Bamsoet Dukung Presiden Prabowo Bentuk 80 Ribu Koperasi Merah Putih di Seluruh Indonesia

- Jurnalis

Rabu, 16 April 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA – Anggota DPR RI sekaligus Ketua Dewan Pembina Perkumpulan Bumi Alumni Universitas Padjadjaran (PBA) dan Ketua Dewan Pembina Perkumpulan Alumni Doktor Ilmu Hukum Universitas Padjadjaran (PADIH UNPAD) Bambang Soesatyo mendukung langkah Presiden Prabowo Subianto membentuk Koperasi Desa dan Kelurahan Merah Putih. Keberadaan 80 ribu koperasi Merah Putih di seluruh Indonesia diharapkan dapat memperkuat swasembada pangan, pemerataan ekonomi serta mewujudkan tercapainya Indonesia Emas 2045. Program Koperasi Merah Putih mencerminkan komitmen pemerintah dalam mendorong partisipasi aktif warga desa dalam perekonomian nasional.

“Pembentukan Koperasi Merah Putih oleh Presiden Prabowo Subianto merupakan langkah strategis yang tidak hanya ditujukan untuk memperbaiki perekonomian desa, tetapi juga untuk menciptakan masyarakat yang mandiri dan berdaya saing. Dengan dukungan yang solid dari pemerintah pusat, daerah, serta partisipasi aktif dari masyarakat, koperasi ini dapat menjadi pilar penggerak kemandirian ekonomi Indonesia menuju cita-cita Indonesia Emas 2045,” ujar Bamsoet dalam sambutannya di acara Halal Bihalal Perkumpulan Bumi Alumni (PBA) UNPAD di Restoran Rumarasa Nusantara, Kebayoran Baru Jakarta, Rabu malam (16/4/25).

Ketua MPR RI ke-15 dan Ketua DPR RI ke-20 ini menjelaskan, Koperasi Merah Putih dirancang sebagai pusat aktivitas ekonomi dan sosial bagi masyarakat desa. Menawarkan berbagai layanan yang diarahkan untuk memenuhi kebutuhan dasar warga. Layanan yang disediakan antara lain sembako dengan harga terjangkau, fasilitas simpan pinjam, serta layanan kesehatan melalui klinik dan apotek desa.

Baca Juga :  Open House Hari Kedua, Warga dan Relawan Padati Kediaman Wali Kota Bekasi

“Ketersediaan fasilitas penyimpanan hasil pertanian dan perikanan dalam bentuk cold storage juga menjadi perhatian dari koperasi ini. Sehingga, dapat meminimalisasi kerugian pasca panen yang sering dialami oleh para petani dan nelayan. Dengan sistem distribusi logistik yang optimal, diharapkan kebutuhan pokok masyarakat dapat terpenuhi secara efisien,” kata Bamsoet.

Wakil Ketua Umum Partai Golkar dan Wakil Ketua Umum KADIN Indonesia ini memaparkan, pembiayaan untuk pembentukan Koperasi Merah Putih ditunjang oleh berbagai sumber, seperti Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN), Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD), serta Dana Desa. Program Kredit Usaha Rakyat (KUR) yang dikelola oleh Bank Himbara juga memberikan akses permodalan yang lebih luas bagi para pelaku usaha di desa. Hal ini menjadi peluang bagi desa-desa yang aktif membentuk koperasi untuk mendapatkan insentif tambahan dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Desa (APBDes).

Baca Juga :  Ketum IMI Bamsoet Lakukan Kick Off FIM MiniGP Indonesia Series 2022

“Data dari Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat ketimpangan ekonomi di Indonesia masih menjadi tantangan, dengan proporsi penduduk miskin di pedesaan mencapai sekitar 11,34% atau 13 juta jiwa pada tahun 2024. Koperasi Merah Putih diharapkan dapat menciptakan lapangan kerja baru dan meningkatkan pendapatan masyarakat, sehingga dapat mengurangi angka kemiskinan,” urai Bamsoet.

Wakil Ketua Umum/Kepala Badan Bela Negara FKPPI dan Wakil Ketua Umum Pemuda Pancasila ini menambahkan, dari perspektif sosial, keberadaan Koperasi Merah Putih berpotensi memperkuat jaringan sosial di masyarakat. Dengan menjadi pusat aktivitas, koperasi ini mendorong warga untuk berkolaborasi, berbagi pengetahuan, dan meningkatkan kualitas hidup secara keseluruhan. Karena itu, keberhasilan program ini tidak hanya diukur dari aspek ekonomi, tetapi juga dari dampak sosial yang dihasilkan.

“Koperasi Merah Putih menjadi sangat relevan dalam konteks dinamika perekonomian global yang terus berubah. Dengan memanfaatkan teknologi dan pendekatan inovatif, koperasi ini diharapkan dapat beradaptasi dengan tantangan yang ada, serta meningkatkan daya saing produk lokal. Partisipasi aktif dari masyarakat dalam menyusun dan mengelola Koperasi Merah Putih akan menjadi kunci keberhasilan program tersebut,” pungkas Bamsoet. (*)

Berita Terkait

Don Dasco Layak Jadi Wapres, Apalagi Mendagri.
Tak Bisa Hadir, Anggota DPR RI Bonnie Triana Titip Salam Hangat Lewat Ketua DPRD Lebak Saat Penyerahan PIP
Hari Lingkungan Hidup 2026, Plh. Wali Kota Bekasi Dukung Penguatan Gerakan Indonesia Asri
Militan Gibran Nusantara Bersiap Deklarasi, Ketua Panitia: Perkuat Pengawasan Program Pemerintah
LI-TIPIKOR Akan Laporkan Indikasi Dugaan Penyalahgunaan Dana Desa Pinabetengan
‎Aktivis Sosial Desak Pemkot Bekasi Tegas Sanksi Oknum PPPK Terkait Kasus Narkoba
DPD KNPI Jawa Barat Tunjuk Dhony Haryanto Sebagai Ketua Karetaker KNPI Kota Bekasi
Terima Kunjungan DPRD Kota Banjarbaru Plh Wali Kota Harris Bobihoe Bahas Peningkatan PAD

Berita Terkait

Senin, 8 Juni 2026 - 10:16 WIB

Don Dasco Layak Jadi Wapres, Apalagi Mendagri.

Minggu, 7 Juni 2026 - 21:38 WIB

Tak Bisa Hadir, Anggota DPR RI Bonnie Triana Titip Salam Hangat Lewat Ketua DPRD Lebak Saat Penyerahan PIP

Sabtu, 6 Juni 2026 - 22:04 WIB

Hari Lingkungan Hidup 2026, Plh. Wali Kota Bekasi Dukung Penguatan Gerakan Indonesia Asri

Sabtu, 6 Juni 2026 - 14:34 WIB

Militan Gibran Nusantara Bersiap Deklarasi, Ketua Panitia: Perkuat Pengawasan Program Pemerintah

Sabtu, 6 Juni 2026 - 10:03 WIB

LI-TIPIKOR Akan Laporkan Indikasi Dugaan Penyalahgunaan Dana Desa Pinabetengan

Berita Terbaru

Berita

Don Dasco Layak Jadi Wapres, Apalagi Mendagri.

Senin, 8 Jun 2026 - 10:16 WIB