Global Warming Makin Nyata, BPC HIPMI Kota Bekasi Serukan Aksi Nyata

- Jurnalis

Senin, 27 Juli 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Telusur News, Kota Bekasi, 27 Juli 2026 – Perubahan iklim bukan lagi sekadar isu global yang jauh dari kehidupan masyarakat. Gelombang panas yang semakin sering terjadi, kualitas udara yang terus menjadi perhatian, hingga berkurangnya ruang hijau menjadi sinyal nyata bahwa ancaman krisis iklim telah berada di depan mata.

Menyikapi kondisi tersebut, Wakil Ketua Umum BPC HIPMI Kota Bekasi, Temi Hermanto, mengajak pemerintah, dunia usaha, akademisi, komunitas, dan masyarakat untuk memperkuat kolaborasi dalam membangun Kota Bekasi yang lebih hijau, sehat, tangguh, dan tetap kompetitif secara ekonomi.

Menurut Temi Hermanto, sebagai salah satu kota penyangga Jakarta dengan pertumbuhan ekonomi dan urbanisasi yang sangat pesat, Kota Bekasi menghadapi tantangan besar dalam menjaga keseimbangan antara pembangunan dan kelestarian lingkungan.

“Perubahan iklim bukan lagi persoalan generasi mendatang. Dampaknya sudah kita rasakan hari ini. Karena itu, pertumbuhan ekonomi tidak boleh mengorbankan lingkungan. Sebaliknya, pembangunan harus diarahkan agar mampu menciptakan keseimbangan antara kemajuan ekonomi dan keberlanjutan ekologi,” ujar Temi.

Ia menegaskan bahwa dunia usaha memiliki peran strategis dalam mempercepat transformasi menuju ekonomi hijau. Pelaku usaha tidak hanya berorientasi pada pertumbuhan, tetapi juga harus menjadi bagian dari solusi melalui inovasi, efisiensi energi, pemanfaatan teknologi ramah lingkungan, dan investasi yang berkelanjutan.

Baca Juga :  Pengurus PWI Pusat Laporkan HPN 2026 Ke KSP, Harapkan Kehadiran Presiden

Menurutnya, konsep pembangunan masa depan harus berpijak pada prinsip ekonomi yang tumbuh, lingkungan yang terjaga, dan masyarakat yang sejahtera.

 

Dorong Kebijakan yang Berpihak pada Lingkungan

BPC HIPMI Kota Bekasi mendorong Pemerintah Pusat dan Pemerintah Kota Bekasi untuk memperkuat berbagai kebijakan strategis dalam menghadapi dampak perubahan iklim.

Beberapa langkah yang dinilai perlu menjadi prioritas antara lain:

  • memperluas ruang terbuka hijau sebagai paru-paru kota;
  • meningkatkan kualitas dan aksesibilitas transportasi publik;
  • memperketat pengendalian pencemaran udara;
  • mempercepat pemanfaatan energi bersih dan energi terbarukan;
  • memperluas edukasi lingkungan kepada masyarakat sejak usia dini.

Menurut Temi, kebijakan tersebut tidak hanya penting untuk mengurangi dampak perubahan iklim, tetapi juga akan meningkatkan kualitas hidup masyarakat serta memperkuat daya tarik investasi di Kota Bekasi.

 

Dunia Usaha Harus Menjadi Pelopor Perubahan

Selain mendorong kebijakan pemerintah, HIPMI Kota Bekasi juga mengajak seluruh pelaku usaha untuk mulai menerapkan praktik bisnis yang lebih bertanggung jawab terhadap lingkungan.

Langkah tersebut dapat diwujudkan melalui pengurangan emisi karbon, efisiensi penggunaan energi, pengelolaan limbah yang lebih baik, penggunaan material yang ramah lingkungan, hingga partisipasi aktif dalam program penghijauan dan rehabilitasi kawasan.

Baca Juga :  Komisi XII Pastikan pasokan BBM dan Listrik di Pulau Bali Aman Jelang Lebaran

“Menghadapi perubahan iklim bukan hanya tugas pemerintah. Dunia usaha, organisasi masyarakat, akademisi, media, dan seluruh elemen masyarakat harus bergandengan tangan. Kolaborasi adalah kunci untuk mewariskan Kota Bekasi yang lebih hijau, lebih sehat, dan lebih berdaya saing kepada generasi mendatang,” tegas Temi.

 

Membangun Bekasi yang Tangguh dan Berkelanjutan

Sebagai organisasi yang mewadahi para pengusaha muda, BPC HIPMI Kota Bekasi menegaskan komitmennya untuk terus mendukung pembangunan yang berorientasi pada keberlanjutan.

HIPMI memandang bahwa daya saing ekonomi tidak lagi hanya diukur dari besarnya investasi atau pertumbuhan usaha, tetapi juga dari kemampuan suatu daerah menciptakan pembangunan yang ramah lingkungan, adaptif terhadap perubahan iklim, dan memberikan manfaat jangka panjang bagi masyarakat.

BPC HIPMI Kota Bekasi meyakini bahwa keberhasilan menghadapi krisis iklim hanya dapat dicapai melalui sinergi yang kuat antara pemerintah, dunia usaha, dan masyarakat.

“Hari ini adalah waktu terbaik untuk mulai bergerak. Setiap pohon yang ditanam, setiap emisi yang dikurangi, dan setiap langkah kecil menjaga lingkungan adalah investasi bagi masa depan Kota Bekasi. Mari kita jadikan pembangunan ekonomi dan pelestarian lingkungan berjalan beriringan demi mewujudkan Bekasi yang hijau, sehat, maju, dan berkelanjutan,” pungkas Temi Hermanto.

(DM)

Berita Terkait

Kemnaker Tegaskan Sinergi dengan ILO Hadapi Perubahan Dunia Kerja
Menaker Bawa Agenda Penguatan Keterampilan dan Pelindungan Pekerja ke Forum ASEAN
Pemerintah Kota Bekasi Tertibkan Bangunan Liar di Jalan Hankam Jatirahayu Kecamatan Pondok Melati
HUT ke-81 RI, Kemnaker Tegaskan Komitmen Perkuat SDM dan Perluas Kesempatan Kerja
‎Diduga Serobot Lahan 2.954 M², Ahli Waris Alm Tonge Nyimin dan Kuasa Hukum Tempuh Jalur Hukum
Konferprov PWI Jabar 2026, Wali Kota Bandung: Pers Harus Tetap Jadi Pilar Keempat, Kritis, Jujur dan Solutif
B50 dan Masa Depan Energi Indonesia, Temi: Ini Tantangan Sekaligus Peluang
Kabid Humas Polda Jabar Kunjungi PWI Jawa Barat, Dukung Penyelenggaraan Konferprov 2026

Berita Terkait

Selasa, 25 Agustus 2026 - 22:14 WIB

Kemnaker Tegaskan Sinergi dengan ILO Hadapi Perubahan Dunia Kerja

Selasa, 25 Agustus 2026 - 10:35 WIB

Menaker Bawa Agenda Penguatan Keterampilan dan Pelindungan Pekerja ke Forum ASEAN

Selasa, 18 Agustus 2026 - 18:50 WIB

HUT ke-81 RI, Kemnaker Tegaskan Komitmen Perkuat SDM dan Perluas Kesempatan Kerja

Kamis, 13 Agustus 2026 - 20:08 WIB

‎Diduga Serobot Lahan 2.954 M², Ahli Waris Alm Tonge Nyimin dan Kuasa Hukum Tempuh Jalur Hukum

Rabu, 12 Agustus 2026 - 16:30 WIB

Konferprov PWI Jabar 2026, Wali Kota Bandung: Pers Harus Tetap Jadi Pilar Keempat, Kritis, Jujur dan Solutif

Berita Terbaru