Reses di Sukrendah, Ketua DPRD Lebak Terima Keluhan BPJS Nonaktif dan Akurasi Data Desil Masyarakat

- Jurnalis

Selasa, 26 Mei 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

LEBAK – Ketua DPRD Kabupaten Lebak, dr. Juwita Wulandari, melanjutkan agenda Reses Masa Persidangan ke-III Tahun 2026 di Desa Sukrendah, Kecamatan Warunggunung, Senin (25/05/2026).

Pertemuan ini menjadi ajang bagi warga untuk menumpahkan keluh kesah terkait jaminan kesehatan dan ketidakadilan data kemiskinan.

Dalam dialog interaktif tersebut, isu utama yang mencuat kembali adalah banyaknya kartu BPJS Kesehatan warga yang sudah tidak aktif. Hal ini membuat warga khawatir tidak bisa mengakses layanan kesehatan gratis saat keadaan darurat.

“Sama seperti di titik sebelumnya, aspirasi masyarakat Sukrendah mayoritas menginginkan BPJS Kesehatan mereka diaktifkan kembali. Ini adalah hak dasar masyarakat yang harus kita perjuangkan agar mereka merasa aman saat jatuh sakit,” tegas dr. Juwita.

Baca Juga :  PELEPAH DAUN PISANG, Oleh Binsar.H.M.Jabang Setra Sihombing 1610.

Namun, selain masalah BPJS, warga Desa Sukrendah juga melayangkan protes keras terkait penetapan tingkat kesejahteraan atau angka Desil pemerintah. Warga menilai, pengelompokan desil seringkali tidak sesuai dengan realita di lapangan, sehingga warga yang benar-benar miskin justru tidak mendapatkan bantuan karena dianggap mampu oleh sistem.

“Masyarakat meminta pemerintah agar tidak asal-asalan dalam memvonis atau menetapkan desil seseorang. Banyak warga mengeluh, mereka yang secara ekonomi sulit malah masuk ke desil tinggi, sehingga bantuan sosial dan subsidi kesehatan mereka terputus,” ujar politisi PDI Perjuangan tersebut.

Menanggapi hal itu, dr. Juwita mendesak Dinas Sosial dan pihak terkait untuk melakukan verifikasi serta validasi data secara faktual, bukan hanya sekadar hitungan di atas kertas. Menurutnya, penetapan desil yang tidak akurat sangat berdampak pada rasa keadilan di tengah masyarakat.

Baca Juga :  Ternyata Mikha Tambayong Suka Makanan Khas Manado ini

“Pemerintah harus turun ke lapangan, lihat kondisi rumah dan ekonomi warga secara langsung sebelum menetapkan status desil mereka. Jangan sampai data di komputer berbeda jauh dengan kenyataan di gubuk warga. Saya akan sampaikan poin ini secara tegas dalam rapat evaluasi dengan OPD terkait,” pungkasnya.

Kegiatan reses diakhiri dengan komitmen dr. Juwita untuk mengawal pembaruan data DTKS (Data Terpadu Kesejahteraan Sosial) agar alokasi bantuan sosial dan BPJS PBI (Penerima Bantuan Iuran) di Kecamatan Warunggunung lebih tepat sasaran.(Adv)

Berita Terkait

Ratusan Wartawan Deklarasikan Pers Bekasi Raya 2026, Tegaskan Komitmen Profesionalisme dan Persatuan
Gerakan Pemuda Kepulauan Nias (GPKN), Hadir Dengan Visi: Menyatukan Pemuda Ono Niha
Milad Ke-2 Ormas Jayagati Digelar di Banten, Momentum Pererat Tapi Silaturahmi
ers Bersatu Bekasi Raya Maju, HPN Tingkat Bekasi Raya 2026 Dibuka Meriah
‎Kemudahan Urus Paspor Akhir Pekan, Imigrasi Bekasi Hadirkan Layanan ‘BEKEN WE SAVE’
‎Layanan Urus Paspor: Imigrasi Bekasi Buka Layanan Istimewa di Hari Sabtu dan Minggu
Plh Walkot Harris Bobihoe Bahas Solusi Persampahan Dan Tindak Tegas Oknum SPMB
Don Dasco Layak Jadi Wapres, Apalagi Mendagri.

Berita Terkait

Minggu, 14 Juni 2026 - 10:31 WIB

Ratusan Wartawan Deklarasikan Pers Bekasi Raya 2026, Tegaskan Komitmen Profesionalisme dan Persatuan

Sabtu, 13 Juni 2026 - 22:22 WIB

Gerakan Pemuda Kepulauan Nias (GPKN), Hadir Dengan Visi: Menyatukan Pemuda Ono Niha

Sabtu, 13 Juni 2026 - 21:48 WIB

Milad Ke-2 Ormas Jayagati Digelar di Banten, Momentum Pererat Tapi Silaturahmi

Kamis, 11 Juni 2026 - 21:06 WIB

ers Bersatu Bekasi Raya Maju, HPN Tingkat Bekasi Raya 2026 Dibuka Meriah

Selasa, 9 Juni 2026 - 23:50 WIB

‎Kemudahan Urus Paspor Akhir Pekan, Imigrasi Bekasi Hadirkan Layanan ‘BEKEN WE SAVE’

Berita Terbaru