Terima DPP Wanita Penerus Pelopor Kemerdekaan Bangsa Indonesia, Ketua MPR RI Bamsoet Ajak Kembangkan UMKM Indonesia

- Jurnalis

Kamis, 2 November 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA – Ketua MPR RI sekaligus Wakil Ketua Umum Partai Golkar Bambang Soesatyo mengapresiasi kiprah organisasi Wanita Penerus Pelopor Kemerdekaan Bangsa Indonesia yang turut menggerakkan anggotanya untuk terjun ke dalam berbagai sektor UMKM. Mengingat pemberdayaan UMKM merupakan upaya kolektif dan inklusif, dengan melibatkan berbagai pemangku kepentingan, termasuk kalangan wanita.

“Kita bersyukur bahwa hingga Juni 2023, sekitar 22,7 juta UMKM di Indonesia sudah masuk pada ekosistem digital. Namun angka tersebut baru merepresentasikan sekitar 35 persen dari total UMKM yang ada, sehingga langkah-langkah dan strategi untuk membangun literasi digital bagi pelaku UMKM harus menjadi program prioritas. Bahkan jika perlu, target 30 juta UMKM yang go digital di 2024 mendatang, ditingkatkan menjadi 50 juta UMKM,” ujar Bamsoet usai menerima DPP Wanita Penerus Pelopor Kemerdekaan Bangsa Indonesia, di Jakarta, Kamis (2/11/23).

Baca Juga :  Lintas Organisasi Bersatu, Ade Muksin Nahkodai Panitia HPN Bekasi Raya 2026

Pengurus DPP Wanita Penerus Pelopor Kemerdekaan Bangsa Indonesia yang hadir antara lain, Hediati, Chairunnisak, Iflahah Z, Linda Mutia, Masniar Tanjung, Hayati Nawawi, Nurmiati.

Ketua DPR RI ke-20 dan mantan Ketua Komisi III DPR RI bidang Hukum, HAM, dan Keamanan ini menjelaskan, UMKM merupakan entitas perekonomian nasional yang vital bagi perekonomian nasional. UMKM juga menjadi bangun perekonomian yang selaras dengan amanat Konstitusi pasal 33 ayat 4, dimana salah satu aspek yang mendasari penyelenggaraan perekonomian nasional adalah prinsip kemandirian.

“Meskipun demikian, sektor UMKM masih menemui beberapa kendala dalam pengembangan usaha. Salah satunya tercermin dari angka penyaluran kredit kepada UMKM secara industri yang baru mencapai 20 persen. Ini masih jauh dari target pemerintah yang memproyeksikan penyaluran kredit bagi UMKM dapat mencapai 30 persen pada tahun 2024,” jelas Bamsoet.

Baca Juga :  Sterilisasi Gegana Polda Metro Jaya Pastikan Keamanan Vihara Tri Ratna untuk Perayaan Imlek

Ketua Dewan Pembina Depinas SOKSI dan Kepala Badan Polhukam KADIN Indonesia ini menerangkan, para pelaku UMKM di lapangan juga masih menghadapi berbagai persoalan dalam mengakses kredit. Pemberlakuan mitigasi risiko yang diterapkan dunia perbankan, misalnya dengan cara permintaan jaminan yang besar dan pemberlakuan persyaratan yang ketat, cenderung mencederai karakteristik usaha UMKM sebagai usaha kecil dan menengah yang memiliki keterbatasan sumberdaya.

“Selain terkendala persyaratan kredit, harus kita akui bahwa belum semua UMKM memiliki tingkat literasi keuangan yang memadai, sehingga masih memerlukan dukungan pembinaan. Literasi keuangan menjadi isu yang krusial, karena masih sangat timpang dengan indeks inklusi keuangan. Sebagai gambaran, indeks literasi keuangan nasional tahun 2022 sebesar 49,68 persen, sangat timpang dengan indeks inklusi keuangan yang sudah mencapai 85,1 persen,” pungkas Bamsoet. (*)

Berita Terkait

Sidang Perdana Praperadilan Ditunda Hakim, Termohon Polres Metro Bekasi Kota Tidak Hadir
‎Sekda Kota Bekasi Ajak ASN dan Masyarakat Bangun Keluarga Berkualitas
Wali Kota Bekasi Minta Wangneng Prioritaskan Tenaga Kerja Lokal Pada Proyek PSEL
Wawali Harris Bobihoe : Haturkan Terima Kasih Kepada Presiden RI Hidupkan Perekonomian Rakyat Melalui Nobar Piala Dunia 2026
Tanggapi Pemberitaan, Berikut Pernyataan Tegas Ketua Panitia HPN Bekasi Raya 2026
Di Ajang Sunda Karya Fest 2026 Kota Bekasi Raih Predikat Fashion Terkini Anugerah Fashion Show PKJB 2026 Se-Jawa Barat
Warga Soroti Beberapa Dugaan Penyalahgunaan Anggaran yang Libatkan Rony Lengkey
‎PWI Jabar Gelar UKW, Yomanius Untung Tegaskan Kredibilitas dan Integritas Wartawan adalah Harga Mati

Berita Terkait

Senin, 29 Juni 2026 - 18:52 WIB

Sidang Perdana Praperadilan Ditunda Hakim, Termohon Polres Metro Bekasi Kota Tidak Hadir

Senin, 29 Juni 2026 - 08:54 WIB

‎Sekda Kota Bekasi Ajak ASN dan Masyarakat Bangun Keluarga Berkualitas

Minggu, 28 Juni 2026 - 20:01 WIB

Wali Kota Bekasi Minta Wangneng Prioritaskan Tenaga Kerja Lokal Pada Proyek PSEL

Minggu, 28 Juni 2026 - 18:11 WIB

Wawali Harris Bobihoe : Haturkan Terima Kasih Kepada Presiden RI Hidupkan Perekonomian Rakyat Melalui Nobar Piala Dunia 2026

Sabtu, 27 Juni 2026 - 01:24 WIB

Tanggapi Pemberitaan, Berikut Pernyataan Tegas Ketua Panitia HPN Bekasi Raya 2026

Berita Terbaru