KOTA BEKASI — Pemerintah Kota Bekasi menerima kunjungan resmi dari delegasi Pemerintah Kota Izumisano, Jepang, dalam rangka penjajakan awal kerja sama antar kedua kota. Kunjungan ini merupakan langkah awal menuju kolaborasi internasional di sembilan sektor strategis.
Wali Kota Bekasi, Dr. Tri Adhianto, menyambut langsung delegasi yang dipimpin Wakil Wali Kota Izumisano, Mr. Kuniaki Nishinou, pada kesempatan yang berlangsung hangat dan penuh harapan.
“Hari ini, alhamdulillah, kita kedatangan tamu dari salah satu kota di Jepang, yakni Izumisano, yang punya satu keinginan yang sama: untuk melakukan kerja sama di berbagai bidang,” ujar Tri Adhianto kepada wartawan usai pertemuan di Pendopo Kantor Wali Kota Bekasi, Kamis (24/07/2025).
Menurutnya, ada sembilan sektor yang ditawarkan kepada Kota Izumisano untuk menjadi bagian dari kerja sama internasional, di antaranya pengelolaan sampah, pendidikan, transportasi, pariwisata, ketenagakerjaan, dan pelayanan publik.
“Ini kerja sama yang lebih makro. Sektornya tidak hanya sampah, melainkan juga pendidikan, transportasi, wisata, ketenagakerjaan, dan lainnya,” jelasnya.
Tri Adhianto menambahkan bahwa proses kerja sama ini masih dalam tahap awal dan akan melalui enam tahapan lanjutan sebelum direalisasikan secara teknis.
“Karena ini memang baru penjajakan awal, masih ada enam tahapan yang harus kita lakukan. Tapi kita optimis ini akan membawa dampak baik bagi pelayanan publik yang lebih cepat, lebih baik, dan lebih transparan,” tegasnya.
Kunjungan ini sendiri merupakan inisiatif dari pihak Izumisano. Kota yang dikenal aktif dalam kerja sama internasional ini telah menjalin kolaborasi dengan lebih dari 11 negara, dan menargetkan dua negara tambahan pada tahun ini.
Wakil Wali Kota Izumisano, Mr. Kuniaki Nishinou, menyampaikan apresiasinya terhadap sambutan yang diberikan oleh Pemerintah Kota Bekasi. Ia juga mengungkapkan alasan mengapa Izumisano tertarik menjalin hubungan dengan Kota Bekasi.
“Indonesia memang sedang maju-majunya. Kami menilai masyarakat Indonesia, termasuk di Kota Bekasi, sangat ramah dan bisa bekerjasama dengan baik,” ujarnya.
Ia juga mengungkapkan bahwa rekomendasi untuk mengunjungi Bekasi datang dari para pemuda Indonesia yang kini bekerja di Jepang.
“Mengapa Kota Bekasi? Karena ada rekomendasi khusus kepada saya dari muda-mudi Indonesia yang sekarang bekerja di Jepang. Saat ini, baru Kota Bekasi di Indonesia yang kami datangi, belum ada kota lain,” tambah Mr. Nishinou.
Penjajakan kerja sama antara Kota Bekasi dan Kota Izumisano ini diharapkan dapat menjadi pintu masuk bagi transformasi layanan publik dan pertukaran pengalaman di tingkat global, sekaligus mempererat hubungan persahabatan antara Indonesia dan Jepang. (M-3L)
















