Tim Hukum Panitia Pilhut Kabupaten Minahasa Jadi Sorotan, Masyarakat Minta Bupati Batalkan Pelantikan HK: Banyak Sengketa

- Jurnalis

Kamis, 9 Juli 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: Gambar background Kantor Dinas PMD Kabupaten Minahasa; inserted photo: Bupati Minahasa, Asisten I Bidang Pemerintahan Kabupaten Minahasa, Kadis PMD Minahasa,

Foto: Gambar background Kantor Dinas PMD Kabupaten Minahasa; inserted photo: Bupati Minahasa, Asisten I Bidang Pemerintahan Kabupaten Minahasa, Kadis PMD Minahasa,

MINAHASA, Telusur News,- Rencana pelantikan Hukum Tua (Kumtua) terpilih dalam Pemilihan Hukum Tua (HK) Kabupaten Minahasa 2026, menjadi sorotan.

Pasalnya, pelantikan tersebut dinilai cacat hukum, dikarenakan masih banyak desa yang bermasalah sengketa Pilhut.

Di sisi lain, indikasi dugaan tidak netralnya Panitia Kabupaten pun menjadi sorotan lainnya.

Informasinya, salah satu tim hukum Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Minahasa merupakan suami dari salah satu oknum Sekretaris Desa (sekdes) yang terindikasi memihak pada salah satu calon hukum tua saat Pilhut lalu.

Baca Juga :  PWI Pusat Dorong Perlindungan Karya Jurnalistik Masuk Revisi UU Hak Cipta

Banyak pihak kemudian meminta Bupati Minahasa Robby Dondokambey untuk meninjau kembali rencana pelantikan terhadap desa yang masih bersengketa Pilhut.

“Kami minta bupati menunda pelantikan di desa yang masih bermasalah,” ungkap Ketua JPKP, Katrin Werupangkey, salah satu LSM yang mengawal desa bersengketa Pilhut, Kamis (09/07/2026).

Baca Juga :  PWI Pusat Apresiasi Pengembalian Kartu Pers Wartawan CNN Indonesia oleh Istana

Permintaan masyarakat tersebut bukan tidak berdasar. Sebab jika Pemkab Minahasa tidak bijak mengambil keputusan, maka Aliansi Masyarakat Pencari Keadilan, gabungan beberapa masyarakat dari desa yang bersengketa Pilhut, berencana akan melakukan aksi damai.

(red)

 

Berita Terkait

Perkuat Adaptasi Digital dan Pesta Rakyat, PWI Fest 2026 Jadi Agenda Tetap PWI Pusat
Sosialisasi BEETRI, Tri Adhianto: Displin Bukan Hanya Diukur dari Absensi Saja
‎72 Temuan BPK, Bagian Kerja Sama Akui Lemah Pengawasan dan Koordinasi Antar-OPD
‎Tindak Lanjuti LHP BPK, Sekda Kota Bekasi Minta Seluruh OPD Kerja Sesuai Aturan
Untuk Persatuan Indonesia, PWI Pusat dan Hotman Paris Sepakat Akhiri Polemik
Tegaskan Kedisiplinan dan Kesehatan ASN, Wali Kota Bekasi Tri Adhianto Minta Pegawai Berikan Performa Maksimal
Peta Lokasi PTSL 2026 Kota Bekasi Berubah Jadi 14 Kelurahan, Ini Alasannya
PWI Jabar Matangkan Konferprov 2026, Sosialisasi Tahap I Tekankan Transparansi dan Demokrasi

Berita Terkait

Rabu, 29 Juli 2026 - 20:53 WIB

Perkuat Adaptasi Digital dan Pesta Rakyat, PWI Fest 2026 Jadi Agenda Tetap PWI Pusat

Rabu, 29 Juli 2026 - 14:22 WIB

Sosialisasi BEETRI, Tri Adhianto: Displin Bukan Hanya Diukur dari Absensi Saja

Rabu, 29 Juli 2026 - 11:51 WIB

‎72 Temuan BPK, Bagian Kerja Sama Akui Lemah Pengawasan dan Koordinasi Antar-OPD

Rabu, 29 Juli 2026 - 11:08 WIB

‎Tindak Lanjuti LHP BPK, Sekda Kota Bekasi Minta Seluruh OPD Kerja Sesuai Aturan

Selasa, 28 Juli 2026 - 21:52 WIB

Untuk Persatuan Indonesia, PWI Pusat dan Hotman Paris Sepakat Akhiri Polemik

Berita Terbaru