsoet Soroti Potensi Ekonomi Mobil Klasik Yang Terus Meroket

- Jurnalis

Sabtu, 9 Agustus 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA — Anggota DPR RI sekaligus Ketua MPR RI ke-15 dan Ketua Umum Ikatan Motor Indonesia (IMI) Bambang Soesatyo menuturkan mengoleksi serta merestorasi mobil klasik, khususnya BMW, tidak hanya sekedar untuk nostalgia. Di tengah trend harga mobil klasik yang terus meningkat, kegiatan ini berkembang menjadi peluang investasi yang menggabungkan sejarah, gaya hidup, dan potensi keuntungan finansial.

“Mobil klasik bukan hanya koleksi pribadi. Ia adalah kekuatan ekonomi kreatif yang bisa menggerakkan industri pendukung. Dari mulai bengkel restorasi, pengrajin interior, hingga penyelenggaraan pameran,” ujar Bamsoet saat melepas rolling thunder BMWCCI Classic Register di Jakarta, Sabtu (9/8/25).

Hadir antara lain Ketum BMWCCI Classic Register Komjen (Purn) Nanan Soekarna beserta puluhan anggota BMWCCI Classic Register.

Baca Juga :  SMSI Ajukan RPJPN Media 2025-2045 Ke-Dewan Pers

Ketua DPR RI ke-20 dan Ketua Komisi III DPR RI ke-7 ini menjelaskan, pasar global menunjukkan tren yang positif terhadap BMW klasik. Sebuah BMW 2002 lansiran 1972 baru-baru ini terjual di lelang internasional seharga USD 85.002 atau sekitar Rp 1,38 miliar. Sementara itu, BMW E30 M3 yang menjadi ikon di era 1980-an, kerap terjual puluhan hingga ratusan ribu dolar AS, tergantung keaslian dan kondisi. Restorasi yang tepat, dengan komponen orisinal dan riwayat jelas, mampu meningkatkan nilai kendaraan secara signifikan dalam kurun 5–10 tahun.

“Menghidupkan kembali BMW klasik seperti 2002, E21 atau E30 bukan pekerjaan semalam. Prosesnya bisa memakan waktu berbulan-bulan hingga lebih dari setahun. Tantangan terbesar biasanya terletak pada mencari suku cadang orisinal, pengerjaan detail body dan interior, hingga menjaga keaslian nomor mesin dan rangka,” kata Bamsoet.

Baca Juga :  Satgas Pangan Mabes Polri Kunjungi Kalbar, Dalam Rangka Memastikan dan Menjamin Ketersediaan Stok Pangan Tercukupi

Wakil Ketua Umum Partai Golkar dan Wakil Ketua Umum KADIN Indonesia ini menambahkan, bagi sebagian orang, restorasi adalah bentuk kecintaan untuk menghidupkan kembali mobil lama yang dinilai memiliki kenangan tersendiri. Bagi sebagian lain, ini adalah strategi investasi dengan peluang keuntungan yang menggiurkan.

Namun, risiko tetap ada. Restorasi berkualitas buruk, modifikasi berlebihan, atau pemilihan model yang kurang diminati bisa membuat nilai kendaraan justru menurun.

“Kunci restorasi adalah dokumentasi, transparansi, dan profesionalisme. Jangan tergiur potongan harga yang berujung pada hasil asal-asalan. Ingat, kita sedang mengelola warisan sejarah otomotif, bukan sekadar kendaraan biasa,” pungkas Bamsoet. (*)

Berita Terkait

Temy Hermanto Sambut Peluang Proyek Konstruksi: Saatnya Pengusaha Muda Tumbuh dan Buka Lapangan Kerja
Pendaftaran Anugerah Jurnalistik KPU 2026 Resmi Dibuka, Angkat Tema 73 Tahun KPU RI Kawal Demokrasi Indonesia
Ketika Puskesmas Pondok Gede Mengetuk Pintu Rumah Balita Stunting
‎Bukan Cuma Padamkan Api, Damkar Kota Bekasi Ternyata Pernah Evakuasi Buaya: Catat Nomor Penting!
Bawaslu Minsel Diduga Pakai Perusahaan Bodong dan Barang Pengadaan Bekas Saat Pilkada 2024
HIPMI Kota Bekasi Dorong Pengusaha Muda Naik Kelas Lewat Orientasi Batch 4
Jadi Sorotan, Anggaran BumDes Makaaruyen Modoinding Diduga Disalahgunakan
Praktisi Hukum Sulut Soroti Sengketa Pilhut Tumpaan Minsel 2022: Kenapa Bupati Berani Tidak Jalankan Putusan

Berita Terkait

Kamis, 15 Oktober 2026 - 13:14 WIB

Temy Hermanto Sambut Peluang Proyek Konstruksi: Saatnya Pengusaha Muda Tumbuh dan Buka Lapangan Kerja

Jumat, 9 Oktober 2026 - 11:10 WIB

Pendaftaran Anugerah Jurnalistik KPU 2026 Resmi Dibuka, Angkat Tema 73 Tahun KPU RI Kawal Demokrasi Indonesia

Kamis, 8 Oktober 2026 - 18:41 WIB

Ketika Puskesmas Pondok Gede Mengetuk Pintu Rumah Balita Stunting

Rabu, 16 September 2026 - 17:17 WIB

‎Bukan Cuma Padamkan Api, Damkar Kota Bekasi Ternyata Pernah Evakuasi Buaya: Catat Nomor Penting!

Selasa, 15 September 2026 - 09:48 WIB

Bawaslu Minsel Diduga Pakai Perusahaan Bodong dan Barang Pengadaan Bekas Saat Pilkada 2024

Berita Terbaru