‎TELUSUR SOLUSI: Pemerintah Kota Bekasi Permudah Izin Parkir, Dorong PAD dan Kepatuhan Hukum

- Jurnalis

Minggu, 9 November 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

‎‎KOTA BEKASI — Pemerintah Kota Bekasi melalui Dinas Penanaman Modal Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP), Dinas Perhubungan (DISHUB), dan Badan Pendapatan Daerah (BAPENDA) terus berupaya meningkatkan tata kelola perparkiran di Kota Bekasi, mulai dari perizinan hingga penarikan pajak, demi mendongkrak Pendapatan Asli Daerah (PAD).

Hal tersebut disampaikan saat Podcast Telusur Solusi bertema Seputar Tata Kelola Parkir, Perizinan dan Pajak #Kota Bekasi, berlokasi di Mal Pelayanan Publik (MPP) Jalan Ahmad Yani, Jumat (7/112025)
‎
Pihak DPMPTSP menegaskan bahwa proses perizinan berusaha bagi sektor perparkiran saat ini telah dipermudah dan diintegrasikan secara digital.
‎
“Proses perizinan berusaha di Indonesia baik sektor transportasi dalam hal ini yang akan dibahas kaitan dengan parkir ataupun sektor-sektor lainnya adalah proses perizinan yang sangat mudah dilakukan oleh pelaku usaha melalui aplikasi OSS.go.id atau dikenal dengan OSS RBA,” ujar Penata Perizinan Ahli Madya DPMPTSP Kota Bekasi, Andy Afriandy Raumanen.
‎
Andi juga memberikan peringatan keras kepada para pengusaha parkir yang tidak memiliki izin resmi.
‎
“Ketika tidak ada perizinannya maka usaha tersebut akan ditutup sesuai dengan peraturan pemerintah nomor 28 tahun 2025,” tambahnya.
‎
Sementara itu, dari sisi teknis, Dinas Perhubungan Kota Bekasi menekankan bahwa setiap pengelola parkir (khususnya offstreet atau di dalam gedung/kawasan) harus menjamin keselamatan konsumen.
‎
“Pengelola parkir yang ada di gedung ini juga salah satu syaratnya harus mempunyai asuransi… setiap pengelola parkir itu nanti harus menjamin keselamatan dengan asuransi bekerja sama dengan pihak asuransi itu wajib Pak, wajib,” jelas Kabid Prasarana Dinas Perhubungan Kota Bekasi, Iim Halimi.
‎
DISHUB juga mencatat bahwa berdasarkan Perda Nomor 9 Tahun 2019 Pasal 22, setiap bangunan usaha di Kota Bekasi wajib mempunyai fasilitas parkir sendiri untuk mencegah parkir liar yang mengganggu lalu lintas.

Baca Juga :  SMSI Berduka, Mantan Ketua PWI Pusat Margiono Tutup Usia

Iim juga menghimbau pengelola parkir ilegal untuk segera mengurus izin agar tidak menjadi parkir liar.
‎
Pajak parkir menjadi salah satu potensi terbesar PAD. BAPENDA Kota Bekasi menargetkan penerimaan pajak parkir hingga puluhan miliar rupiah.
‎
“Kami mempunyai target untuk pajak parkir ini 30,6 miliar oh setahun ini, artinya ini potensi PAD yang menurut saya sangat-sangat besar, sangat bagus,” kata Iim, mengutip data pendapatan.
‎
Pajak parkir, khususnya untuk parkir offstreet (di mal, kawasan), dihitung berdasarkan metode self assessment dengan tarif kurang lebih 10% dari omset kotor, bukan pendapatan bersih.

Baca Juga :  Kanim Kelas I Non TPI Bekasi Laksanakan Pemotongan Hewan Kurban dan Salurkan ke Warga Sekitar

‎Kepala Bidang Pendapatan BAPENDA Kota Bekasi, Hendrik Kurniawan, mengajak masyarakat untuk berpartisipasi dan mengawasi jalannya pembangunan.
‎
“Kami… mengajak kepada warga masyarakat tentunya untuk membayar pajak sesuai dengan regulasi dan tentunya awasi kami bahwasanya uang yang masyarakat bayarkan kepada pemerintah Kota Bekasi sepeser pun gitu akan kita pertanggung jawabkan dan tentunya untuk pembangunan di Kota Bekasi,” tutup Hendrik. (Jim/Red)

Selengkapnya, klik video:

‎

Berita Terkait

Futsal Porprov Jabar 2026: Tuan Rumah Kota Bekasi Imbang 0-0 vs Kabupaten Bogor
BPC HIPMI Kota Bekasi Bekali Pemenang Technopreuner Camp Strategi Bisnia Era Digitalisasi
‎Kota Bekasi Tembus 4 Besar Realisasi Investasi dan Penyerapan Tenaga Kerja Jawa Barat Periode Januari–September 2026
‎Pemkot Bekasi dan Pemprov DKI Kejar Finalisasi Kerja Sama Terkait Sampah Sebelum 26 Oktober
‎Disdukcapil Kota Bekasi Tegaskan IKD Hanya Instrumen Pendukung Perlinsos Digital, Bukan Penentu Bantuan
Business Matching Day Bogor-Bekasi-Depok, HIPMI Kota Bekasi Perkuat Ekosistem Bisnis, Peluang Pasar dan Supplier Makin Terbuka
Pemkab Bekasi Dinilai Belum Menjawab Tuntutan Insan Pers, Koordinator Aksi Beri Ultimatum 7 Hari dan PWI Bekasi Raya Sesalkan Absennya Kadis LH
Temy Hermanto Sambut Peluang Proyek Konstruksi: Saatnya Pengusaha Muda Tumbuh dan Buka Lapangan Kerja

Berita Terkait

Rabu, 28 Oktober 2026 - 19:50 WIB

Futsal Porprov Jabar 2026: Tuan Rumah Kota Bekasi Imbang 0-0 vs Kabupaten Bogor

Rabu, 28 Oktober 2026 - 17:26 WIB

BPC HIPMI Kota Bekasi Bekali Pemenang Technopreuner Camp Strategi Bisnia Era Digitalisasi

Senin, 26 Oktober 2026 - 18:44 WIB

‎Kota Bekasi Tembus 4 Besar Realisasi Investasi dan Penyerapan Tenaga Kerja Jawa Barat Periode Januari–September 2026

Selasa, 20 Oktober 2026 - 10:17 WIB

‎Pemkot Bekasi dan Pemprov DKI Kejar Finalisasi Kerja Sama Terkait Sampah Sebelum 26 Oktober

Senin, 19 Oktober 2026 - 12:38 WIB

‎Disdukcapil Kota Bekasi Tegaskan IKD Hanya Instrumen Pendukung Perlinsos Digital, Bukan Penentu Bantuan

Berita Terbaru