Tuntutan KMPPI untuk Menteri Pekerjaan Umum: Transparansi dan Akuntabilitas dalam Pembangunan Infrastruktur

- Jurnalis

Jumat, 10 Oktober 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA – Komunitas Mahasiswa Peduli Pembangunan Indonesia (KMPPI) menyampaikan lima tuntutan terkait kinerja Menteri Pekerjaan Umum Dodi Hangodo. Dari keterangan yang diterima redaksi pada Jumat (10/10/2025), KMPPI menuding adanya pemborosan anggaran, intervensi proyek oleh keluarga menteri, dan menciptakan ketidakharmonisan di internal kementerian.

Koordinator Lapangan KMPPI, Benny HF, menyampaikan lima tuntutan utama dalam pernyataannya. Pertama, KMPPI menuntut penghentian intimidasi dan intervensi proyek.

“Menolak adanya intervensi dan intimidasi ke beberapa kepala Balai agar memenangkan pihak tertentu dalam proyek pembangunan yang diduga melibatkan pihak keluarga,” ujar Benny.

Dugaan ini disebut terjadi di Provinsi Jawa Tengah, pada satker Pemeliharaan Jaringan Sumber Daya Air di salah satu Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS), dengan permintaan fee proyek sebesar 12% kepada swasta dan BUMN.

Baca Juga :  Kapolres Bitung AKBP Alam Kusuma S Irawan, Memberikan Bantuan Secara Langsung Kepada Penyapu Jalan

Kedua, mereka menuntut dihentikannya politisasi terhadap pejabat struktural dan Aparatur Sipil Negara (ASN) di Kementerian PU.

“Serta memulihkan nama baik dan jabatan mereka kembali,” tambahnya. Hal ini disebutkan berdampak pada kinerja operasional kementerian secara menyeluruh, terutama setelah rotasi 578 pejabat dan pemberhentian 5 pejabat eselon I.

Tuntutan ketiga adalah menghentikan pemborosan uang negara. Benny menuding Menteri PU menggunakan private jet yang disewa dengan uang negara untuk perjalanan dinas ke Bali, Semarang, dan Lombok.

“Tentu hal ini bertolak belakang dengan apa yang diinstruksikan Presiden Prabowo,” tegasnya.

Baca Juga :  PWI Bekasi Raya Gelar Upacara Bendera Perdana HUT RI ke-80, Ade Muksin: Kemerdekaan Pers adalah Nafas Demokrasi

Keempat, KMPPI menyoroti ketidakharmonisan di tubuh pimpinan Kementerian PU. “Adanya ketidak harmonisan terhadap beberapa Dirjen yang berdampak pada berjalannya kegiatan pembangunan,” jelas Benny.

Kelima dan yang utama, komunitas tersebut mendesak Presiden Prabowo untuk memecat Menteri PU. “Memberhentikan memecat Menteri Pekerjaan Umum sesegera mungkin,” seru Benny.

Mereka menilai program strategis nasional membutuhkan orang yang kredibel dan mampu bekerja sama dengan bawahannya.

Dalam pernyataannya, KMPPI juga menyoroti dugaan pengaturan proyek yang diberikan kepada tim sukses Pilkada Nganjuk beberapa waktu lalu. Mereka mendesak presiden untuk mengambil langkah strategis guna menyelamatkan bangsa dan negara, khususnya di dalam Kementerian PU yang dinilai memerlukan perhatian khusus. (*)

Berita Terkait

Frits Saikat Apresiasi Kepemimpinan H. Darkam Suryadi: Bukti Nyata Pemimpin Berbasis Kerja Nyata
Ratusan Wartawan Deklarasikan Pers Bekasi Raya 2026, Tegaskan Komitmen Profesionalisme dan Persatuan
Gerakan Pemuda Kepulauan Nias (GPKN), Hadir Dengan Visi: Menyatukan Pemuda Ono Niha
Milad Ke-2 Ormas Jayagati Digelar di Banten, Momentum Pererat Tapi Silaturahmi
ers Bersatu Bekasi Raya Maju, HPN Tingkat Bekasi Raya 2026 Dibuka Meriah
‎Kemudahan Urus Paspor Akhir Pekan, Imigrasi Bekasi Hadirkan Layanan ‘BEKEN WE SAVE’
‎Layanan Urus Paspor: Imigrasi Bekasi Buka Layanan Istimewa di Hari Sabtu dan Minggu
Plh Walkot Harris Bobihoe Bahas Solusi Persampahan Dan Tindak Tegas Oknum SPMB

Berita Terkait

Senin, 15 Juni 2026 - 22:47 WIB

Frits Saikat Apresiasi Kepemimpinan H. Darkam Suryadi: Bukti Nyata Pemimpin Berbasis Kerja Nyata

Minggu, 14 Juni 2026 - 10:31 WIB

Ratusan Wartawan Deklarasikan Pers Bekasi Raya 2026, Tegaskan Komitmen Profesionalisme dan Persatuan

Sabtu, 13 Juni 2026 - 22:22 WIB

Gerakan Pemuda Kepulauan Nias (GPKN), Hadir Dengan Visi: Menyatukan Pemuda Ono Niha

Sabtu, 13 Juni 2026 - 21:48 WIB

Milad Ke-2 Ormas Jayagati Digelar di Banten, Momentum Pererat Tapi Silaturahmi

Kamis, 11 Juni 2026 - 21:06 WIB

ers Bersatu Bekasi Raya Maju, HPN Tingkat Bekasi Raya 2026 Dibuka Meriah

Berita Terbaru