Realisasi Pencairan Anggaran Publikasi Media Minsel Tertunda-tunda, Diduga Ada Indikasi Permainan

- Jurnalis

Selasa, 24 Mei 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kadis Kominfo Minsel Roy Mandey

Kadis Kominfo Minsel Roy Mandey

MINSEL, TelusurNews,- Realisasi pencairan anggaran untuk Publikasi Media sudah memasuki Triwulan 2 (dua), namun hingga saat ini masih tertunda-tunda, banyak pihak menduga ada indikasi permainan anggaran Publikasi Media di Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kabupaten Minahasa Selatan.

Saat wartawan mengkonfirmasikan kepada Kepala Dinas (Kadis) Kominfo Minahasa Selatan (Minsel) Roy Mandey, Jumat (13/05/2022), mengatakan bahwa masih menunggu petunjuk dari pimpinan, yang tidak jelas pimpinan yang dimaksud Kadis Roy Mandey siapa.

“Masih menunggu petunjuk pimpinan” ujar Mandey.

Diduga, Kadis Kominfo Minsel takut ambil kebijakan sendiri.

“Saya tidak mau mo melangkah, saya selalu mau minta petunjuk.

Kalian harus paham bahasa birokrasi,” tambahnya.

Roya Mandey menjelaskan bahwa Pemerintah tidak wajib mengakomodir sebuah media, namun dikarenakan pimpinan butuh publikasi kegiatan kerja untuk itu Diskominfo Minsel mulai merekrur media.

“Aturan jelas, pemerintah tidak wajib bermitra dengan media,” jelasnya.

Namun demikian, Kadis Kominfo Minsel Roy Mandey mengatakan kepada media untuk selalu berkoordinasi dengan pihaknya.

Baca Juga :  Panglima, Kapolri dan Kepala Staf Main Wayang Orang: Lestarikan Budaya hingga Perkokoh Sinergitas TNI-Polri

“Koordinasi dengan Bendahara, mudah-mudahan minggu depan sudah ada pencairan,” kata Roy Mandey, (13/05) lalu.

Mandey meminta rekan-rekan media untuk bersabar dan memahami kondisi birokrasi di Minsel seperti apa.

“Kalau cuma mau ikuti mau saya pasti sudah lama cair, tapi ketika saya bertanya belum dijawab,” pungkasnya.

Terkait hal tersebut, sebelumnya, beberapa pihak sangat menyayangkan informasi yang didapat bahwa Pemkab Minsel lewat Diskominfo diduga telah melakukan pencairan triwulan pertama hanya kepada 5 (lima) media yang belum jelas legalitas media-media tersebut, dimana ada banyak media yang diakomodir Diskominfo Minsel.

Dari hasil wawancara dengan Kadis Kominfo Minahasa Selatan, diduga pencairan anggaran Publikasi Media ke media lainnya tersendat akibat ribetnya alur birokrasi yang terjadi.

Terkait kerjasama dengan media, perlu diketahui semua pihak bahwa Diskominfo tidak boleh serta-merta mengeluarkan stetmen bahwa pemerintah tidak wajib mengakomodir media, jika ada anggaran yang dikelola di dalamnya.

Untuk diketahui, di setiap Pemerintah Kabupaten/Kota dan Propinsi, ada anggaran yang setiap tahunnya ditata untuk publikasi berita lewat media-media yang diajak bekerjasama dengan pemerintah. Untuk itu, setiap media berhak mengetahui seperti apa proses penganggaran dan realisasinya.

Baca Juga :  Melongok BRILink di Sekitar Tugu Monas

Diketahui juga, beberapa media telah menayangkan banyak berita Pemkab Minsel, yang mana dalam 1 (satu) berita advetorial (iklan pencitraan) saja pun, dalam Jurnalisme, bisa berharga puluhan juta.

“Kami media mengerti aturan bahwa ada anggaran yang ditata untuk media, dan jika pemerintah berkata demikian, bisa diindikasikan ada upaya untuk memainkan anggaran yang biasanya ditata setiap tahunnya untuk publikasi media,” ungkap Syarel, wartawan Telusur News Perwakilan Propinsi Sulawesi Utara.

Anggota Badan Anggaran Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Minahasa Selatan Jaclyn Ivanna Koloay, SH ketika dimintai tanggapan oleh wartawan lewat aplikasi pesan singkat Whatsapp, mengatakan belum mengetahui terkait hal tersebut, namun Koloay mengatakan akan mengeceknya.

“Saya kurang tau masalah itu, tapi nanti saya cari tau,” ujar Koloay, Selasa (24/05). (Red)

Berita Terkait

Panitia HPN Bekasi Raya 2026 Serahkan Piagam Penghargaan dan Laporan Kegiatan
Wali Kota Bekasi Buka Temu Karya Karang Taruna VII Kota Bekasi, Pentingnya Pembangunan SDM Seimbang dengan Infrastruktur
Firdaus Minta SMSI Jadi Penanggung Jawab HPN 2027
Kejari Kota Bekasi Eksekusi Pemusnahan Barang Bukti 164 Perkara Pidum dan Pidsus
Frits Saikat Apresiasi Kepemimpinan H. Darkam Suryadi: Bukti Nyata Pemimpin Berbasis Kerja Nyata
Ratusan Wartawan Deklarasikan Pers Bekasi Raya 2026, Tegaskan Komitmen Profesionalisme dan Persatuan
Gerakan Pemuda Kepulauan Nias (GPKN), Hadir Dengan Visi: Menyatukan Pemuda Ono Niha
Milad Ke-2 Ormas Jayagati Digelar di Banten, Momentum Pererat Tapi Silaturahmi

Berita Terkait

Senin, 22 Juni 2026 - 10:12 WIB

Panitia HPN Bekasi Raya 2026 Serahkan Piagam Penghargaan dan Laporan Kegiatan

Sabtu, 20 Juni 2026 - 17:19 WIB

Wali Kota Bekasi Buka Temu Karya Karang Taruna VII Kota Bekasi, Pentingnya Pembangunan SDM Seimbang dengan Infrastruktur

Jumat, 19 Juni 2026 - 07:15 WIB

Firdaus Minta SMSI Jadi Penanggung Jawab HPN 2027

Kamis, 18 Juni 2026 - 12:55 WIB

Kejari Kota Bekasi Eksekusi Pemusnahan Barang Bukti 164 Perkara Pidum dan Pidsus

Senin, 15 Juni 2026 - 22:47 WIB

Frits Saikat Apresiasi Kepemimpinan H. Darkam Suryadi: Bukti Nyata Pemimpin Berbasis Kerja Nyata

Berita Terbaru

Berita

Firdaus Minta SMSI Jadi Penanggung Jawab HPN 2027

Jumat, 19 Jun 2026 - 07:15 WIB