PWI Bekasi Raya Gelar Upacara Bendera Perdana HUT RI ke-80, Ade Muksin: Kemerdekaan Pers adalah Nafas Demokrasi

- Jurnalis

Minggu, 17 Agustus 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KOTA BEKASI – Dengan semangat yang berkobar di bawah kibaran Sang Merah Putih, Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Bekasi Raya menggelar Upacara Bendera memperingati Hari Ulang Tahun ke-80 Republik Indonesia, Minggu (17/8/2025). Upacara ini menjadi momentum sakral untuk mengingat kembali api perjuangan yang menyalakan jalan kemerdekaan bangsa.

Ketua PWI Bekasi Raya, Ade Muksin, dalam amanatnya menyuarakan pesan heroik yang menggema di hadapan peserta upacara.

“Saudara-saudaraku sekalian, hari ini kita berdiri tegak di bawah Sang Saka Merah Putih. Delapan puluh tahun lalu, kemerdekaan ini tidak jatuh dari langit. Ia lahir dari darah, air mata, dan pengorbanan para pahlawan. Karena itu, jangan pernah kita redupkan semangat kemerdekaan ini hanya menjadi seremoni belaka.”

Baca Juga :  DPP GMNI Gelar Diskusi Publik Masa Transisi Pemerintahan Jokowi ke Prabowo

Lebih jauh, Ade menegaskan bahwa tema nasional tahun ini, Bersatu Berdaulat, Rakyat Sejahtera, Indonesia Maju, bukanlah rangkaian kata-kata kosong, melainkan amanat sejarah.

“Persatuan adalah sumber kekuatan, kedaulatan adalah harga diri, kesejahteraan rakyat adalah tujuan, dan kemajuan bangsa adalah cita-cita. Dan bagi kita, insan pers, ada satu lagi: kemerdekaan pers adalah nafas demokrasi. Tanpa pers yang bebas, demokrasi akan lumpuh. Tanpa demokrasi yang sehat, kedaulatan rakyat hanya akan menjadi mimpi di siang bolong.”

Baca Juga :  Rangkaian Peringatan HUT Ke-78 RI Dimulai, Plt. Wali Kota Bekasi Hadiri Rapat Paripurna Pidato Kenegaraan Presiden RI

Dengan nada berapi-api, ia mengingatkan agar wartawan tak sekadar menjadi pencatat peristiwa, tetapi pejuang kebenaran.

“Kita harus berani! Berani menjaga akal sehat publik, berani melawan kebohongan, berani menegakkan kebenaran. Inilah cara kita menghormati para pahlawan. Jangan pernah takut, karena wartawan yang takut adalah pengkhianat bagi bangsanya!”

Upacara yang berlangsung penuh khidmat itu juga dirangkai dengan lomba-lomba kemerdekaan, sebagai simbol persaudaraan dan kebersamaan keluarga besar PWI Bekasi Raya.

Ade menutup amanatnya dengan seruan yang menggelegar:

“Dirgahayu Republik Indonesia ke-80! Jayalah pers Indonesia, majulah bangsa Indonesia! Merdeka!”

Berita Terkait

PWI Pusat Tetapkan Reaktivasi Keanggotaan hingga Akhir 2026, Konferensi Wajib Mengacu SKEP Baru
Tim Hukum Panitia Pilhut Kabupaten Minahasa Jadi Sorotan, Masyarakat Minta Bupati Batalkan Pelantikan HK: Banyak Sengketa
Masyarakat Menggugat, Tim Panitia Pilhut Kabupaten Minahasa 2026 Dinilai Tidak Netral: Masyarakat Akan Gelar Aksi Damai
Ada apa Kejari Kota Bekasi Jadwalkan Periksa Pimpinan Disdagperin
‎Sidang Pembuktian Praperadilan SP3 Polres, Kuasa Hukum dan Pemohon Desak Hakim Membuka Kembali Kasus
Delapan Dugaan Pelanggaran Pilhut Desa Kamangta Oleh Panitia Terungkap dalam Klarifikasi, Masyarakat Desak Penegakan Aturan
Sidang Praperadilan Kedua di PN Bekasi: Pemohon Uji Sahnya SP2 Lid Polres Metro Bekasi Kota
Wali Kota Bekasi Apresiasi HUT ke-51 PSM Kota Bekasi, Ajak Lansia Tetap Sehat dan Produktif

Berita Terkait

Jumat, 10 Juli 2026 - 17:49 WIB

PWI Pusat Tetapkan Reaktivasi Keanggotaan hingga Akhir 2026, Konferensi Wajib Mengacu SKEP Baru

Kamis, 9 Juli 2026 - 19:20 WIB

Tim Hukum Panitia Pilhut Kabupaten Minahasa Jadi Sorotan, Masyarakat Minta Bupati Batalkan Pelantikan HK: Banyak Sengketa

Kamis, 9 Juli 2026 - 16:55 WIB

Masyarakat Menggugat, Tim Panitia Pilhut Kabupaten Minahasa 2026 Dinilai Tidak Netral: Masyarakat Akan Gelar Aksi Damai

Selasa, 7 Juli 2026 - 17:54 WIB

Ada apa Kejari Kota Bekasi Jadwalkan Periksa Pimpinan Disdagperin

Selasa, 7 Juli 2026 - 12:30 WIB

‎Sidang Pembuktian Praperadilan SP3 Polres, Kuasa Hukum dan Pemohon Desak Hakim Membuka Kembali Kasus

Berita Terbaru