‎Dinsos Kota Bekasi Sosialisasi DTSEN, Pendataan Demi Bantuan yang Tepat Sasaran

- Jurnalis

Senin, 11 Mei 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KOTA BEKASI – Pemerintah Kota Bekasi resmi memulai rangkaian sosialisasi intensif mengenai pemutakhiran Data Tunggal Sosial Ekonomi (DTSE) Nasional. Program ini bertujuan untuk menciptakan basis data kemiskinan yang lebih akurat agar seluruh intervensi pemerintah, baik berupa bantuan sosial maupun pemberdayaan, dapat menyasar warga yang benar-benar membutuhkan.‎

Asisten Daerah (Asda) 1 Kota Bekasi, Lintong Dianto Putra, menegaskan bahwa validitas data adalah fondasi utama dalam upaya pemerintah menyejahterakan masyarakat. Ia berharap sosialisasi ini menjadi titik awal koordinasi yang lebih solid antarinstansi.
‎
‎”Pada acara hari ini, ada kegiatan sosialisasi yang diselenggarakan oleh Dinas Sosial Kota Bekasi terkait Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional. Kita sama-sama berharap bahwa nantinya semuanya bergerak melalui data yang valid, melalui data yang paripurna,” ujar Lintong saat memberikan keterangan kepada media, Senin (11/05).
‎
‎Lintong menambahkan bahwa akurasi data akan berdampak langsung pada efektivitas anggaran dan penurunan angka kemiskinan di wilayah Kota Bekasi.
‎
‎”Dengan data yang valid, bantuan sosial nantinya akan tepat sasaran dan program pemberdayaan lebih efektif. Intervensi pemerintah akan lebih terukur dan pada akhirnya mampu menurunkan angka kemiskinan yang signifikan di Kota Bekasi,” tambahnya.
‎
‎Di lokasi yang sama, Kepala Dinas Sosial Kota Bekasi, Robert Siagian, menjelaskan bahwa kendala utama selama ini adalah adanya selisih data di lapangan. Oleh karena itu, Pemkot Bekasi mengumpulkan para operator SIKS-NG, Kepala Seksi di Kelurahan dan Kecamatan, serta pendamping sosial (PKH, PSM, TKSK) untuk menyamakan persepsi.
‎
‎”Data tunggal sosial ekonomi nasional ini memang harus terus kita mutakhirkan, harus terus kita update agar betul-betul menjadi data yang valid. Kendalanya, masih terdapat data yang memang belum sesuai, inilah yang harus terus kita validasi,” jelas Robert.
‎
‎Ia menekankan bahwa petugas di lapangan memiliki peran krusial karena mereka adalah pihak yang berinteraksi langsung dengan warga dan menerima pengaduan masyarakat.
‎
‎”Mereka inilah aparatur ujung tombak yang di wilayah, yang nantinya bekerja melakukan pendataan dan menerima pengaduan masyarakat. Tidak mungkin program pemerintah berjalan kalau datanya tidak akurat,” tegasnya.
‎
‎Selain kesiapan aparatur, Robert juga meminta masyarakat untuk proaktif. Warga yang merasa layak mendapatkan bantuan namun belum terdaftar diimbau untuk segera melapor ke pihak kelurahan atau Dinas Sosial.
‎
Hal ini dianggap sangat mendesak, terutama bagi warga yang membutuhkan kepastian data untuk keperluan pendidikan, seperti pendaftaran sekolah (SPMB) maupun pengajuan Kartu Indonesia Pintar (KIP) Kuliah.
‎
‎”Kami mengimbau agar warga masyarakat juga aktif. Karena kalau masyarakatnya tidak aktif, tentu kita tidak bisa menjangkau keseluruhan. Jika masyarakat aktif dan petugas sudah penuh kapasitasnya, maka sinergi ini akan berjalan dengan baik,” tutup Robert.
‎
‎Melalui langkah ini, Pemerintah Kota Bekasi optimis dapat mewujudkan visi “Bekasi yang Nyaman Kotanya dan Sejahtera Warganya” melalui kebijakan berbasis data yang transparan dan akuntabel. (Jim/Mike)
‎

Baca Juga :  Perkenalkan Produk UMKM, Pemkot Bekasi Ikuti Pameran Jogja TIT-SME Ke-2

Berita Terkait

Futsal Porprov Jabar 2026: Tuan Rumah Kota Bekasi Imbang 0-0 vs Kabupaten Bogor
BPC HIPMI Kota Bekasi Bekali Pemenang Technopreuner Camp Strategi Bisnia Era Digitalisasi
‎Kota Bekasi Tembus 4 Besar Realisasi Investasi dan Penyerapan Tenaga Kerja Jawa Barat Periode Januari–September 2026
‎Pemkot Bekasi dan Pemprov DKI Kejar Finalisasi Kerja Sama Terkait Sampah Sebelum 26 Oktober
‎Akselerasi Bansos Tepat Sasaran, Pemkot Bekasi Gencarkan Program Perlindungan Sosial Digital
Business Matching Day Bogor-Bekasi-Depok, HIPMI Kota Bekasi Perkuat Ekosistem Bisnis, Peluang Pasar dan Supplier Makin Terbuka
Wali Kota Bekasi Kirim Rp2,1 Miliar Bantuan Kemanusiaan untuk NTT, Bangun Rumah Sakit Bernama Rumah Kasih
Temy Hermanto Sambut Peluang Proyek Konstruksi: Saatnya Pengusaha Muda Tumbuh dan Buka Lapangan Kerja

Berita Terkait

Rabu, 28 Oktober 2026 - 19:50 WIB

Futsal Porprov Jabar 2026: Tuan Rumah Kota Bekasi Imbang 0-0 vs Kabupaten Bogor

Rabu, 28 Oktober 2026 - 17:26 WIB

BPC HIPMI Kota Bekasi Bekali Pemenang Technopreuner Camp Strategi Bisnia Era Digitalisasi

Senin, 26 Oktober 2026 - 18:44 WIB

‎Kota Bekasi Tembus 4 Besar Realisasi Investasi dan Penyerapan Tenaga Kerja Jawa Barat Periode Januari–September 2026

Selasa, 20 Oktober 2026 - 10:17 WIB

‎Pemkot Bekasi dan Pemprov DKI Kejar Finalisasi Kerja Sama Terkait Sampah Sebelum 26 Oktober

Senin, 19 Oktober 2026 - 11:01 WIB

‎Akselerasi Bansos Tepat Sasaran, Pemkot Bekasi Gencarkan Program Perlindungan Sosial Digital

Berita Terbaru