‎Progres Pelaksanaan dan Pembangunan Koperasi Merah Putih di Kota Bekasi ‎

- Jurnalis

Jumat, 27 Februari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

‎Pemerintah Kota Bekasi terus mematangkan persiapan implementasi Koperasi Merah Putih yang merupakan bagian dari Proyek Strategis Nasional (PSN). Hingga saat ini, Kota Bekasi mencatatkan progres tertinggi di wilayah Jabodetabek dengan target pendirian di seluruh kelurahan.

‎Hal tersebut diungkapkan Kepala Dinas Koperasi dan UKM Kota Bekasi, Herbert Panjaitan, menjelaskan bahwa langkah awal berupa penguatan legalitas bagi puluhan koperasi tersebut telah rampung dilakukan oleh pemerintah daerah.

‎”Pemerintah Kota Bekasi di awal-awal sudah memfasilitasi legalitas terhadap 56 Koperasi Merah Putih ini melalui pembuatan akta pendirian koperasi, pembuatan NIB, NPWP, sampai pembukaan nomor rekening bagi Koperasi Merah Putih,” ujar Herbert di ruang kerjanya, Jumat (27/02/2026).

‎Herbert menambahkan bahwa dari total 56 koperasi yang tersebar di tiap kelurahan, beberapa lokasi sudah masuk dalam tahap pembangunan fisik yang didanai oleh pusat melalui APBN.

‎”Untuk wilayah Jabodetabek, Kota Bekasi masih tertinggi progresnya. Dari 56 itu, kita sedang membangun delapan lokasi Koperasi Merah Putih. Yang sudah 100% fisik itu di Bojong Menteng,” jelasnya.

‎Selain Bojong Menteng, wilayah lain seperti Jatisari juga menjadi titik pembangunan. Herbert menyebutkan bahwa sarana prasarana (sarpras) seperti rak toko hingga kendaraan operasional nantinya akan didukung oleh pemerintah pusat.

‎Sementara itu, tujuh lokasi tambahan juga telah diusulkan ke pusat untuk menjadi titik pembangunan baru.
‎Meski demikian, Herbert tidak menampik adanya tantangan di lapangan, terutama terkait keterbatasan lahan di wilayah perkotaan seperti Bekasi.

‎”Kendala di kita salah satunya luas lahan minimal 600 meter persegi. Di Kota Bekasi sudah agak sulit, berbeda dengan daerah Jawa sana yang lahannya masih luas-luas. Kita memaksimalkan lahan PSU (Prasarana, Sarana, dan Utilitas) milik pemerintah daerah maupun lahan BUMN,” tambahnya.

‎Program Koperasi Merah Putih ini diharapkan dapat membangkitkan ekonomi kerakyatan dengan melibatkan masyarakat secara langsung, menyediakan lapangan kerja, serta menjamin keterjangkauan harga kebutuhan konsumsi. Herbert pun mengajak masyarakat untuk menyamakan persepsi demi kesuksesan program nasional ini.

‎”Harapan kita, karena ini program PSN, kita samakan persepsi antara pemerintah dengan masyarakat. Kalau ini berjalan, pasti bermanfaat. Masyarakat dilibatkan dan dibantu oleh pemerintah pusat untuk menggerakkan ekonomi,” pungkas Herbert.

Baca Juga :  Sejumlah Warga Keluhkan terkait Proyek Revitalisasi Danau Tondano

Berita Terkait

Pengukuhan Paskibraka Setu 2026: Camat Ingatkan Kedisiplinan dan Nama Baik Sekolah
Situasi Premier Estate 2 Bekasi Sempat Memanas Ditengarai Akibat Sengketa Lahan
Bersama Jajarannya Kapolrestro Kombespol Putu Kholis Berkunjung Ke PWI Bekasi Raya
Kukuhkan Paskibraka Kota Bekasi, Wali Kota Pesan Jadikan Kebanggaan Orang Tua
Tantan Sulthon Menang Telak, PWI Bekasi Raya Ucapkan Selamat dan Siap Bersinergi
‎Diduga Serobot Lahan 2.954 M², Ahli Waris Alm Tonge Nyimin dan Kuasa Hukum Tempuh Jalur Hukum
Pelanggan Bisnis dan Industri PLN UID Jabar Tumbuh Hingga 11,32 Persen di Semester 1 2026, Perkuat Geliat Ekonomi Jawa Barat
Kemnaker Siapkan Akses Pelatihan dan Kerja bagi Penyintas Penyalahgunaan Narkoba

Berita Terkait

Jumat, 14 Agustus 2026 - 21:48 WIB

Situasi Premier Estate 2 Bekasi Sempat Memanas Ditengarai Akibat Sengketa Lahan

Jumat, 14 Agustus 2026 - 19:38 WIB

Bersama Jajarannya Kapolrestro Kombespol Putu Kholis Berkunjung Ke PWI Bekasi Raya

Kamis, 13 Agustus 2026 - 23:05 WIB

Kukuhkan Paskibraka Kota Bekasi, Wali Kota Pesan Jadikan Kebanggaan Orang Tua

Kamis, 13 Agustus 2026 - 21:55 WIB

Tantan Sulthon Menang Telak, PWI Bekasi Raya Ucapkan Selamat dan Siap Bersinergi

Kamis, 13 Agustus 2026 - 20:08 WIB

‎Diduga Serobot Lahan 2.954 M², Ahli Waris Alm Tonge Nyimin dan Kuasa Hukum Tempuh Jalur Hukum

Berita Terbaru