Hadiri Bahtsul Masail PCNU, Dani Ramdan: Kukuhkan Tradisi NU Hadapi Masalah Aktual

- Jurnalis

Senin, 29 Juli 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ist

Ist

CIKARANG PUSAT – Pj Bupati Bekasi Dani Ramdan menghadiri Bahtsul Masail tingkat Santri ke-2, Lembaga Bahtsul Masail PCNU Kabupaten Bekasi, di aula KH Noer Alie, Gedung Bupati Bekasi Kompleks Pemkab Cikarang Pusat, pada Minggu, (28/07/2024).

Bahtsul masail tingkat santri yang kedua ini mengangkat tema seputar bullying dan money politics.

Pj Bupati Dani Ramdan menyampaikan dalam sambutannya bahtsul masail tingkat santri menjadi bentuk mengukuhkan tradisi intelektual Nahdlatul Ulama. Kajian yang dibedah dalam literatur keilmuan agama Islam ini akan mampu memberikan solusi pada masalah aktual di Kabupaten Bekasi.

Baca Juga :  H. Bambang, Anggota DPRD Kota Bekasi Angkat Bicara Terkait Banjir

“Bukan hanya ibadah khusus saja yang jadi concern dari Nahdlatul Ulama tetapi juga kajian topik aktual. Melalui bahtsul masail kita bisa mencari solusi yang dihadapi umat dengan berlandaskan ajaran agama Islam,” ungkapnya.

Selain itu, forum diskusi para santri ini menjadi tradisi di Nahdlatul Ulama, sejak muda anak-anak dididik secara kritis. Meskipun di sisi lain, ciri khas santri fatsun atau ikut pada arahan Ulama.

“Tetapi tradisi berfikir kritis, diskusi tetap diberikan. NU tetap hadir sampai saat ini karena relevan dengan perkembangan zaman,” jelasnya.

Dani mencontohkan saat ini di Kabupaten Bekasi terus menghadapi tantangan misalnya dalam isu pengangguran, sampai pada stunting.

Baca Juga :  Pemerintah Kota Bekasi Hadir di Coffee Morning Dandim 0507/Bekasi Bersama Insan Pers

“Di tengah industri selalu terjadi pengangguran, nah mungkin dari kami di jajaran birokrasi tidak terpikir bisa saja di jajaran santri terpikir. Karena masih bisa berpikir secara jernih, khususnya pengangguran di kalangan anak-anak Bekasi,” katanya.

Dani berharap tradisi seperti ini bisa diterapkan pada organisasi lainnya. Sebagaimana telah dicontohkan oleh Nahdlatul Ulama dalam menjaga sikap kritis sambil menjaga persatuan dan kesatuan umat maupun bangsa.

“Tentunya topik yang dibahas juga bisa memberikan pencerahan di masyarakat,” tandasnya.

(Fj/YI)

Sumber Berita : bekasikab.go.id

Berita Terkait

PWI Jabar Matangkan Konferprov 2026, Sosialisasi Tahap I Tekankan Transparansi dan Demokrasi
Wawali Harris Bobihoe: Bumi Patriot Bertransformasi Menjadi Kota Metropolis Modern Dan Terkoneksi
RPA Lebak Kecam Keras Dugaan Pelecehan Verbal Oknum Aktivis Terhadap Ketua DPRD Juwita Wulandari
Pemkot Bekasi Perkuat UMKM dengan Pelatihan Strategi Efektif Pengurusan Izin BPOM
Tinjau Pasar Tumpah di Rooftop Pasar Baru, Tri Adhianto: Fasilitas Kanopi, Eskalator hingga Lift Barang Disiapkan Bertahap
PWI Pusat Resmi Melaporkan Hotman Paris ke Polda Metro Jaya, Tegaskan Komitmen Melindungi Martabat Wartawan
PWI Pusat Sesalkan Pernyataan Hotman Paris, Minta Hormati Martabat Wartawan dan Kemerdekaan Pers
Pemkot Bekasi Perkuat Soliditas Camat dan Lurah untuk Tingkatkan Pelayanan Kepada Masyarakat

Berita Terkait

Sabtu, 25 Juli 2026 - 20:42 WIB

PWI Jabar Matangkan Konferprov 2026, Sosialisasi Tahap I Tekankan Transparansi dan Demokrasi

Sabtu, 25 Juli 2026 - 09:49 WIB

Wawali Harris Bobihoe: Bumi Patriot Bertransformasi Menjadi Kota Metropolis Modern Dan Terkoneksi

Kamis, 23 Juli 2026 - 17:48 WIB

RPA Lebak Kecam Keras Dugaan Pelecehan Verbal Oknum Aktivis Terhadap Ketua DPRD Juwita Wulandari

Rabu, 22 Juli 2026 - 21:03 WIB

Pemkot Bekasi Perkuat UMKM dengan Pelatihan Strategi Efektif Pengurusan Izin BPOM

Selasa, 21 Juli 2026 - 12:01 WIB

Tinjau Pasar Tumpah di Rooftop Pasar Baru, Tri Adhianto: Fasilitas Kanopi, Eskalator hingga Lift Barang Disiapkan Bertahap

Berita Terbaru