Kasus Dugaan Perundungan di SD Bekasi Resmi Dilaporkan ke Polisi, Korban Alami Trauma ‎

- Jurnalis

Kamis, 18 Desember 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KOTA BEKASI – Kasus dugaan perundungan dan kekerasan terhadap siswa sekolah dasar di kawasan Medan Satria, Kota Bekasi, kini semakin serius. Orang tua korban telah resmi melaporkan kejadian tersebut ke Polres Metro Bekasi Kota dengan dugaan tindak pidana kejahatan perlindungan anak sesuai UU Nomor 35 Tahun 2014.

Laporan dengan nomor STTLP/B/3193/XII/2025/SPKT/POLRES METRO BEKASI KOTA tersebut mencatat peristiwa kekerasan yang dialami oleh korban berinisial G (9) pada 29 Oktober 2025 di lingkungan sekolah.

Berdasarkan surat laporan tersebut, aksi kekerasan bermula saat G mencoba menasihati pelaku, A, agar tidak mengejek teman sekelasnya dengan sebutan anak yatim. Namun, pelaku tidak terima dan ditengarai melakukan serangkaian kekerasan fisik.

Ibu korban, C, dalam laporannya juga menyatakan bahwa tindakan kekerasan oleh pelaku ini bukan yang pertama kali dialami oleh anaknya.

Selain luka fisik, dampak psikologis yang dialami G sangat mendalam. Cindy mengungkapkan bahwa anaknya kini mengalami trauma berat yang memengaruhi keseharian mereka.

‎”Anak saya kena psikisnya. Tiba-tiba menangis dan ketakutan, padahal dia biasanya anak yang pintar dan ceria. Saat diajak keluar makan pun dia bisa tiba-tiba menangis karena teringat pelaku,” ungkap C dalam keterangan tambahan.

‎Ketakutan G bahkan membuatnya enggan berangkat ke sekolah, termasuk saat acara Natal sekolah, karena adanya pengancaman yang dilakukan pelaku sebelumnya.

Pihak keluarga memutuskan membawa jalur ini ke ranah hukum karena merasa pihak sekolah melakukan pembiaran dan menormalisasi kekerasan yang terjadi. Diketahui, terdapat setidaknya enam siswa lain yang diduga menjadi korban dengan pola kekerasan serupa oleh pelaku yang sama.

‎”Kami berharap ada ketegasan. Bukan hanya untuk anak saya, tapi untuk keamanan siswa lainnya. Kami meminta Dinas Pendidikan turun tangan karena pihak sekolah terkesan lalai menangani kasus yang melibatkan banyak korban ini,” tambah keluarga korban.

‎Laporan ini kini tengah diproses oleh unit terkait di Polres Metro Bekasi Kota guna pengusutan lebih lanjut sesuai hukum yang berlaku di Indonesia. (*)

Baca Juga :  Terdakwa Pengeroyokan Wartawan di Depan Kantor PWI Bekasi Raya Mulai Disidangkan

Berita Terkait

Tak Bisa Hadir, Anggota DPR RI Bonnie Triana Titip Salam Hangat Lewat Ketua DPRD Lebak Saat Penyerahan PIP
Hari Lingkungan Hidup 2026, Plh. Wali Kota Bekasi Dukung Penguatan Gerakan Indonesia Asri
Militan Gibran Nusantara Bersiap Deklarasi, Ketua Panitia: Perkuat Pengawasan Program Pemerintah
LI-TIPIKOR Akan Laporkan Indikasi Dugaan Penyalahgunaan Dana Desa Pinabetengan
‎Aktivis Sosial Desak Pemkot Bekasi Tegas Sanksi Oknum PPPK Terkait Kasus Narkoba
DPD KNPI Jawa Barat Tunjuk Dhony Haryanto Sebagai Ketua Karetaker KNPI Kota Bekasi
Terima Kunjungan DPRD Kota Banjarbaru Plh Wali Kota Harris Bobihoe Bahas Peningkatan PAD
Buntut Penggerebekan di Bekasi, Ketum LAKI Pertanyakan Komitmen Karantina Bandara Soetta Terkait WNA DPO

Berita Terkait

Minggu, 7 Juni 2026 - 21:38 WIB

Tak Bisa Hadir, Anggota DPR RI Bonnie Triana Titip Salam Hangat Lewat Ketua DPRD Lebak Saat Penyerahan PIP

Sabtu, 6 Juni 2026 - 22:04 WIB

Hari Lingkungan Hidup 2026, Plh. Wali Kota Bekasi Dukung Penguatan Gerakan Indonesia Asri

Sabtu, 6 Juni 2026 - 14:34 WIB

Militan Gibran Nusantara Bersiap Deklarasi, Ketua Panitia: Perkuat Pengawasan Program Pemerintah

Sabtu, 6 Juni 2026 - 10:03 WIB

LI-TIPIKOR Akan Laporkan Indikasi Dugaan Penyalahgunaan Dana Desa Pinabetengan

Jumat, 5 Juni 2026 - 19:14 WIB

‎Aktivis Sosial Desak Pemkot Bekasi Tegas Sanksi Oknum PPPK Terkait Kasus Narkoba

Berita Terbaru