BEKASI — Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kota Bekasi mencatat realisasi penerimaan pajak daerah hingga saat ini telah mencapai angka 69,95 persen atau setara dengan Rp2,799 triliun.
Menjelang akhir tahun, Kepala Bapenda Kota Bekasi, M. Solikhin, menyatakan optimismenya bahwa capaian total dapat melampaui target di kisaran 90 persen.
”Jadi posisi hari ini ada di 69,95 persen atau kita sudah tercapai 2,799 triliun. Ya, jadi hampir 2,8 kurang sedikit nih,” ujar M. Solikhin. “Jadi harapan kita di akhir tahun, kalau kita lihat prognosa, kami optimis di angka 90 persen lebih,” ujar Solikhin kenapa Awak media di Kantor Wali Kota Bekasi, Senin (12/10/2026) usai apel pagi.
Rincian Sektor Pajak yang Menonjol
Dalam pemaparannya, M. Solikhin merinci sejumlah sektor pajak yang menunjukkan kinerja penerimaan yang tinggi, di antaranya:
* Pajak Air Tanah: Menjadi salah satu sektor yang paling menonjol dengan capaian tertinggi di angka 138 persen.
* PBJT Makanan dan Minuman: Tercatat berada di angka 85,3 persen.
* Pajak Parkir: Mencapai angka 84,06 persen.
* PBJT Kesenian dan Hiburan: Berada di angka 80,52 persen.
* Jasa Perhotelan: Mencapai 76,87 persen.
* Option Pajak Kendaraan Bermotor (PKB): Masih berada di angka 67,44 persen.
Strategi Menuju Target Akhir Tahun
Menanggapi sisa waktu beberapa bulan menjelang akhir tahun, pihak Bapenda telah menyiapkan langkah-langkah strategis untuk mendongkrak penerimaan agar mendekati target maksimal.
”Saya tidak bisa mengumumkan sekarang karena nanti kita launching ada program di tanggal 28 Oktober bertepatan dengan [bulan ini],” jelas M. Solikhin.
Meski demikian, Bapenda Kota Bekasi tetap berfokus dan menaruh harapan besar agar realisasi secara keseluruhan dapat melampaui target 90 persen pada akhir tahun mendatang.
















