‎GRIM Kecam Dugaan Pungli Oknum Dishub Kota Bekasi, Desak Sanksi Tegas dan Transparan

- Jurnalis

Senin, 10 Agustus 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BEKASI — Gerakan Rakyat Indonesia Membangun (GRIM) mengecam keras dugaan praktik pungutan liar (pungli) yang melibatkan lima oknum pegawai Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Bekasi. Kasus ini dinilai mencederai kepercayaan masyarakat terhadap aparatur pemerintah dan kualitas pelayanan publik di wilayah tersebut.
‎
Ketua Umum GRIM, Gibson Manalu, menegaskan bahwa tindakan penyalahgunaan wewenang demi kepentingan pribadi merupakan pelanggaran berat yang tidak boleh ditoleransi.
‎
“GRIM mengecam keras segala bentuk praktik pungutan liar yang diduga dilakukan oleh oknum aparatur negara, karena tindakan tersebut mencederai kepercayaan masyarakat terhadap pelayanan publik,” ujar Gibson Manalu dalam pernyataan resminya, Senin (10/08/2026)
‎
Gibson menambahkan bahwa aparatur pemerintah memikul tanggung jawab moral dan hukum untuk menjaga integritas institusi. Menurutnya, oknum yang terbukti melanggar harus dijatuhi sanksi setimpal.
‎
“Aparatur pemerintah seharusnya menjadi teladan dalam memberikan pelayanan yang profesional, jujur, dan berintegritas, bukan justru menyalahgunakan kewenangan untuk kepentingan pribadi,” tegas Gibson.
‎
Meskipun menyambut baik langkah Pemerintah Kota Bekasi yang telah memulai pemeriksaan internal, GRIM mengingatkan agar proses penyelesaian kasus ini dilakukan secara terbuka dan tanpa diskriminasi.
‎
“Kami mengapresiasi langkah Pemerintah Kota Bekasi yang telah menindaklanjuti kasus ini melalui pemeriksaan internal. Namun demikian, kami meminta agar proses penegakan hukum dan pemberian sanksi dilakukan secara transparan, objektif, serta tanpa pandang bulu, sehingga mampu memberikan efek jera dan memulihkan kepercayaan publik,” lanjutnya.
‎
Lebih jauh, GRIM mendesak agar momentum ini dijadikan bahan evaluasi menyeluruh bagi seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemkot Bekasi. Penguatan sistem pengawasan internal dianggap krusial untuk mencegah berulangnya praktik serupa.
‎
Di sisi lain, Gibson mengimbau warga agar ikut aktif melakukan pengawasan sosial dan berani menyuarakan indikasi pelanggaran yang terjadi di lapangan.
‎
“Kami mengajak masyarakat agar tidak takut melaporkan apabila menemukan dugaan praktik pungli atau penyalahgunaan wewenang, disertai bukti yang dapat dipertanggungjawabkan, sehingga dapat diproses sesuai ketentuan hukum yang berlaku,” pungkas Gibson.
‎
GRIM menegaskan akan terus mengawal penanganan kasus ini hingga tuntas demi memastikan terciptanya tata kelola pemerintahan Kota Bekasi yang bersih, transparan, dan berorientasi pada kepentingan publik.
‎

Baca Juga :  Ketua Dewan Pembina Raja Praburaka Buka Lahan Pertanian 10 Hektar di Taput, Dukung Program Ketahanan Pangan Prabowo

Berita Terkait

Basket Putri Kota Bekasi Tundukan Bandung Barat 51-27, Maju Perempat Final
BPC HIPMI Kota Bekasi Bekali Pemenang Technopreuner Camp Strategi Bisnia Era Digitalisasi
‎Disdukcapil Kota Bekasi Tegaskan IKD Hanya Instrumen Pendukung Perlinsos Digital, Bukan Penentu Bantuan
Business Matching Day Bogor-Bekasi-Depok, HIPMI Kota Bekasi Perkuat Ekosistem Bisnis, Peluang Pasar dan Supplier Makin Terbuka
Pemkab Bekasi Dinilai Belum Menjawab Tuntutan Insan Pers, Koordinator Aksi Beri Ultimatum 7 Hari dan PWI Bekasi Raya Sesalkan Absennya Kadis LH
Temy Hermanto Sambut Peluang Proyek Konstruksi: Saatnya Pengusaha Muda Tumbuh dan Buka Lapangan Kerja
‎Diduga Gunakan Identitas Palsu dalam Jual Beli Tanah, Oknum Camat Dilaporkan ke Polres Metro Bekasi Kota
Pendaftaran Anugerah Jurnalistik KPU 2026 Resmi Dibuka, Angkat Tema 73 Tahun KPU RI Kawal Demokrasi Indonesia

Berita Terkait

Kamis, 5 November 2026 - 21:10 WIB

Basket Putri Kota Bekasi Tundukan Bandung Barat 51-27, Maju Perempat Final

Rabu, 28 Oktober 2026 - 17:26 WIB

BPC HIPMI Kota Bekasi Bekali Pemenang Technopreuner Camp Strategi Bisnia Era Digitalisasi

Senin, 19 Oktober 2026 - 12:38 WIB

‎Disdukcapil Kota Bekasi Tegaskan IKD Hanya Instrumen Pendukung Perlinsos Digital, Bukan Penentu Bantuan

Minggu, 18 Oktober 2026 - 18:02 WIB

Business Matching Day Bogor-Bekasi-Depok, HIPMI Kota Bekasi Perkuat Ekosistem Bisnis, Peluang Pasar dan Supplier Makin Terbuka

Kamis, 15 Oktober 2026 - 19:32 WIB

Pemkab Bekasi Dinilai Belum Menjawab Tuntutan Insan Pers, Koordinator Aksi Beri Ultimatum 7 Hari dan PWI Bekasi Raya Sesalkan Absennya Kadis LH

Berita Terbaru